Kejutan Besar MPL ID S17: Runtuhnya Dominasi RRQ Hoshi dan Alter Ego yang Gagal Menembus Playoff
RadarLokal — Panggung kompetitif Mobile Legends Professional League Indonesia (MPL ID) Musim 17 baru saja menutup babak Regular Season dengan sebuah kejutan yang mengguncang komunitas esports tanah air. Setelah melalui sembilan pekan yang penuh peluh dan air mata, drama di papan klasemen akhirnya mencapai titik kulminasi. Dua raksasa yang selama ini menjadi ikon kekuatan Mobile Legends Indonesia, RRQ Hoshi dan Alter Ego Esports, harus menelan pil pahit setelah dipastikan gagal melangkah ke babak Playoff.
Tragedi Sang Raja: Akhir Perjalanan RRQ Hoshi di Musim ke-17
Bagi para penggemar setia, pemandangan RRQ Hoshi berada di dasar klasemen adalah sesuatu yang sulit dipercaya. Tim yang dijuluki “Raja dari Segala Raja” ini harus mengakhiri kampanye mereka di MPL ID S17 dengan catatan yang sangat memprihatinkan. Dari total 16 pertandingan yang dijalani selama musim reguler, RRQ Hoshi hanya mampu mengamankan dua kemenangan, sementara 14 laga lainnya berakhir dengan kekalahan.
Keterpurukan RRQ Hoshi sebenarnya sudah terendus sejak pekan ketujuh. Alih-alih bangkit untuk mengejar ketertinggalan poin, mereka justru terjungkal dalam dua laga krusial melawan Evos dan Geek Fam dengan skor telak 0-2. Kekalahan beruntun tersebut mematikan harapan mereka lebih awal, menjadikan dua pekan terakhir hanya sekadar laga formalitas bagi tim bertabur bintang ini. Kegagalan ini tentu menjadi evaluasi besar bagi manajemen RRQ untuk merombak strategi maupun komposisi pemain di musim mendatang.
Alter Ego dan Navi: Harapan yang Pupus di Pekan Penentu
Senasib dengan sang raja, Alter Ego Esports juga harus mengubur impian mereka untuk mengangkat piala musim ini. Sempat menunjukkan perlawanan sengit di beberapa pekan awal, performa tim berlogo wajah bertopeng ini justru merosot di saat-saat kritis. Alter Ego menutup musim di peringkat ketujuh dengan mengoleksi tujuh kemenangan dan sembilan kekalahan. Meski memiliki jumlah kemenangan yang cukup kompetitif, poin agregat mereka tidak mencukupi untuk menggeser posisi enam besar.
Sementara itu, Navi yang menempati urutan kedelapan juga tak mampu berbuat banyak. Dengan raihan enam kemenangan dan sepuluh kekalahan, mereka tampak kesulitan mengimbangi tempo permainan tim-tim papan atas. Kegagalan ketiga tim terbawah ini menegaskan betapa kompetitifnya MPL Indonesia saat ini, di mana nama besar tidak lagi menjamin tiket menuju babak eliminasi.
Dominasi Team Liquid ID di Pekan Kesembilan
Di sisi lain spektrum klasemen, Team Liquid ID tampil sebagai bintang utama pada pekan kesembilan. Performa gemilang mereka menjadi sorotan setelah berhasil menyapu bersih dua kemenangan krusial dengan skor sempurna 2-0. Korban ketangguhan mereka tidak main-main, yakni Alter Ego Esports dan Geek Fam yang dibuat tak berkutik di hadapan rotasi objektif yang disiplin.
Berkat konsistensi tersebut, Team Liquid ID sukses mengamankan posisi di Upper Bracket bersama Onic. Keuntungan menempati Upper Bracket sangatlah krusial dalam format Playoff MPL ID. Tim yang berada di posisi ini memiliki “dua nyawa”; artinya, jika mereka kalah di pertandingan pertama, mereka tidak langsung tereliminasi melainkan turun ke Lower Bracket untuk berjuang kembali. Hal ini berbanding terbalik dengan tim-tim yang memulai dari babak Quarterfinal, di mana satu kekalahan berarti kepulangan instan dari turnamen.
Rekapitulasi Pertandingan Pekan Pamungkas
Pekan kesembilan menyajikan rangkaian pertandingan yang penuh tensi tinggi. Berikut adalah rangkuman hasil pertandingan yang menentukan wajah klasemen akhir MPL ID S17:
- Bigetron by Vitality (2) vs (1) Dewa United Esports
- Team Liquid ID (2) vs (0) Alter Ego Esports
- Geek Fam (0) vs (2) Team Liquid ID
- Alter Ego Esports (1) vs (2) RRQ Hoshi
- Bigetron by Vitality (2) vs (1) Onic
- RRQ Hoshi (1) vs (2) Dewa United Esports
- Onic (2) vs (0) Evos
- Navi (1) vs (2) Geek Fam
Salah satu laga yang paling mencuri perhatian adalah kemenangan Bigetron by Vitality atas Onic. Meskipun Onic tetap kokoh di puncak klasemen, kemenangan BTR ini memberikan sinyal peringatan bahwa sang pemuncak klasemen tetap bisa ditumbangkan jika melakukan kesalahan sekecil apa pun di babak Playoff nanti.
Analisis Klasemen Akhir: Siapa yang Melaju ke Playoff?
Dengan berakhirnya seluruh rangkaian pertandingan musim reguler, enam tim terbaik telah mengantongi tiket menuju babak selanjutnya. Onic masih menunjukkan taringnya sebagai pemimpin klasemen, diikuti oleh Team Liquid ID yang tampil impresif. Dewa United Esports, Bigetron by Vitality, Evos, dan Geek Fam melengkapi daftar tim yang akan bertarung di panggung Playoff untuk memperebutkan gelar juara serta tiket menuju turnamen internasional.
Berikut adalah urutan klasemen akhir Reguler Season MPL ID S17:
- Onic
- Team Liquid ID
- Dewa United Esports
- Bigetron by Vitality
- Evos
- Geek Fam
- Alter Ego Esports (Tidak Lolos)
- Navi (Tidak Lolos)
- RRQ Hoshi (Tidak Lolos)
Menatap Babak Playoff: Strategi dan Mentalitas
Kegagalan tim-tim besar seperti RRQ Hoshi dan Alter Ego di musim ini menandai era baru dalam skena Esports Indonesia. Kini, peta kekuatan jauh lebih merata. Tim-tim seperti Dewa United dan Geek Fam telah membuktikan bahwa dengan konsistensi dan adaptasi meta yang cepat, mereka mampu menggulingkan dinasti lama.
Bagi enam tim yang lolos, tantangan sesungguhnya baru saja dimulai. Babak Playoff akan menuntut ketahanan mental yang jauh lebih kuat karena setiap match memiliki beban yang lebih berat. Onic dan Team Liquid ID mungkin diunggulkan karena posisi Upper Bracket mereka, namun sejarah MPL seringkali mencatat keajaiban yang datang dari tim-tim Lower Bracket yang mampu melakukan miracle run hingga ke babak Grand Final.
Dengan antusiasme penonton yang terus meningkat, babak Playoff MPL ID S17 diprediksi akan memecahkan rekor jumlah penonton. Para penggemar kini menantikan bagaimana strategi baru akan diimplementasikan oleh masing-masing pelatih demi memperebutkan supremasi tertinggi di tanah air. Siapakah yang akan keluar sebagai juara sejati? Tetap ikuti perkembangannya hanya di RadarLokal.