InJourney Group Ukir Prestasi Global di Shanghai: Transformasi Pariwisata Indonesia yang Diakui Dunia

Dimas Pratama | RADAR LOKAL
03 Jun 2026, 20:12 WIB
InJourney Group Ukir Prestasi Global di Shanghai: Transformasi Pariwisata Indonesia yang Diakui Dunia

RadarLokal — Gema pariwisata Indonesia kembali beresonansi kuat di kancah internasional. Dalam sebuah pencapaian monumental yang membanggakan, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau yang lebih dikenal dengan InJourney, berhasil menyabet penghargaan bergengsi dalam ajang Trip.com Group Envision 2026 Global Conference. Perhelatan akbar yang mempertemukan para raksasa industri perjalanan dunia ini dilangsungkan di Shanghai, China, pada Rabu (28/5), dan menjadi saksi bisu bagaimana wajah pariwisata tanah air kini semakin diperhitungkan di level global.

InJourney tidak pulang dengan tangan hampa. Holding BUMN sektor aviasi dan pariwisata ini dinobatkan sebagai Strategic Partner oleh Trip.com Group. Penghargaan ini bukan sekadar seremoni formalitas, melainkan sebuah pengakuan atas dedikasi InJourney dalam memperkuat konektivitas pariwisata serta kemampuannya dalam mentransformasi pengalaman perjalanan di Indonesia menjadi lebih modern dan terintegrasi. Keberhasilan ini juga menunjukkan bahwa strategi pariwisata Indonesia tengah berada di jalur yang tepat untuk bersaing dengan destinasi kelas dunia lainnya.

Baca Juga Diplomasi Mendesak Kyiv: Zelensky Surati Donald Trump Terkait Kritisnya Stok Amunisi Pertahanan Udara
Diplomasi Mendesak Kyiv: Zelensky Surati Donald Trump Terkait Kritisnya Stok Amunisi Pertahanan Udara

Sinergi Ekosistem: Kemenangan Kolektif InJourney Group

Prestasi ini terasa kian manis karena tidak hanya diraih oleh induk perusahaan. Anak usaha InJourney, yakni PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko (InJourney Destination Management), juga berhasil membawa pulang penghargaan Best Excellent Partner Award. Tak ketinggalan, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) yang kini berada di bawah naungan manajemen InJourney Group, turut mendapatkan apresiasi serupa. Deretan penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa visi besar untuk membangun ekosistem pariwisata yang terpadu mulai membuahkan hasil yang konkret.

Kolaborasi yang apik antara sektor aviasi, pengelolaan destinasi, hingga kemitraan dengan platform perjalanan digital internasional seperti Trip.com, menciptakan sebuah harmoni layanan. Hal ini selaras dengan upaya pemerintah dalam mendorong integrasi layanan dari hulu ke hilir, mulai dari saat wisatawan menginjakkan kaki di bandara hingga mereka menikmati eksotisme situs-situs bersejarah di pelosok negeri.

Baca Juga Transformasi Modern: Kapolri Usung 4 Pilar Smart City dalam Pembangunan Markas Baru Polda DIY
Transformasi Modern: Kapolri Usung 4 Pilar Smart City dalam Pembangunan Markas Baru Polda DIY

Visi Strategis Menuju Perjalanan yang ‘Seamless’

Direktur Komersial InJourney, Veronica H. Sisilia, dalam keterangannya menekankan bahwa kolaborasi strategis dengan Trip.com Group adalah langkah krusial untuk menempatkan Indonesia sebagai top-of-mind bagi wisatawan global. Menurutnya, InJourney memiliki tanggung jawab besar sebagai motor penggerak industri yang harus memastikan setiap wisatawan mendapatkan pengalaman yang berkesan tanpa hambatan (seamless).

“Sebagai holding BUMN aviasi dan pariwisata, kami terus memacu integrasi seluruh lini layanan. Mulai dari operasional bandara yang efisien, manajemen destinasi yang apik, layanan perhotelan yang ramah, hingga sektor retail yang mendukung. Tujuannya satu: agar wisatawan merasakan perjalanan yang lebih personal dan berkelas dunia,” ujar Veronica. Ia optimis bahwa kemitraan ini akan memperluas jangkauan promosi destinasi Indonesia, terutama di pasar-pasar potensial seperti China dan kawasan Asia Pasifik lainnya.

Baca Juga Tragedi Ledakan Gas di Tambora: Satu Rumah Luluh Lantak dan Perjuangan Lansia Melawan Luka Bakar
Tragedi Ledakan Gas di Tambora: Satu Rumah Luluh Lantak dan Perjuangan Lansia Melawan Luka Bakar

Revitalisasi Destinasi Budaya dan Sejarah

Salah satu pilar utama yang membawa InJourney meraih penghargaan ini adalah keberanian mereka dalam melakukan transformasi pada destinasi-destinasi ikonik. InJourney Destination Management (IDM) terus bergerak melakukan penguatan tata kelola di kawasan warisan dunia seperti Candi Borobudur dan Prambanan. Langkah ini mencakup revitalisasi fisik kawasan hingga pengembangan atraksi budaya yang dikemas secara modern namun tetap menjaga nilai-nilai luhur sejarah.

Gistang Richard Panutur, Direktur Komersial InJourney Destination Management, mengungkapkan bahwa aksesibilitas dan visibilitas adalah kunci. Dengan menggandeng mitra global, warisan budaya Indonesia tidak lagi hanya menjadi konsumsi lokal, melainkan magnet bagi turis mancanegara yang mencari kedalaman makna dalam perjalanan mereka. “Kami berkomitmen mengembangkan destinasi berkelanjutan. Harapannya, pelestarian budaya ini berjalan beriringan dengan peningkatan ekonomi bagi masyarakat sekitar,” tuturnya.

Baca Juga Lumpuhkan Ancaman di Jalur Trans Papua, Anggota KKB Nopison Tebai Tewas dalam Kontak Tembak Sengit di Dogiyai
Lumpuhkan Ancaman di Jalur Trans Papua, Anggota KKB Nopison Tebai Tewas dalam Kontak Tembak Sengit di Dogiyai

Wajah Baru TMII: Ruang Edukasi dan Budaya Masa Kini

Transformasi yang paling mencolok juga terlihat pada Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Setelah melalui proses revitalisasi besar-besaran, TMII kini tampil lebih segar dan relevan bagi generasi muda serta wisatawan internasional. TMII tidak lagi dipandang sebagai taman rekreasi biasa, melainkan sebuah experiential destination yang mampu menghadirkan miniatur kekayaan budaya Indonesia dalam satu kawasan yang hijau dan modern.

Plt. Direktur Utama TMII, Ratri Paramita, menegaskan bahwa penghargaan dari Trip.com ini menjadi pemacu semangat bagi seluruh tim untuk terus berinovasi. Dalam rangkaian konferensi di Shanghai, ia sempat melakukan diskusi mendalam dengan CEO Trip.com Group, Jane Sun, mengenai potensi pengembangan pasar pariwisata Indonesia. “TMII adalah jendela Indonesia. Kami ingin setiap pengunjung, baik lokal maupun asing, bisa merasakan kedekatan emosional dengan budaya kita melalui cara-cara yang lebih interaktif,” jelas Ratri.

Baca Juga Tragedi Berdarah Rumbai: Terungkapnya Skenario Keji Menantu yang Tega Habisi Nyawa Mertua
Tragedi Berdarah Rumbai: Terungkapnya Skenario Keji Menantu yang Tega Habisi Nyawa Mertua

Membangun Masa Depan Pariwisata Berbasis Data dan Digital

Keberhasilan di Trip.com Group Envision 2026 juga memberikan sinyal bahwa digitalisasi adalah masa depan pariwisata. InJourney menyadari bahwa untuk menarik minat wisatawan mancanegara, diperlukan kemudahan dalam pemesanan tiket, akses informasi yang akurat, serta promosi yang tepat sasaran melalui platform digital besar. Kerja sama dengan Trip.com memungkinkan data perilaku wisatawan dapat diolah untuk menciptakan program-program wisata yang lebih personal.

Kedepannya, InJourney berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai event budaya berskala internasional dan memperkuat infrastruktur pendukung di setiap destinasi. Tantangan pariwisata global di tahun-tahun mendatang akan semakin kompleks, namun dengan pondasi sinergi yang telah dibangun, Indonesia siap menyambut era baru pariwisata yang lebih hijau, lebih cerdas, dan tentu saja lebih mendunia.

Penghargaan ini hanyalah awal dari perjalanan panjang InJourney untuk membawa pariwisata Indonesia terbang lebih tinggi. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi tanpa henti, bukan tidak mungkin Indonesia akan menjadi kiblat baru bagi industri perjalanan di Asia maupun dunia.

Dimas Pratama

Dimas Pratama

Jurnalis lapangan senior dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Fokus pada isu sosial dan kebijakan publik di Radar News.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *