Sinergi Strategis Demi Ketahanan Pangan: Dirut BULOG Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota BPK RI di UNISSULA

Dimas Pratama | RADAR LOKAL
28 Jun 2026, 16:11 WIB
Sinergi Strategis Demi Ketahanan Pangan: Dirut BULOG Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota BPK RI di UNISSULA

RadarLokal — Momentum penting dalam dunia akademik dan tata kelola negara terjadi di Semarang, saat Direktur Utama Perum BULOG, Letnan Jenderal TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani, menghadiri prosesi pengukuhan gelar Profesor Kehormatan bagi Slamet Edy Purnomo. Anggota VII Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) tersebut resmi menyandang gelar profesor dari Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) dalam sebuah upacara yang sarat akan makna strategis bagi masa depan ketahanan pangan nasional.

Kehadiran orang nomor satu di BULOG ini bukan sekadar memenuhi undangan formalitas belaka. Kehadirannya melambangkan penghormatan mendalam serta dukungan nyata terhadap penguatan sinergi antara lembaga negara. Dalam pandangan RadarLokal, kolaborasi ini krusial untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel, terutama dalam mengawal agenda-agenda besar negara di sektor pangan yang menjadi hajat hidup orang banyak.

Baca Juga Tragedi Makan Bergizi Gratis di Jaktim: Irma NasDem Desak Evaluasi Total BGN dan Suspend SPPG Bermasalah
Tragedi Makan Bergizi Gratis di Jaktim: Irma NasDem Desak Evaluasi Total BGN dan Suspend SPPG Bermasalah

Visi Besar di Balik Orasi Ilmiah

Dalam prosesi akademik yang berlangsung khidmat tersebut, Prof. Dr. Slamet Edy Purnomo menyampaikan orasi ilmiah yang memukau para tamu undangan. Ia menekankan bahwa kedaulatan sebuah bangsa sangat bergantung pada sejauh mana negara tersebut mampu mengelola sumber daya pangannya. Menurutnya, tata kelola pemerintahan yang baik bukan hanya soal angka di atas kertas, melainkan soal bagaimana kebijakan tersebut mampu menjamin ketersediaan makanan di meja setiap rakyat Indonesia.

Ia menggarisbawahi bahwa ketahanan pangan adalah pilar utama ketahanan nasional. Namun, tantangan global yang semakin kompleks menuntut adanya sistem yang tidak hanya kuat, tetapi juga kolaboratif dan berkelanjutan. Di sinilah peran audit konstruktif dari BPK RI menjadi jembatan untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan negara untuk urusan pangan benar-benar memberikan manfaat yang optimal dan tepat sasaran.

Baca Juga Amien Rais Melawan: Di Balik Polemik Video Viral dan Tuduhan Fitnah dari Komdigi
Amien Rais Melawan: Di Balik Polemik Video Viral dan Tuduhan Fitnah dari Komdigi

Apresiasi dari Direktur Utama Perum BULOG

Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya yang setinggi-langit atas pencapaian yang diraih oleh Slamet Edy Purnomo. Bagi Rizal, pemikiran-pemikiran yang disampaikan oleh sang profesor baru merupakan asupan intelektual yang sangat relevan dengan transformasi yang tengah dilakukan di tubuh BUMN pangan tersebut.

“Kami di Perum BULOG mengucapkan selamat dan sukses yang setinggi-tingginya kepada Prof. Dr. Slamet Edy Purnomo atas pengukuhan ini. Pemikiran beliau mengenai pentingnya akuntabilitas dan penguatan tata kelola menjadi kontribusi yang sangat berharga. Hal ini sejalan dengan visi kami dalam mendukung program strategis pemerintah, terutama dalam memastikan stabilitas pasokan dan harga pangan di seluruh pelosok negeri,” ujar Ahmad Rizal Ramdhani dalam keterangannya yang diterima RadarLokal.

Baca Juga Skandal Child Grooming di Tangsel: Komisi X DPR Desak Pembentukan Tim Khusus Usut Dugaan Manipulasi oleh Oknum Kepsek
Skandal Child Grooming di Tangsel: Komisi X DPR Desak Pembentukan Tim Khusus Usut Dugaan Manipulasi oleh Oknum Kepsek

Menjaga Amanah Melalui Transparansi

Sebagai instrumen utama negara dalam menjaga stabilitas pangan, BULOG menyadari bahwa pengawasan dari lembaga seperti BPK RI bukanlah sebuah hambatan, melainkan mitra strategis. Sinergi ini memastikan bahwa setiap penugasan pemerintah—mulai dari penyerapan gabah petani hingga penyaluran bantuan pangan—dilaksanakan secara profesional. Transparansi menjadi kata kunci yang ditekankan oleh Rizal Ramdhani dalam setiap langkah operasionalnya.

Dukungan BPK RI melalui fungsi pemeriksaan yang konstruktif membantu BULOG untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan. Dengan adanya evaluasi yang objektif, kebijakan strategis di sektor pangan dapat berjalan lebih efektif dan efisien. Hal ini sangat penting untuk menghindari praktik-praktik yang merugikan negara dan memastikan bahwa stabilitas nasional tetap terjaga di tengah fluktuasi ekonomi global.

Baca Juga Eskalasi di Selat Hormuz: Iran Balas Serangan Udara Amerika Serikat dengan Tembakan Peringatan ke Kapal Tanker
Eskalasi di Selat Hormuz: Iran Balas Serangan Udara Amerika Serikat dengan Tembakan Peringatan ke Kapal Tanker

Peran Strategis BULOG dalam Sorotan

Menariknya, dalam prosesi pengukuhan tersebut, nama Direktur Utama Perum BULOG sempat disebut beberapa kali sebagai representasi pemimpin BUMN yang memiliki peran vital. Hal ini menunjukkan bahwa publik dan akademisi menaruh harapan besar pada pundak BULOG. Sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas harga, BULOG dituntut untuk selalu inovatif dalam menghadapi tantangan distribusi di negara kepulauan seperti Indonesia.

Penyebutan ini juga mencerminkan pengakuan atas dedikasi Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani dalam membawa semangat disiplin dan integritas ke dalam budaya kerja perusahaan. Dengan kepemimpinan yang kuat, diharapkan sinergi antara eksekutif, pengawas, dan akademisi dapat menciptakan ekosistem pangan yang lebih tangguh dan tahan banting terhadap krisis.

Baca Juga Guncangan Global: Menguak Makna di Balik Latihan Nuklir Terbesar Rusia dan Ancaman Triade Strategis
Guncangan Global: Menguak Makna di Balik Latihan Nuklir Terbesar Rusia dan Ancaman Triade Strategis

Kolaborasi Pentahelix untuk Masa Depan Pangan

Pengukuhan Profesor Kehormatan di UNISSULA ini juga menjadi simbol pentingnya kolaborasi pentahelix—melibatkan pemerintah, akademisi, badan usaha, masyarakat, dan media. Sinergi antara pemerintah melalui BULOG, BPK RI sebagai pengawas, serta institusi pendidikan seperti UNISSULA, menciptakan landasan yang kokoh bagi perumusan kebijakan pangan berbasis riset dan data yang akurat.

Perum BULOG meyakini bahwa penguatan tata kelola yang didukung oleh pengawasan independen adalah fondasi utama keberhasilan nasional. Tanpa adanya sinkronisasi antara pembuat kebijakan dan pelaksana di lapangan, cita-cita kedaulatan pangan akan sulit dicapai. Oleh karena itu, acara akademik semacam ini menjadi pengingat bahwa intelektualitas harus selalu berjalan beriringan dengan implementasi kebijakan di lapangan.

Harapan Baru bagi Sektor Pertanian

Dengan gelar profesor kehormatan yang kini disandang oleh tokoh di BPK RI, harapan besar muncul agar standar audit di sektor pangan menjadi lebih komprehensif. Bukan hanya menyasar pada aspek formalitas laporan keuangan, tetapi juga pada efektivitas dampak kebijakan terhadap kesejahteraan petani dan keterjangkauan harga bagi konsumen. Pemeriksaan BPK yang bersifat solutif akan sangat membantu BUMN seperti BULOG untuk bergerak lebih lincah namun tetap berada dalam koridor hukum yang benar.

RadarLokal mencatat bahwa langkah-langkah strategis yang diambil BULOG saat ini, termasuk partisipasi aktif dalam forum-forum akademik, menunjukkan keterbukaan institusi terhadap kritik dan saran yang membangun. Hal ini adalah sinyal positif bagi iklim investasi dan kepercayaan publik terhadap kinerja perusahaan negara.

Kesimpulan: Langkah Nyata Menuju Kedaulatan

Acara di Semarang tersebut diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus menjaga komunikasi yang intensif antar lembaga. Perum BULOG berkomitmen untuk terus menjadi mitra yang kooperatif bagi BPK RI dalam setiap proses pemeriksaan. Di sisi lain, BPK RI berkomitmen untuk memberikan masukan yang konstruktif demi kemajuan sektor pangan nasional.

Sinergi yang tercipta hari ini diharapkan mampu membawa Indonesia selangkah lebih dekat menuju swasembada pangan yang berkelanjutan. Di bawah kepemimpinan yang berintegritas dan pengawasan yang ketat namun mendidik, masa depan pangan Indonesia diprediksi akan semakin stabil, memberikan rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat dari Sabang sampai Merauke.

Dimas Pratama

Dimas Pratama

Jurnalis lapangan senior dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Fokus pada isu sosial dan kebijakan publik di Radar News.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *