InJourney Borong Penghargaan HR Asia Awards 2026: Bukti Nyata Transformasi SDM di Sektor Pariwisata

Dimas Pratama | RADAR LOKAL
09 Jun 2026, 00:11 WIB
InJourney Borong Penghargaan HR Asia Awards 2026: Bukti Nyata Transformasi SDM di Sektor Pariwisata

RadarLokal — PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero), atau yang lebih dikenal dengan brand InJourney, kembali mengukir prestasi gemilang di panggung internasional. Dalam ajang bergengsi HR Asia Awards 2026, holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor aviasi dan pariwisata ini berhasil menyabet gelar sebagai salah satu Best Companies to Work for in Asia 2026. Tidak hanya itu, InJourney juga membawa pulang penghargaan khusus dalam kategori HR Asia People Transformation Award 2026, sebuah apresiasi atas keberhasilan perusahaan dalam melakukan revolusi budaya kerja dan pengembangan modal manusia secara masif.

Pencapaian luar biasa ini bukanlah sebuah kebetulan, melainkan hasil dari konsistensi InJourney dalam membangun fondasi organisasi yang kokoh sejak awal pembentukannya. Penghargaan ini sekaligus melengkapi deretan apresiasi yang telah diterima sebelumnya, seperti Great Place to Work 2026 dan Indonesia Best Companies in Creating Leaders from Within 2025 dari Majalah SWA. Rentetan penghargaan ini mempertegas posisi InJourney sebagai pemimpin dalam transformasi SDM di Indonesia, yang berfokus pada penciptaan nilai tambah melalui manusia sebagai penggerak utama ekosistem pariwisata.

Baca Juga Skandal Predator Seksual Berkedok Kiai di Pati: PKB Desak Mabes Polri Tindak Tegas Pelaku Tanpa Ampun
Skandal Predator Seksual Berkedok Kiai di Pati: PKB Desak Mabes Polri Tindak Tegas Pelaku Tanpa Ampun

Filosofi Baru: Meruntuhkan Sekat dan Membangun Sinergi

Dalam lanskap bisnis yang semakin kompetitif, InJourney menyadari bahwa keberhasilan sebuah holding tidak bisa dicapai jika setiap entitas bekerja sendiri-sendiri atau dalam istilah industri disebut sebagai bekerja dalam ‘silo’. Direktur Utama InJourney, Maya Watono, dalam berbagai kesempatan menekankan bahwa inti dari transformasi yang mereka lakukan adalah pembangunan budaya kerja yang inklusif dan kolaboratif.

“Melalui semangat gotong royong dan cara berpikir strategis, kami mendorong sinergi lintas entitas untuk menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi industri, masyarakat, dan bangsa. Kami ingin membangun fondasi yang kuat bagi masa depan ekosistem aviasi dan pariwisata Indonesia yang semakin terintegrasi dan berdaya saing global,” ungkap Maya Watono. Menurutnya, keberhasilan meraih HR Asia Awards 2026 adalah validasi atas visi perusahaan untuk memberikan manfaat luas bagi generasi mendatang.

Baca Juga Skandal Predator Kampus: Mahasiswa Undip Ngaku Pelaku Kekerasan Seksual, Benarkah Korban Lebih dari 11 Orang?
Skandal Predator Kampus: Mahasiswa Undip Ngaku Pelaku Kekerasan Seksual, Benarkah Korban Lebih dari 11 Orang?

Transformasi ini melibatkan seluruh anak perusahaan dalam naungan InJourney Group. Tujuannya satu: membangun SDM unggul yang memiliki kompetensi inti berupa budaya Melayani Sepenuh Hati dan Customer-Orientation. Hal ini krusial mengingat sektor pariwisata adalah industri jasa yang sangat bergantung pada kualitas interaksi manusia.

InJourney Future Leader Programs: Menyiapkan Pemimpin Masa Depan

Salah satu pilar utama yang membawa InJourney meraih penghargaan ini adalah penerapan end-to-end sustainable development framework. Perusahaan telah meluncurkan InJourney Future Leader Programs, sebuah inisiatif pengembangan bakat yang sangat komprehensif. Program ini dirancang untuk mencakup seluruh siklus karier karyawan, mulai dari saat pertama kali mereka bergabung (onboarding) hingga mereka mencapai posisi kepemimpinan puncak.

Baca Juga Skandal Kekerasan di Daycare Baby Preneur Banda Aceh: Tersangka Bertambah Menjadi Tiga Orang, Luka Fisik dan Trauma Menghantui Korban
Skandal Kekerasan di Daycare Baby Preneur Banda Aceh: Tersangka Bertambah Menjadi Tiga Orang, Luka Fisik dan Trauma Menghantui Korban

Kurikulum dalam program ini tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis atau profesional semata, tetapi juga mengasah aspek fungsional dan kapabilitas kepemimpinan. Dengan adanya kerangka kerja yang berkelanjutan ini, InJourney memastikan bahwa setiap lini organisasi memiliki stok pemimpin yang handal dan siap bersaing di tingkat global. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah Indonesia untuk menjadikan pariwisata sebagai motor penggerak ekonomi nasional yang berkelanjutan.

Menciptakan Lingkungan Kerja yang Aman dan Inklusif

Selain pengembangan kompetensi, InJourney juga memberikan perhatian besar pada aspek psikologis dan kesejahteraan karyawan. Perusahaan secara tegas menerapkan Respectful Workplace Policy di seluruh entitas grup. Kebijakan ini menjamin terciptanya ruang kerja yang saling menghormati, bebas dari segala bentuk diskriminasi, pelecehan, maupun intoleransi. Integritas dan etika profesional diposisikan sebagai harga mati dalam operasional sehari-hari.

Baca Juga Mencekam! KRL Duri-Tangerang Mogok Total: Suara Ledakan, Kabin Gelap Gulita, hingga Solidaritas Penumpang Saat Berbuka
Mencekam! KRL Duri-Tangerang Mogok Total: Suara Ledakan, Kabin Gelap Gulita, hingga Solidaritas Penumpang Saat Berbuka

Tak berhenti di situ, InJourney juga menghadirkan Employee Well-Being Program. Program ini dirancang secara holistik untuk menjaga keseimbangan fisik, mental, dan sosial para karyawan. Di tengah tekanan industri pariwisata yang dinamis, kesejahteraan mental karyawan menjadi prioritas agar mereka tetap produktif dan inovatif. Fasilitas yang mendukung komunitas karyawan juga disediakan sebagai wadah aktualisasi diri di luar urusan pekerjaan formal.

Sistem Manajemen Talenta yang Terintegrasi

Keunikan lain dari manajemen SDM di InJourney adalah implementasi Talent Management System yang terintegrasi secara grup. Sistem ini memungkinkan adanya mobilitas talenta (Talent Mobility) yang sangat cair antar anak perusahaan. Seorang karyawan berprestasi di satu entitas memiliki peluang yang sama untuk bertumbuh dan berkontribusi di entitas lainnya melalui mekanisme Project Assignment hingga Interntrip.

Baca Juga Penghormatan Terakhir Sang Prajurit Sejati: Presiden Prabowo Subianto Dijadwalkan Hadiri Pemakaman Ryamizard Ryacudu
Penghormatan Terakhir Sang Prajurit Sejati: Presiden Prabowo Subianto Dijadwalkan Hadiri Pemakaman Ryamizard Ryacudu

Pendekatan ini tidak hanya menguntungkan perusahaan dalam hal optimalisasi potensi SDM, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang luar biasa bagi karyawan. Mereka mendapatkan perspektif yang lebih luas mengenai ekosistem pariwisata secara menyeluruh, mulai dari pengelolaan bandara, perhotelan, hingga manajemen destinasi wisata. Inilah yang membuat InJourney menjadi tempat yang sangat menarik bagi para profesional muda yang ingin berkembang.

Pengakuan dari Metodologi Survei yang Ketat

Penghargaan HR Asia Awards bukanlah ajang sembarangan. Proses evaluasinya sangat ketat dan melibatkan audit independen. Direktur SDM dan Digital InJourney, Herdy Harman, menerima langsung penghargaan ini di Ritz Carlton Jakarta pada Juni 2026 lalu. Beliau menyatakan bahwa pencapaian ini adalah bukti bahwa transformasi yang berpusat pada manusia adalah kunci keberhasilan jangka panjang.

Survei yang dilakukan oleh HR Asia melibatkan sekitar 2,5 juta responden dari 20.000 perusahaan di seluruh wilayah Asia. Menariknya, 20% dari perusahaan yang terlibat masuk dalam daftar Fortune Global 500 Companies. Penilaian mencakup beberapa kriteria utama, yaitu:

  • Budaya Organisasi: Bagaimana nilai-nilai perusahaan diinternalisasi oleh karyawan.
  • Keterlibatan Karyawan: Tingkat loyalitas dan antusiasme karyawan terhadap pekerjaan mereka.
  • Manajemen SDM: Efektivitas kebijakan dan praktik pengelolaan manusia.
  • Keberlanjutan: Komitmen perusahaan terhadap masa depan organisasi dan lingkungan.

“Dengan semangat gotong royong dan pelayanan sepenuh hati, InJourney akan terus memastikan setiap insan perusahaan tumbuh, berkembang, dan berkontribusi dalam menghadirkan pengalaman terbaik bagi wisatawan,” pungkas Herdy Harman.

Menatap Masa Depan Pariwisata Indonesia

Keberhasilan InJourney dalam meraih HR Asia Awards 2026 ini memberikan sinyal positif bagi masa depan industri pariwisata Indonesia. Dengan SDM yang unggul dan budaya kerja yang kuat, Indonesia memiliki modal besar untuk bersaing dengan destinasi wisata kelas dunia lainnya. Transformasi yang dilakukan InJourney membuktikan bahwa aset terpenting sebuah perusahaan bukanlah gedung atau teknologi, melainkan manusia yang ada di dalamnya.

Sebagai holding yang menaungi berbagai aset strategis nasional, langkah InJourney dalam memprioritaskan SDM diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan-perusahaan lain di Indonesia untuk terus berinovasi dalam mengelola talenta. Pada akhirnya, pelayanan yang tulus dan berkualitas dari karyawan yang bahagia akan bermuara pada kepuasan wisatawan yang berkunjung ke tanah air.

Dimas Pratama

Dimas Pratama

Jurnalis lapangan senior dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Fokus pada isu sosial dan kebijakan publik di Radar News.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *