Bedah Tuntas Asus ExpertBook Ultra: Evolusi Intel Panther Lake dalam Balutan Bodi Super Tangguh

Kevin Wijaya | RADAR LOKAL
04 Jun 2026, 14:11 WIB
Bedah Tuntas Asus ExpertBook Ultra: Evolusi Intel Panther Lake dalam Balutan Bodi Super Tangguh

RadarLokal — Industri teknologi global baru saja menyaksikan tonggak sejarah baru dengan hadirnya arsitektur prosesor terbaru dari Intel yang telah lama dinantikan. Chip dengan kode sandi Panther Lake, yang dibangun di atas proses fabrikasi 18A yang revolusioner, akhirnya resmi mendarat di pasar. Menariknya, Asus menjadi salah satu manufaktur pertama yang mengadopsi teknologi mutakhir ini melalui lini teranyarnya, Asus ExpertBook Ultra.

Selama ini, seri ExpertBook sering kali dipandang sebagai pilihan konservatif bagi kalangan profesional. Namun, dengan integrasi arsitektur Intel generasi terbaru, Asus tampak ingin mendobrak stigma tersebut. Mereka tidak hanya menawarkan laptop bisnis yang sekadar tipis, tetapi sebuah mesin kerja bertenaga tinggi yang siap mendefinisikan ulang standar produktivitas modern. RadarLokal berkesempatan menguji secara mendalam sejauh mana perangkat ini mampu menjawab ekspektasi tinggi para pengguna profesional.

Baca Juga Revolusi Kesehatan Digital: Samsung Galaxy Watch Kini Mampu Deteksi Gejala Pingsan Sebelum Terjadi
Revolusi Kesehatan Digital: Samsung Galaxy Watch Kini Mampu Deteksi Gejala Pingsan Sebelum Terjadi

Desain dan Material: Estetika Mewah dengan Sentuhan Nano Ceramic

Saat pertama kali memegang Asus ExpertBook Ultra, kesan soliditas langsung terasa begitu nyata. Laptop ini menggunakan perpaduan material magnesium-aluminum alloy yang sangat ringan namun kokoh. Dengan bobot hanya sekitar 1,1 kg, perangkat ini terasa sangat portabel dan tidak membebani saat harus dibawa berpindah-pindah ruangan atau saat melakukan perjalanan dinas.

Salah satu inovasi yang patut diacungi jempol adalah penggunaan lapisan nano ceramic pada bodinya. Teknik ini memberikan tekstur matte yang sangat premium dan elegan. Keunggulan utama dari lapisan ini adalah kemampuannya menahan bekas sidik jari, sehingga laptop tetap terlihat bersih meskipun digunakan sepanjang hari. Selain itu, material ini memberikan sensasi kesat yang mantap saat digenggam, mengurangi risiko laptop tergelincir dari tangan.

Baca Juga Masa Depan Suram Raksasa Samudra: Proyek Kapal Induk Kelas Ford Milik AS Terancam Disuntik Mati
Masa Depan Suram Raksasa Samudra: Proyek Kapal Induk Kelas Ford Milik AS Terancam Disuntik Mati

Ketebalan yang hanya 1,65 cm membuat dimensinya sangat ramping, mirip dengan laptop ultraportable kelas 13 inci, padahal ia mengusung layar 14 inci yang lebih luas. Asus berhasil memaksimalkan rasio layar ke bodi tanpa mengorbankan integritas struktural perangkat, sebuah pencapaian desain yang patut diapresiasi tinggi dalam kategori laptop tipis premium.

Ketangguhan Militer: Melewati Batas Ketahanan Laptop Konvensional

Asus ExpertBook Ultra bukan sekadar tampil cantik di atas meja kantor. Perangkat ini dirancang untuk bertahan dalam kondisi kerja yang ekstrem. Dilengkapi dengan sertifikasi MIL-STD-810H, laptop ini telah melewati 24 jenis pengujian standar militer, mulai dari guncangan hebat, paparan pasir dan debu, hingga suhu ekstrem yang membekukan maupun panas menyengat.

Baca Juga Sumatra Gelap Gulita: Ribuan BTS Tumbang Akibat Blackout, RadarLokal Bedah Dampak Krisis Digital Terkini
Sumatra Gelap Gulita: Ribuan BTS Tumbang Akibat Blackout, RadarLokal Bedah Dampak Krisis Digital Terkini

Tidak berhenti di situ, tim RadarLokal mencatat bahwa perangkat ini juga telah lolos 157 uji durabilitas internal Asus. Ini mencakup tes jatuh dari ketinggian 120 cm, ketahanan engsel, hingga beban berat pada tutup layar. Dalam pengujian ekstrem kami, laptop ini tetap mampu beroperasi normal meskipun diberikan tekanan fisik yang signifikan, membuktikan bahwa klaim “military grade” yang disematkan bukan sekadar strategi pemasaran belaka.

Ketangguhan ini memberikan ketenangan pikiran bagi pengguna yang sering bekerja di lapangan. Risiko kerusakan akibat tumpahan air atau benturan kecil yang sering terjadi di lingkungan kerja dinamis dapat diminimalisir dengan baik oleh konstruksi fisik ExpertBook Ultra yang luar biasa kuat ini.

Baca Juga Eksklusivitas iOS 27: Mengapa Fitur AI Tercanggih Hanya Milik iPhone 17 Pro dan Tantangan RAM 12GB
Eksklusivitas iOS 27: Mengapa Fitur AI Tercanggih Hanya Milik iPhone 17 Pro dan Tantangan RAM 12GB

Layar OLED Matte: Visual Tajam Tanpa Gangguan Refleksi

Sektor visual menjadi salah satu daya tarik utama Asus ExpertBook Ultra. Ia dibekali layar 14 inci beresolusi 2.8K (2880×1880) dengan refresh rate 120Hz yang memberikan pergerakan gambar sangat halus. Namun, yang benar-benar membedakan layar ini dari kompetitornya adalah penggunaan panel OLED yang dilapisi Corning Gorilla Glass Victus dengan finishing matte.

Mayoritas laptop dengan layar OLED di pasaran hadir dengan permukaan glossy yang sering kali memantulkan cahaya lampu atau matahari secara berlebihan. Dengan lapisan matte pada ExpertBook Ultra, pengguna bisa mendapatkan kontras warna hitam yang sempurna dan reproduksi warna yang akurat khas OLED, namun tetap nyaman digunakan di bawah pencahayaan kantor yang terang tanpa terganggu bayangan atau silau.

Baca Juga Dilema Digital Anak: Menkomdigi Meutya Hafid Bongkar Alasan RI Tak Ikuti Jejak Australia Soal Pembatasan Medsos
Dilema Digital Anak: Menkomdigi Meutya Hafid Bongkar Alasan RI Tak Ikuti Jejak Australia Soal Pembatasan Medsos

Layar ini juga mendukung input touchscreen yang responsif, menambah fleksibilitas saat melakukan presentasi atau navigasi cepat. Perpaduan antara ketajaman visual, akurasi warna, dan kenyamanan mata menjadikan laptop ini pilihan ideal bagi profesional di bidang kreatif maupun manajerial yang menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar.

Keyboard dan Touchpad: Presisi untuk Produktivitas Tinggi

Sebagai perangkat yang ditujukan untuk produktivitas, keyboard pada Asus ExpertBook Ultra dirancang dengan sangat matang. Jarak tekan atau travel distance setiap tuts terasa sangat pas, memberikan feedback taktil yang memuaskan saat mengetik cepat. Pengalaman mengetik di laptop ini terasa sangat intuitif dan minim kesalahan ketik (typo).

Asus juga menambahkan lapisan UV Coating pada setiap tuts keyboard-nya. Lapisan ini berfungsi untuk mencegah keyboard terlihat mengkilap akibat akumulasi minyak dari jari pengguna dalam jangka panjang. Hal ini memastikan estetika laptop tetap terjaga meskipun digunakan secara intensif setiap hari.

Di bagian bawah, terdapat haptic touchpad yang luas. Berbeda dengan touchpad mekanik tradisional yang terkadang sulit ditekan di bagian atas, sistem haptic ini memungkinkan klik yang konsisten di seluruh area permukaan. Sensasi getaran yang dihasilkan memberikan umpan balik yang sangat meyakinkan, seolah-olah kita menekan tombol fisik sungguhan, dengan tingkat responsivitas yang sangat tinggi terhadap gestur Windows 11.

Performa Intel Core Ultra X7: Kekuatan Panther Lake yang Mengagumkan

Jantung pacu Asus ExpertBook Ultra adalah prosesor Intel Core Ultra X7 358H yang merupakan bagian dari keluarga arsitektur Panther Lake. Dengan total 16 core (4 Performance, 8 Efficient, dan 4 Low-Power Efficient), chip ini menawarkan manajemen daya dan performa yang sangat seimbang. Berdasarkan hasil pengujian benchmark PCMark 10, laptop ini berhasil mencatatkan skor yang sangat kompetitif, melampaui generasi sebelumnya dan bersaing ketat dengan arsitektur ARM terbaru.

Keunggulan arsitektur 18A Intel terasa pada kemampuannya menangani multitasking berat tanpa menghasilkan panas berlebih. Saat digunakan untuk membuka puluhan tab browser sambil menjalankan aplikasi spreadsheet besar dan melakukan panggilan video, sistem tetap berjalan stabil dan responsif. Kecepatan RAM LPDDR5x sebesar 32GB juga sangat membantu dalam mempercepat proses pemuatan aplikasi berat.

Bagi profesional yang membutuhkan performa komputasi tinggi untuk analisis data atau pengembangan perangkat lunak, ExpertBook Ultra menawarkan efisiensi yang sulit ditandingi oleh laptop sekelasnya. Ini adalah bukti nyata bahwa Intel telah berhasil kembali ke jalur performa puncaknya melalui generasi Panther Lake ini.

Olah Grafis Intel Arc B390: Kejutan di Sektor Visual 3D

Salah satu kejutan terbesar dari Asus ExpertBook Ultra terletak pada pengolah grafis terintegrasinya, yaitu Intel Arc B390. Biasanya, laptop bisnis tipis hanya memiliki kemampuan grafis ala kadarnya. Namun, GPU dengan 12 Xe core ini menunjukkan taringnya dengan performa yang mendekati kartu grafis diskrit kelas entry-level.

Dalam pengujian aplikasi kreatif seperti Blender, GPU ini mampu menangani viewport model 3D yang kompleks dengan sangat lancar. Hal ini tentu menjadi kabar baik bagi para desainer atau arsitek yang membutuhkan perangkat mobile untuk menunjukkan revisi desain kepada klien tanpa harus membawa laptop gaming yang berat dan tebal.

Meskipun bukan laptop yang dikhususkan untuk bermain game, Intel Arc B390 sanggup menjalankan berbagai judul game populer dengan setting yang memadai. Kemampuan ini menunjukkan fleksibilitas ExpertBook Ultra yang tidak hanya handal untuk bekerja, tetapi juga mumpuni untuk hiburan di kala senggang.

Daya Tahan Baterai dan Konektivitas Masa Depan

Mobilitas tinggi memerlukan dukungan daya tahan baterai yang mumpuni. Dengan baterai berkapasitas 70Wh, Asus ExpertBook Ultra mampu bertahan hingga 15 jam untuk pemutaran video secara nonstop. Dalam skenario kerja harian yang melibatkan browsing, pengetikan dokumen, dan komunikasi online, baterainya sanggup bertahan sekitar 12 jam, cukup untuk menemani satu hari kerja penuh tanpa perlu mencari stopkontak.

Dari sisi konektivitas, Asus tidak pelit dalam menyertakan port. Terdapat dua port Thunderbolt 4 yang mendukung transfer data super cepat dan pengisian daya, dua port USB-A 3.2 Gen 2 untuk perangkat legacy, serta HDMI 2.1 untuk output layar eksternal berkualitas tinggi. Dukungan Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6.0 memastikan laptop ini siap menghadapi standar jaringan masa depan yang lebih stabil dan kencang.

Secara keseluruhan, Asus ExpertBook Ultra adalah paket lengkap bagi siapa saja yang menginginkan laptop bisnis tanpa kompromi. Ia menggabungkan keindahan desain, ketangguhan fisik luar biasa, layar OLED matte yang eksklusif, serta performa prosesor Intel Panther Lake yang revolusioner. Ini adalah investasi jangka panjang yang cerdas bagi para profesional yang mengutamakan kualitas dan reliabilitas.

Kevin Wijaya

Kevin Wijaya

Tech enthusiast yang selalu terdepan dalam mencoba gadget terbaru. Mengulas sisi menarik dunia digital di Radar Inet.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *