Mahakarya Satu Dekade: Sony Resmi Luncurkan 1000X ‘The Collexion’ di Indonesia, Headphone Mewah Seharga 11 Juta

Kevin Wijaya | RADAR LOKAL
15 Jun 2026, 08:12 WIB
Mahakarya Satu Dekade: Sony Resmi Luncurkan 1000X 'The Collexion' di Indonesia, Headphone Mewah Seharga 11 Juta

RadarLokal — Jagat audio premium di Indonesia baru saja kedatangan tamu istimewa yang mendefinisikan ulang arti kemewahan dan kualitas suara. Merayakan perjalanan panjang selama sepuluh tahun dari lini legendaris 1000X, Sony Indonesia secara resmi memperkenalkan mahakarya terbaru mereka bertajuk 1000X The Collexion. Kehadiran perangkat ini bukan sekadar peluncuran produk biasa, melainkan sebuah pernyataan tentang bagaimana teknologi dan seni kerajinan tangan dapat menyatu dalam sebuah headphone premium yang dibanderol dengan harga fantastis, yakni Rp 10.999.000.

Perjalanan seri 1000X dimulai pada tahun 2016 melalui model ikonik MDR-1000X. Sejak saat itu, Sony konsisten memimpin pasar noise-cancelling global. Dalam acara peluncuran yang berlangsung penuh nuansa elegan di Jakarta, Motoya Itako selaku President Director PT Sony Indonesia menegaskan bahwa koleksi terbaru ini adalah wujud nyata dari filosofi ‘Kando’—sebuah istilah dalam bahasa Jepang yang menggambarkan perasaan haru atau kepuasan mendalam saat seseorang merasakan sesuatu yang luar biasa.

Baca Juga Misi Rahasia Windows K2: Strategi Besar Microsoft Menghalau Dominasi MacBook Murah dan SteamOS
Misi Rahasia Windows K2: Strategi Besar Microsoft Menghalau Dominasi MacBook Murah dan SteamOS

Satu Dekade Inovasi yang Menyentuh Emosi

Menurut Motoya Itako, 1000X The Collexion adalah interpretasi paling berani dari sejarah panjang Sony di dunia audio. Selama satu dekade, Sony telah mendengarkan masukan dari para audiophile dan pelancong bisnis yang membutuhkan ketenangan di tengah hiruk-pikuk kota. Produk ini hadir untuk menjawab tantangan tersebut dengan menggabungkan kualitas audio kelas studio, desain yang memanjakan mata, serta kenyamanan yang belum pernah ada sebelumnya.

“Melalui 1000X The Collexion, kami ingin memberikan pengalaman yang lebih dari sekadar mendengarkan musik. Ini adalah tentang bagaimana teknologi mampu menyentuh emosi pengguna dan memberikan kenyamanan optimal sepanjang hari. Setiap detail dalam produk ini dirancang dengan penuh dedikasi,” ungkap Itako dalam pernyataan resminya kepada tim redaksi.

Baca Juga Revolusi Material iPhone Pro: Apple Siapkan Kejutan Melalui Logam Cair dan Titanium Generasi Baru
Revolusi Material iPhone Pro: Apple Siapkan Kejutan Melalui Logam Cair dan Titanium Generasi Baru

Sentuhan Artisan: Material Logam dan Kulit Sintetis Premium

Salah satu alasan mengapa headphone ini memiliki harga yang cukup tinggi terletak pada material yang digunakan. Sony tidak menggunakan bahan plastik biasa yang umum ditemukan pada perangkat audio lainnya. Pada bagian headband, Sony menyematkan material logam eksklusif dengan tekstur matte yang didapat melalui proses sandblasting tingkat tinggi. Menariknya, sentuhan akhir atau finishing pada bagian ini dilakukan secara manual oleh para perajin terampil (artisan), memastikan setiap unit memiliki presisi yang sempurna.

Tidak hanya itu, kenyamanan pengguna juga menjadi prioritas utama. Sony menghabiskan waktu selama dua tahun untuk mengembangkan material Faux Leather atau kulit sintetis khusus. Material ini dirancang agar terasa sangat lembut saat bersentuhan dengan kulit telinga namun tetap memiliki daya tahan yang kuat. Struktur ergonomisnya pun ditingkatkan dengan earcup yang lebih besar dan bantalan kepala yang lebih lebar untuk memastikan distribusi bobot yang merata, sehingga pengguna tidak akan merasa lelah meskipun menggunakan perangkat audio ini selama berjam-jam dalam penerbangan jarak jauh.

Baca Juga Duel Titan Teknologi: Drama Persidangan Elon Musk vs Sam Altman Menguak Tabir Ambisi di Balik OpenAI
Duel Titan Teknologi: Drama Persidangan Elon Musk vs Sam Altman Menguak Tabir Ambisi di Balik OpenAI

Kualitas Suara yang Diracik oleh Pemenang Grammy Awards

Beralih ke sektor performa, Sony tidak bermain-main dalam urusan kualitas suara. Untuk memastikan 1000X The Collexion mampu menghasilkan detail yang akurat, Sony berkolaborasi dengan jajaran mastering engineer kelas dunia yang merupakan peraih dan nominator Grammy Awards. Kolaborasi ini bertujuan untuk menciptakan karakter suara yang natural, di mana vokal terasa jernih dan setiap instrumen terdengar pada posisi yang seharusnya.

Teknologi unggulan yang disematkan adalah DSEE Ultimate yang kini berbasis Edge-AI. Teknologi cerdas ini mampu melakukan pemulihan detail suara pada file musik digital yang terkompresi secara real-time. Artinya, meskipun Anda mendengarkan musik dari platform streaming dengan kualitas standar, AI akan bekerja untuk mengangkat detail frekuensi tinggi yang hilang, membuatnya terdengar mendekati kualitas audio resolusi tinggi (Hi-Res).

Baca Juga Masa Depan AI dalam Genggaman: Gemini Intelligence Siap Debut di Samsung Galaxy S26 dan Pixel 10
Masa Depan AI dalam Genggaman: Gemini Intelligence Siap Debut di Samsung Galaxy S26 dan Pixel 10

Fitur Canggih: Dari Audio Spasial hingga Peredam Bising Mutakhir

Sony juga memperkenalkan fitur 360 Reality Audio Upmix yang memungkinkan pengguna merasakan sensasi suara yang mengelilingi mereka dari segala arah. Terdapat tiga mode audio spasial yang bisa dipilih sesuai kebutuhan, yaitu Music, Cinema, dan Game. Perpindahan antar mode ini dapat dilakukan dengan sangat mudah melalui tombol khusus Listening Mode.

Tentu saja, fitur yang paling dinantikan adalah sistem peredam bisingnya. 1000X The Collexion mewarisi teknologi dari seri unggulan lainnya dengan mengadopsi 12 mikrofon yang tersebar di seluruh bodi perangkat. Didukung oleh Multi-Noise Sensor dan Adaptive NC Optimizer, headphone ini mampu memetakan kebisingan di sekitar pengguna secara instan dan meredamnya dengan presisi yang sangat tinggi, mulai dari deru mesin pesawat hingga suara percakapan di kafe yang ramai.

Baca Juga Revolusi Fesyen Masa Depan: Ketika Robot Humanoid Taklukkan Catwalk di Seoul
Revolusi Fesyen Masa Depan: Ketika Robot Humanoid Taklukkan Catwalk di Seoul

Komitmen Keberlanjutan dan Desain Inklusif

Di balik kemewahannya, Sony tetap memegang teguh prinsip ramah lingkungan. Perusahaan raksasa asal Jepang ini menggunakan sekitar 25% material plastik daur ulang pada komponen internal perangkat. Selain itu, kemasan penjualannya kini 100% bebas plastik, menggunakan bahan kertas daur ulang yang tetap terlihat premium. Langkah ini merupakan bagian dari visi jangka panjang Sony untuk menekan jejak karbon pada setiap lini produk mereka.

Aspek inklusivitas juga tidak luput dari perhatian. Perangkat ini dirancang agar mudah digunakan oleh siapa saja, termasuk mereka dengan keterbatasan tertentu. Tombol-tombol pada headphone dibuat dengan tekstur taktil yang mudah dikenali lewat rabaan. Selain itu, tas penyimpanan atau carrying case bawaannya dilengkapi dengan sistem pengunci magnetik yang sangat mudah dibuka dengan satu tangan, memberikan kemudahan akses bagi pengguna dengan keterbatasan mobilitas tangan.

Varian Warna Baru WH-1000XM6: Sentuhan Sandstone yang Hangat

Selain meluncurkan model The Collexion, Sony juga memberikan kejutan dengan menghadirkan penyegaran pada seri WH-1000XM6. Headphone yang sudah populer sebelumnya ini kini hadir dengan varian warna baru yang sangat elegan bernama Sandstone. Warna ini menawarkan nuansa bumi (earthy tone) yang hangat, sangat cocok bagi pengguna yang ingin tampil beda namun tetap terlihat profesional.

Varian Sandstone ini tetap membawa seluruh keunggulan teknis dari keluarga XM6, termasuk daya tahan baterai yang luar biasa dan teknologi noise cancelling yang telah diakui sebagai salah satu yang terbaik di industri audio saat ini. Kehadiran warna baru ini semakin memperkaya pilihan bagi konsumen yang mencari keseimbangan antara gaya hidup dan teknologi.

Harga dan Ketersediaan di Pasar Indonesia

Bagi Anda yang sudah tidak sabar untuk merasakan pengalaman audio mewah ini, Sony Indonesia memastikan bahwa lini terbaru mereka sudah tersedia mulai hari ini, Jumat, 12 Juni 2026. Produk ini bisa didapatkan melalui gerai Sony Center resmi maupun mitra ritel pilihan di seluruh kota besar di Indonesia.

Berikut adalah rincian harga resmi untuk pasar Indonesia:

  • Sony 1000X The Collexion (Tersedia dalam warna Platinum & Black): Rp 10.999.000
  • Sony WH-1000XM6 (Varian Warna Sandstone): Rp 7.499.000

Dengan harga yang ditawarkan, Sony menyasar segmen konsumen premium yang memandang headphone bukan sekadar alat pendengar musik, melainkan sebuah investasi untuk kenyamanan dan status. Apakah 1000X The Collexion akan menjadi standar baru dalam dunia audio portabel? Hanya waktu yang akan menjawab, namun satu hal yang pasti: Sony telah menetapkan standar yang sangat tinggi untuk kompetitor lainnya.

Kevin Wijaya

Kevin Wijaya

Tech enthusiast yang selalu terdepan dalam mencoba gadget terbaru. Mengulas sisi menarik dunia digital di Radar Inet.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *