Misi Besar Danantara di Paris: Rosan Roeslani Gandeng Raksasa Prancis Perkuat Ekonomi Nasional

Sarah Amalia | RADAR LOKAL
01 Jun 2026, 22:11 WIB
Misi Besar Danantara di Paris: Rosan Roeslani Gandeng Raksasa Prancis Perkuat Ekonomi Nasional

RadarLokal — Di tengah upaya pemerintah Indonesia untuk memperkuat posisi tawarnya di panggung ekonomi global, sebuah langkah strategis baru saja diayunkan di jantung benua Eropa. Rosan Roeslani, yang menjabat sebagai Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara, melakukan kunjungan kerja krusial ke Paris, Prancis. Bukan sekadar kunjungan formalitas, pertemuan ini menjadi panggung bagi Indonesia untuk merajut kemitraan dengan para raksasa industri dunia guna mempercepat transformasi ekonomi nasional yang berkelanjutan.

Dalam suasana yang penuh dengan optimisme diplomatik, Rosan bertemu dengan para petinggi dari berbagai perusahaan global terkemuka. Fokus pembicaraan mereka meluas, mencakup sektor-sektor yang sangat krusial bagi masa depan Indonesia: mulai dari pengelolaan aset berskala internasional, pengembangan industri strategis melalui program hilirisasi, hingga inovasi mutakhir pada infrastruktur perkotaan. Langkah ini dinilai sebagai upaya konkret untuk membawa dana segar dan teknologi tinggi masuk ke dalam ekosistem ekonomi domestik.

Baca Juga Analisis Proyeksi Rupiah: Menilik Strategi Purbaya Yudhi Sadewa Menuju Stabilitas di Angka Rp 16.800 pada 2027
Analisis Proyeksi Rupiah: Menilik Strategi Purbaya Yudhi Sadewa Menuju Stabilitas di Angka Rp 16.800 pada 2027

Menjalin Komunikasi dengan Raksasa Keuangan dan Industri

Melalui keterangannya di media sosial yang dipantau oleh tim redaksi kami, Rosan mengungkapkan bahwa dialog konsisten adalah kunci utama dalam membangun kepercayaan internasional. Beberapa nama besar yang menjadi mitra diskusi Rosan di Paris adalah Amundi, Eramet, dan JCDecaux. Ketiga perusahaan ini bukanlah pemain baru, melainkan pemimpin pasar di bidangnya masing-masing yang memiliki kapasitas besar untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045.

Amundi, misalnya, merupakan salah satu pengelola aset terbesar di Eropa yang keahliannya dalam manajemen modal dapat memberikan perspektif baru bagi Danantara dalam mengelola dana investasi negara. Sementara itu, Eramet memiliki peran vital dalam rantai pasok mineral global, yang sangat relevan dengan ambisi Indonesia untuk menjadi pusat ekosistem kendaraan listrik dunia melalui penguatan investasi global di sektor pertambangan yang ramah lingkungan.

Baca Juga Diplomasi vs Efisiensi: Menakar Urgensi Kunjungan Luar Negeri Presiden Prabowo Subianto di Tengah Gejolak Ekonomi
Diplomasi vs Efisiensi: Menakar Urgensi Kunjungan Luar Negeri Presiden Prabowo Subianto di Tengah Gejolak Ekonomi

Di sisi lain, JCDecaux membawa solusi inovatif terkait infrastruktur perkotaan dan media luar ruang yang cerdas. Kerja sama dengan perusahaan semacam ini diharapkan dapat mentransformasi kota-kota besar di Indonesia menjadi lebih modern dan terintegrasi secara digital. Rosan menegaskan bahwa visi jangka panjang dan pemahaman yang mendalam atas kepentingan kedua negara menjadi landasan utama dari setiap negosiasi yang dilakukan.

Dewan Bisnis Tingkat Tinggi: Tonggak Sejarah Baru RI-Prancis

Satu hal yang paling mencuri perhatian dalam kunjungan kali ini adalah peluncuran Dewan Bisnis Tingkat Tinggi (High-Level Business Council) Indonesia-Prancis. Forum ini bukan hanya sekadar tempat berkumpulnya para pengusaha, melainkan sebuah wadah strategis yang disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron. Kehadiran kedua kepala negara ini memberikan sinyal kuat bahwa kerja sama ekonomi ini memiliki bobot politik dan strategis yang sangat tinggi.

Baca Juga Lampu Merah Bagi E-Commerce: Menteri UMKM Tegas Larang Kenaikan Ongkir yang Mencekik Seller
Lampu Merah Bagi E-Commerce: Menteri UMKM Tegas Larang Kenaikan Ongkir yang Mencekik Seller

Forum ini mempertemukan para pemimpin industri dengan kekuatan finansial yang fantastis. Jika dikumpulkan, kapitalisasi pasar dari perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam dewan bisnis ini mencapai angka US$ 1,3 triliun. Angka yang sangat masif ini menunjukkan betapa besarnya potensi aliran modal yang bisa masuk ke Indonesia jika komitmen-komitmen tersebut terealisasi dengan baik. Dewan bisnis ini dibentuk secara khusus untuk memastikan bahwa setiap komitmen investasi tidak hanya berhenti di atas kertas, tetapi benar-benar diimplementasikan di lapangan.

Kesepakatan Komersial Bernilai Fantastis

Pertemuan di Paris ini tidak hanya menghasilkan pembicaraan diplomatik, tetapi juga angka-angka konkret yang menggembirakan. Rosan melaporkan bahwa terdapat empat kesepakatan komersial baru yang berhasil ditandatangani dengan nilai mencapai US$ 3,5 miliar atau setara dengan puluhan triliun rupiah. Fokus utama dari kesepakatan ini adalah penguatan ketahanan energi, ekspansi perdagangan, serta kerja sama di sektor pertahanan yang semakin dinamis.

Baca Juga Babak Baru Merek AIWA di Indonesia: PT Winn Appliance Tegaskan Dominasi Sebagai Pemegang Lisensi Tunggal
Babak Baru Merek AIWA di Indonesia: PT Winn Appliance Tegaskan Dominasi Sebagai Pemegang Lisensi Tunggal

Angka US$ 3,5 miliar ini sebenarnya adalah kelanjutan dari momentum besar yang telah dibangun sebelumnya. Pada kunjungan kenegaraan Presiden Macron ke Indonesia pada Mei 2025 lalu, kedua negara telah menghasilkan 27 nota kesepahaman (MoU) dengan total nilai investasi lebih dari US$ 11 miliar. Dengan tambahan kesepakatan baru ini, portofolio kerja sama Indonesia dan Prancis kini semakin gemuk dan beragam, mencakup hampir seluruh aspek vital pertumbuhan ekonomi nasional.

Target Ambisius 2035: Perdagangan Tiga Kali Lipat

Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo nampaknya tidak ingin berpuas diri dengan pencapaian saat ini. Ada target jangka panjang yang lebih besar, yakni meningkatkan nilai perdagangan bilateral antara Indonesia dan Prancis hingga tiga kali lipat pada tahun 2035. Target ini dianggap realistis mengingat kedua negara memiliki keunggulan komplementer; Indonesia dengan kekayaan sumber daya alam dan pasar yang besar, serta Prancis dengan keunggulan teknologi dan manajemen modalnya.

Baca Juga Purbaya Yudhi Sadewa Tegaskan APBN Solid: Fondasi Ekonomi Indonesia Tetap Kokoh di Tengah Tantangan Global
Purbaya Yudhi Sadewa Tegaskan APBN Solid: Fondasi Ekonomi Indonesia Tetap Kokoh di Tengah Tantangan Global

Rosan Roeslani menambahkan bahwa pembentukan Dewan Bisnis akan menjadi akselerator dalam mencapai target tersebut. Dengan adanya jalur komunikasi langsung antara pemimpin industri dan pengambil kebijakan di kedua negara, hambatan-hambatan birokrasi diharapkan dapat dipangkas secara signifikan. Ini adalah bagian dari strategi besar Danantara untuk menjadikan Indonesia sebagai destinasi utama investasi di kawasan Asia Tenggara.

Masa Depan Hilirisasi dan Infrastruktur Perkotaan

Dalam konteks domestik, kerja sama dengan perusahaan seperti Eramet akan mempercepat program hilirisasi yang sedang digalakkan pemerintah. Indonesia ingin beralih dari sekadar pengekspor bahan mentah menjadi produsen barang bernilai tambah tinggi. Teknologi yang dibawa oleh mitra Prancis diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pengolahan mineral di dalam negeri, sekaligus memastikan standar lingkungan yang ketat tetap terjaga.

Sementara itu, sentuhan inovasi pada infrastruktur perkotaan melalui kemitraan dengan JCDecaux akan sangat terasa bagi masyarakat di kota-kota besar. Modernisasi fasilitas publik tidak hanya soal estetika, tetapi juga tentang bagaimana menciptakan ekosistem kota yang lebih efisien dan mampu mendukung aktivitas ekonomi warga secara lebih produktif.

Sebagai penutup, langkah agresif yang diambil oleh Rosan Roeslani di Paris mencerminkan wajah baru diplomasi ekonomi Indonesia yang lebih proaktif dan berorientasi pada hasil. Dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat dan keterlibatan raksasa global, Indonesia tengah berada di jalur yang tepat untuk memperkokoh fundamental ekonominya di tengah ketidakpastian dunia. Kemitraan strategis ini diharapkan menjadi katalisator yang akan membawa kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia melalui penciptaan lapangan kerja dan transfer teknologi yang berkelanjutan.

Sarah Amalia

Sarah Amalia

Analis ekonomi muda yang hobi membedah tren pasar dan strategi UMKM. Pengisi utama kolom Radar Finance.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *