Fenomena Ayam Goreng Basah Aldi Taher: 33 Ribu Pelamar Berebut Posisi di Tengah Tingginya Angka Pengangguran

Nadia Safira | RADAR LOKAL
26 Jun 2026, 08:12 WIB
Fenomena Ayam Goreng Basah Aldi Taher: 33 Ribu Pelamar Berebut Posisi di Tengah Tingginya Angka Pengangguran

RadarLokal — Dunia hiburan Tanah Air kembali dikejutkan oleh gebrakan baru dari sosok kontroversial namun inspiratif, Aldi Taher. Bukan karena lagu terbarunya yang viral, melainkan karena dampak ekonomi nyata yang ia ciptakan melalui lini bisnis kuliner terbarunya, Ayam Goreng Basah Aldi Taher. Terletak di kawasan elit Senopati, Jakarta Selatan, gerai perdana ini mendadak menjadi sorotan publik setelah Aldi mengungkapkan bahwa jumlah pelamar kerja yang masuk ke manajemennya mencapai angka yang fantastis, yakni 33.000 orang.

Antusiasme Luar Biasa di Tengah Krisis Lapangan Kerja

Angka 33.000 pelamar bukanlah jumlah yang main-main. Untuk sebuah unit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang baru saja meresmikan cabangnya, jumlah ini setara dengan pelamar di perusahaan-perusahaan besar berskala nasional. Aldi Taher sendiri mengaku terperangah melihat surat lamaran yang membanjiri kotak masuk timnya. Fenomena ini sekaligus menjadi cermin betapa besarnya harapan masyarakat Indonesia untuk mendapatkan pekerjaan di tengah ketidakpastian ekonomi saat ini.

Baca Juga Belajar dari Kegagalan, Revand Narya Pasang Standar Tinggi: Syarat Pasangan Harus di Bawah 30 Tahun?
Belajar dari Kegagalan, Revand Narya Pasang Standar Tinggi: Syarat Pasangan Harus di Bawah 30 Tahun?

“Alhamdulillah, saat ini total sudah ada 52 karyawan yang bergabung. Saya benar-benar berterima kasih untuk semua yang sudah mendaftar. Angkanya luar biasa, ada 33.000 pelamar. Ini menunjukkan betapa banyak saudara-saudara kita yang membutuhkan kesempatan,” ujar Aldi saat ditemui oleh tim RadarLokal di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, pada Kamis malam.

Melihat tingginya minat masyarakat, Aldi Taher pun menyampaikan doa dan harapannya agar para pelamar yang belum berkesempatan bergabung dengannya segera mendapatkan jalan rezeki di tempat lain. Baginya, antusiasme ini bukan sekadar angka, melainkan amanah yang harus ia jawab dengan kualitas bisnis yang mumpuni agar bisa terus berkembang.

Misi Kemanusiaan Sang Penyintas Kanker

Di balik gaya bicaranya yang jenaka dan terkadang absurd, Aldi Taher menyimpan alasan mendalam mengapa ia begitu bersemangat membuka lapangan kerja. Sebagai seorang penyintas kanker, ia merasa bahwa hidup kedua yang diberikan Tuhan kepadanya harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk memberikan manfaat bagi orang lain. Baginya, membangun bisnis kuliner bukan hanya soal mengejar profit semata, melainkan tentang dedikasi sosial.

Baca Juga Eksklusif: Detail Kemewahan Syifa Hadju di Wedding Vow Bali, Berlian 14 Karat Hingga Sentuhan Hian Tjen
Eksklusif: Detail Kemewahan Syifa Hadju di Wedding Vow Bali, Berlian 14 Karat Hingga Sentuhan Hian Tjen

“Saya ini penyintas kanker. Saya pernah berada di titik bawah. Ketika saya sembuh, saya berjanji kepada keluarga bahwa usaha ini, Ayam Goreng Basah Aldi Taher, harus membawa berkah. Kita ingin bermanfaat untuk semuanya dengan membuka lapangan kerja sebanyak-banyaknya,” ungkap mantan suami Dewi Perssik tersebut dengan nada penuh kesungguhan.

Ia menekankan bahwa sektor UMKM adalah tulang punggung ekonomi nasional. Dengan langkah nyata membuka gerai baru, ia berharap bisa ikut berkontribusi menekan angka pengangguran yang masih menjadi tantangan besar di Indonesia. Aldi percaya bahwa aksi nyata jauh lebih berarti daripada sekadar mengeluhkan kondisi ekonomi tanpa melakukan perubahan apa pun.

Manajemen Keluarga: Sinergi Kakak dan Adik

Dalam mengelola operasional Ayam Goreng Basah, Aldi Taher tidak sendirian. Ia menggandeng adiknya, Kurniadi Taher, untuk memimpin jalannya bisnis sehari-hari. Keputusan ini diambil agar standar kualitas dan pelayanan tetap terjaga, sementara Aldi bisa fokus pada strategi pemasaran dan pengembangan merek secara luas.

Baca Juga Dibalik Topeng Persahabatan: Tantri Kotak Bongkar Modus Penipuan Berencana yang Mengintai Komunitas Orang Tua
Dibalik Topeng Persahabatan: Tantri Kotak Bongkar Modus Penipuan Berencana yang Mengintai Komunitas Orang Tua

Aldi mengaku sangat bersyukur karena gerai pertamanya ini sudah mampu menyerap lebih dari 50 tenaga kerja lokal. “Nih, adik saya, Mas Kurniadi, yang mengurus semuanya secara teknis. Saya senang banget karena cabang pertama di Senopati ini saja sudah bisa menghidupi lebih dari 50 orang karyawan beserta keluarganya. Itu sebuah pencapaian yang membuat hati saya tenang,” tuturnya sambil merangkul sang adik.

Bisnis ini pun dikelola dengan sentuhan kekeluargaan yang kental. Aldi seringkali melibatkan anak-anaknya dalam berbagai kesempatan promosi untuk menanamkan jiwa kewirausahaan sejak dini. Kehadiran putranya, Geri, di lokasi acara juga menambah suasana hangat, menunjukkan bahwa bisnis ini memang dibangun atas dasar cinta dan doa keluarga.

Baca Juga Chemistry Manis Ardhito Pramono dan Davina Karamoy: Pujian, Dukungan, dan Rahasia Hubungan yang ‘Fun’
Chemistry Manis Ardhito Pramono dan Davina Karamoy: Pujian, Dukungan, dan Rahasia Hubungan yang ‘Fun’

Strategi Unik: Ayam Goreng Basah yang Berbeda

Pemilihan menu “Ayam Goreng Basah” sendiri bukannya tanpa alasan. Di tengah menjamurnya tren ayam goreng krispi ala Amerika atau ayam geprek yang pedas menyengat, Aldi memilih jalur berbeda. Ayam goreng basah menawarkan sensasi rasa yang lebih tradisional dengan bumbu yang meresap sempurna hingga ke tulang, memberikan tekstur yang lembut namun tetap kaya rasa. Inovasi menu ini diharapkan dapat memikat lidah pecinta kuliner di Jakarta, khususnya di kawasan Senopati yang dikenal sebagai pusat gaya hidup dan kuliner premium.

Aldi optimistis bahwa dengan kombinasi antara rasa yang otentik dan strategi pemasaran yang unik lewat media sosial, lapangan pekerjaan yang ia ciptakan akan terus bertambah seiring dengan pembukaan cabang-cabang baru di masa depan.

Baca Juga Ressa Rosano Siap Boyong Istri ke Singapura: Antara Misi Honeymoon Romantis dan Kerinduan Mendalam pada Aisha Aurum
Ressa Rosano Siap Boyong Istri ke Singapura: Antara Misi Honeymoon Romantis dan Kerinduan Mendalam pada Aisha Aurum

Harapan untuk Ekonomi Indonesia

Menutup perbincangan dengan RadarLokal, Aldi Taher menyampaikan pesan yang cukup menyentuh bertepatan dengan semangat Sumpah Pemuda. Ia mengajak seluruh masyarakat, terutama generasi muda, untuk tidak takut mencoba hal baru dan tetap produktif meski dalam kondisi sulit.

“Intinya begini, lakukan apa yang bisa kita lakukan sekarang. Jangan menunda. Ini semua berkat doa anak-anak saya juga. Saya berharap usaha ini berkah untuk semuanya, menjadi pahlawan ekonomi di hari-hari yang penuh tantangan ini. Berkah, berkah, berkah!” pungkasnya dengan penuh semangat.

Dengan fenomena 33.000 pelamar ini, Aldi Taher telah membuktikan bahwa kekuatan personal branding yang dipadukan dengan kepedulian sosial mampu menciptakan dampak yang luar biasa. Kini, masyarakat menantikan apakah Ayam Goreng Basah Aldi Taher akan menjadi raksasa baru di industri kuliner Tanah Air atau sekadar tren sesaat. Namun yang pasti, hari ini ada 52 orang yang memiliki harapan baru berkat inisiatif yang diambil oleh pria yang sering menjuluki dirinya ‘Lord’ ini.

Nadia Safira

Nadia Safira

Content creator yang memiliki radar tajam terhadap isu viral dan gaya hidup. Menjaga konten Radar Hot tetap segar dan menghibur.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *