Sengketa Lagu ‘Diantara Kata’: Syahravi Beberkan Bukti Rekaman Pujian Fariz RM Guna Menepis Tudingan Pelanggaran Hak Cipta

Nadia Safira | RADAR LOKAL
29 Jun 2026, 22:12 WIB
Sengketa Lagu 'Diantara Kata': Syahravi Beberkan Bukti Rekaman Pujian Fariz RM Guna Menepis Tudingan Pelanggaran Hak Cip

RadarLokal — Panggung musik Tanah Air kembali diguncang oleh drama hukum yang melibatkan dua generasi musisi berbeda era. Perseteruan panas mengenai hak cipta lagu legendaris berjudul “Diantara Kata” antara penyanyi muda berbakat Syahravi dan musisi kawakan Fariz RM kini memasuki babak baru yang penuh kejutan. Setelah sekian lama berada di bawah bayang-bayang tudingan menyanyi tanpa izin, Syahravi akhirnya memutuskan untuk memecah keheningan dengan membeberkan serangkaian bukti yang diklaim mampu membalikkan keadaan.

Penyangkalan Lewat Bukti Digital di Kantor Elza Syarief

Dalam sebuah pertemuan terbatas dengan awak media yang digelar di kantor hukum kenamaan Elza Syarief di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin (29/6/2026), Syahravi muncul dengan wajah tenang namun tegas. Agenda utamanya sangat jelas: membersihkan namanya dari label pelanggar etika dan hak cipta musik yang selama ini dialamatkan kepadanya. Tidak tanggung-tanggung, Syahravi memutar serangkaian dokumentasi berupa foto dan rekaman video yang merekam interaksi hangat antara dirinya dan Fariz RM di masa lalu.

Baca Juga Mengarungi Kekacauan Dhaka: Cerita Emosional Sarah Keihl dan Pelajaran Hidup dari Bangladesh
Mengarungi Kekacauan Dhaka: Cerita Emosional Sarah Keihl dan Pelajaran Hidup dari Bangladesh

Langkah ini diambil sebagai respons langsung atas laporan polisi yang dilayangkan oleh Fariz RM pada Juli 2025 silam. Selama hampir satu tahun, Syahravi lebih banyak diam, namun kini ia merasa perlu menunjukkan kepada publik bahwa narasi yang beredar selama ini tidaklah sepenuhnya akurat. Rekaman video tersebut seolah menjadi mesin waktu yang membawa audiens kembali ke momen ketika lagu “Diantara Kata” versi aransemen baru tersebut baru saja selesai digarap.

Momen Keakraban yang Kini Menjadi Barang Bukti

Syahravi menjelaskan secara rinci kronologi sebelum lagu tersebut dilempar ke pasaran. Menurutnya, tidak mungkin ia merilis karya sebesar itu tanpa restu dari sang maestro. Ia mengaku telah menemui Fariz RM secara pribadi untuk memperdengarkan hasil aransemen terbarunya. Tujuannya sederhana namun fundamental, yaitu memastikan bahwa pencipta aslinya merasa puas dan memberikan lampu hijau bagi kelanjutan proyek tersebut.

Baca Juga Pesona Indra Bruggman di Usia 44 Tahun: Menjawab Rumor Nikah Siri Hingga Sikap Santai Saat Terus Dijodohkan Netizen
Pesona Indra Bruggman di Usia 44 Tahun: Menjawab Rumor Nikah Siri Hingga Sikap Santai Saat Terus Dijodohkan Netizen

“Waktu itu sebelum rilis, saya menyempatkan diri untuk bertemu langsung dengan Mas Fariz. Saya ingin memastikan bahwa beliau benar-benar senang dengan hasilnya. Dan alhamdulillah, saat itu beliau memberikan respons yang sangat positif. Beliau senang, dan itulah yang menjadi dasar kami untuk berani melangkah maju merilis lagu tersebut,” ungkap Syahravi dengan nada bicara yang mengalir natural.

Klaim Syahravi ini diperkuat oleh audio dalam rekaman video yang diputar di hadapan jurnalis. Dalam rekaman tersebut, terdengar jelas suara Fariz RM yang memberikan apresiasi tinggi terhadap pendekatan musikal yang diambil oleh Syahravi. Fariz bahkan memuji interpretasi vokal Syahravi yang dianggap mampu menangkap esensi lagu dengan cara yang unik dan segar.

Baca Juga Klarifikasi Panas Pihak Sarwendah: Benarkah Eksploitasi Anak dalam Live Jualan? Ini Penjelasan Kuasa Hukum
Klarifikasi Panas Pihak Sarwendah: Benarkah Eksploitasi Anak dalam Live Jualan? Ini Penjelasan Kuasa Hukum

Pujian Sang Maestro: Dari ‘Bagus’ Hingga Nilai ‘Respek’

Dalam potongan video tersebut, Fariz RM terdengar memberikan analisis teknis yang penuh pujian. “Bagus. Pendekatan yang bagus. Cara lu nyanyi juga gua suka, karena interpretasinya sesuai dengan lagunya,” ujar Fariz dalam rekaman itu. Tak hanya soal teknik vokal, Fariz juga sempat menyoroti harmonisasi yang dianggapnya cukup unik dan berbeda dari versi aslinya. Hal ini seolah menegaskan bahwa ada dialog kreatif yang terjadi antara keduanya, bukan sekadar pengambilan karya secara sepihak.

Menariknya, Fariz RM dalam video tersebut juga sempat menyinggung soal nilai “respek” atau rasa hormat yang seharusnya dijunjung tinggi dalam proses sosialisasi karya. Fariz memuji Syahravi karena dianggap berhasil menerjemahkan nilai tersebut ke dalam karyanya dengan sangat baik. Kontradiksi inilah yang kemudian menjadi poin krusial dalam pembelaan Syahravi; bagaimana mungkin seseorang yang dipuji karena memiliki ‘respek’ tinggi kemudian dilaporkan atas tuduhan pelanggaran etika dan etika penggunaan karya?

Baca Juga Membongkar Tabir Prahara Rumah Tangga Evan Marvino: Klarifikasi Terbuka Soal Isu KDRT hingga Dugaan Perselingkuhan
Membongkar Tabir Prahara Rumah Tangga Evan Marvino: Klarifikasi Terbuka Soal Isu KDRT hingga Dugaan Perselingkuhan

Pembelaan Elza Syarief: Menuding Adanya Salah Alamat

Elza Syarief, pengacara kondang yang mendampingi Syahravi, menyoroti inkonsistensi sikap Fariz RM. Menurut Elza, bukti-bukti yang mereka miliki sudah lebih dari cukup untuk menunjukkan bahwa komunikasi dan perizinan telah terjadi sejak awal. Elza bahkan mempertanyakan mengapa kliennya diseret ke dalam pusaran hukum ini jika pada awalnya komunikasi terjalin dengan begitu harmonis.

“Gimana nggak minta izin? Di video ini dia malah memuji-muji Syahravi kok. Jadi, kami merasa laporan ini seperti salah alamat. Jika memang ada masalah administratif dengan pihak lain, katakanlah pihak label atau SN, kenapa nama klien saya, Syahravi, yang harus dibawa-bawa dan dicemarkan namanya seperti ini?” tegas Elza Syarief dengan nada retoris yang tajam.

Baca Juga Dilema di Balik Luka: Menelisik Kelanjutan Kasus Dugaan KDRT Evan Marvino dan Pertimbangan Hukum Sang Istri
Dilema di Balik Luka: Menelisik Kelanjutan Kasus Dugaan KDRT Evan Marvino dan Pertimbangan Hukum Sang Istri

Persoalan ini memang disinyalir melibatkan pihak ketiga, yang dalam pernyataan Elza disebut sebagai “SN”. Konflik antara Fariz RM dan pihak korporasi tersebut diduga menjadi pemicu utama yang membuat Syahravi ikut terseret ke ranah hukum di Polda Metro Jaya. Syahravi dalam hal ini seolah menjadi korban di tengah sengketa antara musisi senior dan manajemen industri.

Dampak Sengketa Hak Cipta bagi Musisi Muda

Kasus yang menimpa Syahravi ini menjadi pengingat pahit bagi para penyanyi muda lainnya tentang betapa rumitnya manajemen hak cipta di Indonesia. Meskipun secara personal hubungan antara artis bisa sangat baik, namun jika urusan legalitas hitam di atas putih tidak diselesaikan secara paripurna dengan melibatkan seluruh pihak terkait, maka risiko hukum akan selalu mengintai.

Di sisi lain, publik melihat kasus ini sebagai cerminan perlunya edukasi yang lebih masif mengenai sistem royalti musik dan lisensi. Syahravi, yang dikenal sebagai musisi dengan talenta murni, kini harus membagi fokusnya antara berkarya dan menghadapi proses hukum yang melelahkan. Namun, dengan keberaniannya mengungkap bukti-bukti tersebut, Syahravi berharap kebenaran dapat segera terungkap dan hubungan baiknya dengan para musisi senior tetap terjaga.

Menanti Kelanjutan Proses Hukum

Seiring dengan bergulirnya waktu, kasus ini terus mendapatkan perhatian luas dari netizen dan praktisi hukum. Klaim saling lapor pun terjadi; Syahravi yang merasa dirugikan secara reputasi juga dikabarkan telah mengambil langkah hukum balasan. Pertarungan narasi antara ‘etika’ dan ‘legalitas’ ini menjadi topik hangat di berbagai forum diskusi industri musik Indonesia.

Hingga saat ini, pihak Fariz RM belum memberikan tanggapan resmi terbaru mengenai pemutaran video bukti oleh pihak Syahravi tersebut. Apakah pujian di masa lalu tersebut bisa menggugurkan tuntutan pelanggaran hak cipta di masa sekarang? Ataukah ada aspek hukum lain yang belum terungkap ke publik? Yang pasti, kasus ini akan menjadi preseden penting bagi masa depan perlindungan karya kreatif di tanah air.

Syahravi menutup keterangannya dengan harapan agar masalah ini segera selesai secara kekeluargaan, namun ia juga menyatakan kesiapannya untuk menempuh jalur hukum demi mempertahankan harga dirinya sebagai seorang seniman yang menghargai karya orang lain. Baginya, rekaman pujian dari Fariz RM bukan sekadar pembelaan diri, melainkan bukti bahwa ia selalu berusaha melangkah dengan jalur yang benar sejak awal kariernya.

Nadia Safira

Nadia Safira

Content creator yang memiliki radar tajam terhadap isu viral dan gaya hidup. Menjaga konten Radar Hot tetap segar dan menghibur.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *