KRISTAInterFOOD 2026: Transformasi Strategis UMKM Kuliner Indonesia Menuju Panggung Dunia

Sarah Amalia | RADAR LOKAL
25 Jun 2026, 02:12 WIB
KRISTAInterFOOD 2026: Transformasi Strategis UMKM Kuliner Indonesia Menuju Panggung Dunia

RadarLokal — Industri kuliner Indonesia tengah bersiap menyambut momentum emas yang diprediksi akan menjadi titik balik bagi para pelaku usaha lokal. Lewat peresmian peluncuran KRISTAInterFOOD 2026, sebuah visi besar untuk membawa cita rasa nusantara ke kancah global mulai dipancangkan. Pameran berskala internasional ini bukan sekadar ajang pamer produk, melainkan sebuah ekosistem strategis yang dirancang untuk memperkuat daya saing sektor industri makanan dan minuman (FnB) di pasar dunia.

Bertempat di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, suasana penuh optimisme terasa saat Chief Marketing Officer sekaligus Founder Krista Exhibitions, Christina Sudjie, meresmikan dimulainya langkah menuju gelaran tahun 2026 tersebut. Acara ini menandai komitmen jangka panjang dalam mendukung sektor Food & Beverages (FnB), Bakery & Confectionery, hingga sektor Horeca (Hotel, Restaurant, dan Cafe/Katering) yang menjadi tulang punggung ekonomi kreatif tanah air.

Baca Juga Langkah Berani Iran Tutup Selat Hormuz: Harga Minyak Dunia Membara di Tengah Eskalasi Konflik Global
Langkah Berani Iran Tutup Selat Hormuz: Harga Minyak Dunia Membara di Tengah Eskalasi Konflik Global

Membangun Jembatan Antara Kreativitas Lokal dan Pasar Global

Dalam dunia bisnis yang kian kompetitif, akses terhadap pasar seringkali menjadi kendala utama bagi para pelaku UMKM Indonesia. Menyadari hal tersebut, KRISTAInterFOOD 2026 hadir sebagai solusi nyata. Chief Executive Officer Krista Exhibitions, Daud D. Salim, menegaskan bahwa pameran ini telah berevolusi menjadi sebuah Melting Pot atau titik temu yang sangat efektif. Di sini, batasan antara produsen, distributor, dan konsumen akhir seolah melebur dalam sebuah interaksi bisnis yang dinamis.

Interaksi yang terjadi di lantai pameran tidak hanya terbatas pada transaksi jual-beli konvensional. Lebih dari itu, terjadi pertukaran wawasan, pemahaman tren pasar terbaru, hingga pembangunan Brand Awareness yang krusial bagi UMKM yang ingin naik kelas. Dengan menghadirkan profil pengunjung yang beragam—mulai dari pemilik bisnis besar hingga konsumen rumah tangga—para pelaku UMKM mendapatkan panggung untuk menguji sejauh mana produk mereka dapat diterima oleh masyarakat luas.

Baca Juga Transformasi Digital Dunia Audit: Pendaftaran SMART-AUDIT ATLAS Batch 6 Resmi Dibuka, Siapkan Diri Menjadi Auditor Profesional Berbasis Data
Transformasi Digital Dunia Audit: Pendaftaran SMART-AUDIT ATLAS Batch 6 Resmi Dibuka, Siapkan Diri Menjadi Auditor Profesional Berbasis Data

Inspirasi dari Surabaya: Cokelat Lokal yang Menembus Malaysia

Daud D. Salim membagikan sebuah narasi inspiratif yang menjadi bukti nyata efektivitas pameran ini. Beliau mengisahkan keberhasilan seorang pelaku UMKM asal Surabaya bernama Pak Budi. Melalui partisipasinya dalam pameran yang dikelola oleh Krista Exhibitions, produk cokelat hasil olahannya berhasil menarik perhatian buyers asal Malaysia. Hasilnya tidak main-main, kontrak ekspor pun berhasil dikantongi.

“Ada juga dari UMKM yang waktu ikut, Pak Budi, dari Surabaya, dari Jawa Timur, yang pada saat pameran mereka juga mendapatkan Buyers dari Malaysia, sehingga bisa mengekspor cokelat ke Malaysia,” ujar Daud di hadapan para tamu undangan dan awak media. Kisah ini menjadi angin segar sekaligus pembuktian bahwa dengan kanal yang tepat, produk bisnis kuliner lokal memiliki kualitas yang mampu bersaing secara internasional.

Baca Juga Ekspansi Raksasa China di Kendal: PT Hoi Fu Suntik Investasi Rp 1,12 Triliun, Ribuan Lapangan Kerja Baru Menanti
Ekspansi Raksasa China di Kendal: PT Hoi Fu Suntik Investasi Rp 1,12 Triliun, Ribuan Lapangan Kerja Baru Menanti

Skala Internasional: Menghadirkan 25 Negara di Satu Lokasi

Ambisi KRISTAInterFOOD 2026 untuk menjadi barometer pameran FnB di Asia Tenggara terlihat dari target pesertanya. Daud mengungkapkan bahwa penyelenggaraan kali ini membidik kurang lebih 1.500 peserta yang berasal dari 25 negara berbeda. Keragaman partisipan ini akan diperkuat dengan kehadiran paviliun khusus dari sekitar 12 negara, yang akan menampilkan inovasi teknologi pangan dan produk unggulan masing-masing.

Kehadiran peserta mancanegara ini memberikan peluang ganda bagi pelaku usaha dalam negeri. Di satu sisi, mereka bisa mencari mitra untuk ekspansi pasar ke luar negeri (ekspor), dan di sisi lain, mereka bisa mempelajari teknologi serta standar kualitas produk dari negara-negara maju seperti Jepang, Korea, hingga negara-negara Eropa. Pameran ini diharapkan menjadi sarana benchmarking yang efektif bagi pengusaha lokal untuk meningkatkan standar operasional mereka.

Baca Juga Update Harga Emas Antam Hari Ini: Koreksi Tipis di Tengah Fluktuasi Pasar Logam Mulia
Update Harga Emas Antam Hari Ini: Koreksi Tipis di Tengah Fluktuasi Pasar Logam Mulia

Adu Bakat di Panggung Dunia: Dari Master Gelato hingga Cooking Competition

Selain aspek bisnis murni, KRISTAInterFOOD 2026 juga akan dimeriahkan oleh serangkaian kompetisi bergengsi yang bertujuan untuk mengasah talenta sumber daya manusia di industri kuliner. Salah satu yang paling dinantikan adalah kompetisi Master Gelato. Dalam ajang ini, delegasi terbaik Indonesia akan ditantang untuk beradu kreativitas melawan kompetitor dari 10 negara, termasuk raksasa kuliner Asia seperti China, Jepang, dan Korea.

Tidak berhenti di situ, pameran ini juga akan menjadi tuan rumah bagi La Cuisine Cooking Competition 2026. Kompetisi memasak ini diproyeksikan akan diikuti oleh hampir 1.000 chef profesional, baik dari dalam maupun luar negeri. Bekerja sama dengan Association of Culinary Professionals (ACP) Indonesia, ajang ini bukan sekadar lomba, melainkan panggung pembuktian kemahiran teknis dan estetika penyajian kuliner di level tertinggi.

Baca Juga Seni Ambush Marketing: Mengapa Larangan FIFA Justru Menjadi Panggung Iklan Gratis yang Jenius
Seni Ambush Marketing: Mengapa Larangan FIFA Justru Menjadi Panggung Iklan Gratis yang Jenius

Eksplorasi Dunia Kopi dan Pelatihan Profesional

Bagi para pecinta dan pengusaha kopi, KRISTAInterFOOD 2026 juga telah menyiapkan agenda khusus. Indonesia Coffee Art Battle (ICAB) dan Roasting Competition akan digelar berkolaborasi dengan Dewan Kopi Indonesia. Mengingat status Indonesia sebagai salah satu penghasil kopi terbaik dunia, ajang ini diharapkan mampu mendongkrak nilai tambah produk kopi lokal melalui teknik pengolahan dan penyajian yang inovatif.

Pameran ini juga sangat memperhatikan aspek edukasi. Berbagai program pelatihan dan sertifikasi kompetensi akan diselenggarakan bagi para pelaku industri. Hal ini penting untuk memastikan bahwa pertumbuhan pameran internasional ini sejalan dengan peningkatan kualitas SDM yang mampu mengoperasikan bisnis secara profesional dan sesuai dengan standar global.

NICE PIK 2: Venue Modern untuk Pengalaman yang Lebih Baik

Ada yang berbeda dengan penyelenggaraan KRISTAInterFOOD 2026 kali ini. Lokasi acara dipindahkan ke NICE (Nusantara International Convention Exhibition) PIK 2. Pemilihan lokasi baru ini bukan tanpa alasan. Venue yang lebih modern dengan kapasitas yang jauh lebih besar diharapkan mampu memberikan kenyamanan lebih bagi ribuan pengunjung dan peserta pameran.

Fasilitas berstandar internasional di PIK 2 ini akan mendukung terciptanya atmosfer pameran yang lebih megah dan efisien. Dengan akses yang semakin terintegrasi, pameran ini diprediksi akan menarik arus kunjungan yang lebih masif, baik dari kalangan profesional bisnis maupun masyarakat umum yang ingin mengeksplorasi ragam kuliner dunia.

Dukungan Sinergis dari Berbagai Institusi

Kesuksesan acara sebesar KRISTAInterFOOD tentu tidak lepas dari kolaborasi lintas sektor. Krista Exhibitions menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata, Gabungan Produsen Makanan Minuman Indonesia (GAPMMI), Association of Culinary Professionals (ACP) Indonesia, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), hingga Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO).

Dukungan dari berbagai asosiasi ini menjadi pondasi kuat yang menjadikan KRISTAInterFOOD sebagai platform terpercaya. Kolaborasi ini menunjukkan adanya keselarasan visi antara pemerintah dan swasta dalam memajukan ekspor produk lokal serta memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi kreatif Indonesia di masa depan.

Secara keseluruhan, KRISTAInterFOOD 2026 adalah sebuah manifesto bagi kebangkitan industri kuliner nusantara. Melalui inovasi, kolaborasi, dan semangat kompetisi, pameran ini siap mengawal langkah UMKM Indonesia untuk tidak hanya menjadi jago kandang, tetapi juga menjadi pemain utama yang diperhitungkan di kancah internasional.

Sarah Amalia

Sarah Amalia

Analis ekonomi muda yang hobi membedah tren pasar dan strategi UMKM. Pengisi utama kolom Radar Finance.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *