Update Harga Emas Antam Hari Ini: Terkoreksi Rp 10 Ribu per Gram, Saatnya Borong atau Tunggu?

Sarah Amalia | RADAR LOKAL
09 Jun 2026, 10:11 WIB
Update Harga Emas Antam Hari Ini: Terkoreksi Rp 10 Ribu per Gram, Saatnya Borong atau Tunggu?

RadarLokal — Dinamika pasar logam mulia kembali menunjukkan pergerakan yang menarik perhatian para investor tanah air pada perdagangan hari ini. Setelah sempat bertahan di level yang cukup tinggi, harga emas batangan bersertifikat Antam produksi PT Aneka Tambang Tbk terpantau mengalami koreksi yang cukup signifikan. Penurunan ini menjadi angin segar bagi calon pembeli, namun sekaligus menjadi catatan penting bagi para pemilik aset yang berencana melakukan penjualan kembali atau buyback.

Rincian Penurunan Harga Emas Antam Hari Ini

Berdasarkan data resmi yang dihimpun dari laman Logam Mulia, Selasa (9/6/2026), harga emas Antam pecahan 1 gram hari ini dipatok di angka Rp 2.733.000. Angka tersebut mencerminkan penurunan sebesar Rp 10.000 dibandingkan dengan posisi perdagangan pada hari sebelumnya. Penurunan ini sebenarnya merupakan bagian dari fluktuasi wajar dalam pasar komoditas, namun tetap menjadi indikator penting bagi mereka yang aktif memantau pergerakan harga emas secara harian.

Baca Juga Evaluasi Total Keselamatan Kereta Api: Instruksi Tegas Presiden Prabowo Usai Tragedi di Bekasi
Evaluasi Total Keselamatan Kereta Api: Instruksi Tegas Presiden Prabowo Usai Tragedi di Bekasi

Bagi Anda yang gemar mengoleksi emas dalam ukuran yang lebih kecil sebagai instrumen investasi jangka panjang, ukuran terkecil yakni 0,5 gram kini dibanderol dengan harga Rp 1.416.500. Sebaliknya, bagi investor kelas kakap yang menyasar ukuran terbesar 1.000 gram atau 1 kg, harga hari ini berada di posisi Rp 2.673.600.000. Perbedaan harga per gram antara ukuran kecil dan besar ini terjadi karena adanya biaya cetak yang lebih efisien pada ukuran yang lebih besar.

Tren Harga Emas dalam Sepekan dan Sebulan Terakhir

Melihat ke belakang, penurunan harga hari ini sebenarnya sejalan dengan tren pelemahan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Jika ditarik garis dalam kurun waktu sepekan, harga emas Antam telah bergerak dalam rentang Rp 2.774.000 hingga titik terendahnya hari ini di Rp 2.733.000 per gram. Hal ini menunjukkan bahwa pasar sedang mengalami fase konsolidasi setelah sebelumnya sempat menyentuh level tertinggi.

Baca Juga Skandal Tambang Emas Sangihe: Menelusuri Jejak TKA China di Tengah Pusaran Tambang Ilegal Senilai Rp 200 Miliar
Skandal Tambang Emas Sangihe: Menelusuri Jejak TKA China di Tengah Pusaran Tambang Ilegal Senilai Rp 200 Miliar

Jika kita memperluas cakrawala pantauan ke dalam periode satu bulan terakhir, koreksi yang terjadi terasa jauh lebih dalam. Emas Antam tercatat pernah berada di puncak harga Rp 2.839.000 per gram sebelum akhirnya melandai ke level saat ini. Bagi para analis, fenomena ini seringkali dianggap sebagai peluang emas atau ‘buy on weakness’ bagi mereka yang ingin melakukan diversifikasi portofolio melalui instrumen safe haven.

Harga Buyback Ikut Merosot: Pertimbangan bagi Penjual

Kabar kurang menyenangkan justru datang bagi mereka yang berniat mencairkan aset emasnya hari ini. Harga buyback atau harga beli kembali oleh Antam mengalami penurunan yang lebih tajam dibandingkan harga jualnya. Tercatat, harga buyback melandai sebesar Rp 13.000 per gram, sehingga kini berada di posisi Rp 2.527.000 per gram.

Baca Juga Banjir Diskon Gila-Gilaan! Transmart Full Day Sale Hadirkan Potongan Harga TV 43 Inch Hingga Rp 2,3 Juta
Banjir Diskon Gila-Gilaan! Transmart Full Day Sale Hadirkan Potongan Harga TV 43 Inch Hingga Rp 2,3 Juta

Penting untuk diingat bahwa harga buyback adalah harga yang akan Anda terima jika menjual emas Anda kembali ke butik Antam. Selisih antara harga jual dan harga buyback atau yang sering disebut sebagai spread, saat ini memang terlihat cukup lebar. Oleh karena itu, para ahli keuangan menyarankan agar emas tetap disimpan dalam jangka waktu minimal 3 hingga 5 tahun agar potensi keuntungan dari kenaikan harga dapat menutupi selisih spread tersebut.

Memahami Aturan Pajak Terbaru PMK Nomor 81 Tahun 2024

Selain memperhatikan harga dasar, para investor juga wajib memahami regulasi perpajakan yang berlaku agar tidak terkejut saat melakukan transaksi. Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2024, terdapat ketentuan khusus mengenai pengenaan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 atas transaksi buyback.

Baca Juga Strategi Jitu BCA di Awal 2026: Raup Laba Rp 14,7 Triliun di Tengah Geliat Ekonomi Ramadan
Strategi Jitu BCA di Awal 2026: Raup Laba Rp 14,7 Triliun di Tengah Geliat Ekonomi Ramadan

Berdasarkan aturan tersebut, setiap transaksi penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal di atas Rp 10.000.000 akan dikenakan potongan PPh Pasal 22 sebesar 1,5%. Pajak ini bersifat tidak final dan akan dipotong langsung dari total nilai transaksi yang diterima oleh nasabah. Hal ini menjadi poin krusial yang harus masuk dalam kalkulasi Anda sebelum memutuskan untuk melakukan pencairan aset investasi dalam jumlah besar.

Daftar Lengkap Harga Emas Antam Berbagai Ukuran

Untuk memudahkan Anda dalam merencanakan anggaran investasi, berikut adalah rincian lengkap harga emas Antam per gram hari ini, Selasa (9/6/2026), mulai dari ukuran terkecil hingga terbesar:

  • Harga emas 0,5 gram: Rp 1.416.500
  • Harga emas 1 gram: Rp 2.733.000
  • Harga emas 2 gram: Rp 5.406.000
  • Harga emas 3 gram: Rp 8.084.000
  • Harga emas 5 gram: Rp 13.440.000
  • Harga emas 10 gram: Rp 26.825.000
  • Harga emas 25 gram: Rp 66.937.000
  • Harga emas 50 gram: Rp 133.795.000
  • Harga emas 100 gram: Rp 267.512.000
  • Harga emas 250 gram: Rp 668.515.000
  • Harga emas 500 gram: Rp 1.336.820.000
  • Harga emas 1.000 gram: Rp 2.673.600.000

Mengapa Harga Emas Berfluktuasi?

Banyak faktor yang menyebabkan harga emas bergerak naik atau turun secara harian. Salah satu pemicu utamanya adalah kondisi ekonomi global, termasuk kebijakan suku bunga dari bank sentral Amerika Serikat, The Fed. Ketika nilai tukar dolar Amerika Serikat menguat, harga emas cenderung mengalami tekanan karena menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

Baca Juga Tragedi di Jalur Rel Bekasi: Menelisik Investigasi Mendalam Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line
Tragedi di Jalur Rel Bekasi: Menelisik Investigasi Mendalam Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line

Selain itu, tingkat inflasi global juga sangat berpengaruh. Emas secara tradisional dipandang sebagai pelindung nilai terhadap inflasi. Namun, ketika pasar merasa ekonomi mulai stabil, permintaan terhadap emas mungkin sedikit berkurang, yang berujung pada koreksi harga seperti yang kita lihat hari ini. Bagi Anda yang ingin belajar lebih lanjut, Anda bisa mencari informasi tentang analisis fundamental emas untuk memperdalam pemahaman investasi.

Strategi Investasi di Tengah Penurunan Harga

Bagi investor pemula, melihat harga yang turun mungkin menimbulkan sedikit kekhawatiran. Namun, bagi jurnalis ekonomi profesional, fenomena ini seringkali disebut sebagai ‘diskon pasar’. Menggunakan metode Dollar Cost Averaging (DCA) atau mencicil pembelian secara rutin bisa menjadi strategi yang sangat efektif. Dengan cara ini, Anda tidak perlu pusing menebak kapan harga akan berada di titik terendah.

Pastikan Anda selalu membeli emas di tempat yang terpercaya dan memiliki sertifikasi resmi seperti Antam untuk menjamin kemudahan saat ingin menjualnya kembali di masa depan. Emas batangan tetap menjadi pilihan favorit karena likuiditasnya yang tinggi dan nilainya yang relatif tahan terhadap gempuran krisis ekonomi. Demikian laporan terkini mengenai perkembangan harga logam mulia hari ini, tetap pantau pembaruan selanjutnya untuk mendapatkan informasi finansial yang akurat.

Sarah Amalia

Sarah Amalia

Analis ekonomi muda yang hobi membedah tren pasar dan strategi UMKM. Pengisi utama kolom Radar Finance.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *