Momen Haru di Istana Negara: Air Mata Nanik Sudaryati Pecah Saat Dilantik Prabowo Pimpin Badan Gizi Nasional

Dimas Pratama | RADAR LOKAL
09 Jun 2026, 08:11 WIB
Momen Haru di Istana Negara: Air Mata Nanik Sudaryati Pecah Saat Dilantik Prabowo Pimpin Badan Gizi Nasional

RadarLokal — Suasana khidmat menyelimuti ruang utama Istana Negara pada Senin pagi itu. Di tengah deretan pejabat tinggi negara yang mengenakan setelan formal, sebuah momen emosional terekam jelas saat Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengambil sumpah jabatan pimpinan baru Badan Gizi Nasional (BGN). Fokus perhatian tertuju pada sosok Nanik Sudaryati Deyang, yang tak mampu membendung air mata harunya sesaat setelah resmi menyandang status sebagai Kepala BGN.

Pelantikan Strategis di Jantung Pemerintahan

Senin, 8 Juni 2026, menjadi tonggak sejarah baru dalam struktur pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Pelantikan ini bukan sekadar seremoni rutin, melainkan langkah konkret dalam memperkuat ketahanan nasional melalui sektor gizi dan kesejahteraan rakyat. Kehadiran Badan Gizi Nasional dianggap sebagai garda terdepan dalam mengeksekusi visi besar pemerintah terkait kualitas sumber daya manusia masa depan.

Baca Juga Gebrakan Polda Metro Jaya: Ungkap 171 Kasus Pencurian dan Ringkus Ratusan Tersangka dalam Operasi Besar
Gebrakan Polda Metro Jaya: Ungkap 171 Kasus Pencurian dan Ringkus Ratusan Tersangka dalam Operasi Besar

Presiden Prabowo, dengan suara lantang dan penuh wibawa, memandu pengucapan sumpah jabatan yang diikuti oleh empat tokoh penting. Selain Nanik Sudaryati Deyang yang diamanahkan sebagai nakhoda utama BGN, terdapat pula dua Wakil Kepala BGN yang akan mendampinginya, yakni Agustina Arumsari dan Trenggono. Selain itu, panggung pelantikan juga memperkenalkan Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden di bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh.

Air Mata Nanik Sudaryati: Sebuah Beban dan Harapan

Setelah prosesi pembacaan Keputusan Presiden (Keppres) dan pengambilan sumpah, suasana yang tadinya kaku berubah menjadi lebih manusiawi saat sesi pemberian ucapan selamat. Ketika Presiden Prabowo melangkah mendekat untuk menjabat tangannya, Nanik Sudaryati Deyang terlihat tersedu. Air matanya pecah, sebuah ekspresi yang merefleksikan dalamnya rasa syukur sekaligus kesadaran akan tanggung jawab besar yang kini berada di pundaknya.

Baca Juga Ambisi Geopolitik Donald Trump: Mungkinkah Venezuela Menjadi Negara Bagian Amerika Serikat ke-51?
Ambisi Geopolitik Donald Trump: Mungkinkah Venezuela Menjadi Negara Bagian Amerika Serikat ke-51?

Dengan selembar tisu di tangan, Nanik beberapa kali mengusap matanya sembari membalas ucapan selamat dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan para menteri Kabinet Merah Putih lainnya. Bagi banyak pihak, tangisan ini diartikan sebagai bentuk dedikasi. Menangani masalah gizi di Indonesia bukanlah perkara mudah; ini berkaitan langsung dengan pemutusan rantai stunting dan peningkatan kualitas gizi anak-anak bangsa yang sering kali ditekankan dalam pidato-pidato Prabowo.

Komposisi Kepemimpinan Badan Gizi Nasional

Struktur kepemimpinan di BGN kali ini mencerminkan kombinasi profesionalisme dan pengalaman lapangan. Berikut adalah daftar pejabat yang dilantik oleh Presiden:

  • Kepala BGN: Nanik Sudaryati Deyang
  • Wakil Kepala BGN: Agustina Arumsari
  • Wakil Kepala BGN: Trenggono
  • Penasihat Khusus Presiden: Said Iqbal (Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh)

Salah satu nama yang menarik perhatian adalah Trenggono, Wakil Kepala BGN yang sebelumnya dikabarkan telah mengambil keputusan berani untuk pensiun dini dari kedinasan TNI demi fokus mengabdi di lembaga baru ini. Langkah ini menunjukkan betapa krusialnya peran pemerintah pusat dalam mengintegrasikan berbagai elemen untuk menyukseskan program-program strategis nasional.

Baca Juga Mencekam! KRL Duri-Tangerang Mogok Total: Suara Ledakan, Kabin Gelap Gulita, hingga Solidaritas Penumpang Saat Berbuka
Mencekam! KRL Duri-Tangerang Mogok Total: Suara Ledakan, Kabin Gelap Gulita, hingga Solidaritas Penumpang Saat Berbuka

Landasan Hukum dan Kehadiran Tokoh Penting

Pelantikan pimpinan BGN ini didasarkan pada payung hukum yang kuat, yakni Keputusan Presiden Nomor 18/M Tahun 2026 yang mengatur tentang pemberhentian dan pengangkatan Kepala serta Wakil Kepala BGN. Sementara itu, posisi Said Iqbal sebagai penasihat strategis dikukuhkan melalui Keppres Nomor 58/P Tahun 2026. Penunjukan Said Iqbal, yang dikenal vokal menyuarakan hak-hak pekerja, dipandang sebagai upaya Prabowo untuk menyeimbangkan kebijakan ekonomi dengan perlindungan buruh.

Acara ini turut dihadiri oleh deretan tokoh kunci dalam Kabinet Merah Putih. Terlihat hadir Menko Pangan Zulkifli Hasan, Mensesneg Prasetyo Hadi, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, hingga Panglima TNI Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Kehadiran Jaksa Agung ST Burhanuddin dan Ketua MPR Ahmad Muzani juga menambah bobot formalitas acara tersebut. Tak ketinggalan, Budiman Sudjatmiko yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), tampak ikut memberikan selamat.

Baca Juga Misi Kemanusiaan Berdarah: Total 9 WNI Ditahan Militer Israel dalam Pelayaran Sumud Flotilla 2026
Misi Kemanusiaan Berdarah: Total 9 WNI Ditahan Militer Israel dalam Pelayaran Sumud Flotilla 2026

Misi Besar Menanti di Depan Mata

Tugas yang diemban oleh Nanik Sudaryati dan timnya di Badan Gizi Nasional diprediksi akan menjadi salah satu program unggulan yang paling dipantau publik. Dengan anggaran yang signifikan dan target ambisius, BGN diharapkan mampu mengonsolidasikan berbagai program gizi yang sebelumnya tersebar di berbagai kementerian. Fokus utamanya tentu saja adalah implementasi program makan bergizi gratis yang menjadi janji kampanye Prabowo-Gibran.

Di sisi lain, Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden diharapkan mampu menjembatani komunikasi antara istana dengan kelompok buruh. Dalam keterangannya usai pelantikan, Said menyatakan kesiapannya untuk memperjuangkan suara-suara akar rumput dari dalam sistem pemerintahan, demi mewujudkan kesejahteraan buruh yang lebih merata.

Baca Juga Hujan Drone di Langit Rusia: Pertahanan Udara Moskow Tembak Jatuh 376 Pesawat Nirawak Ukraina dalam Semalam
Hujan Drone di Langit Rusia: Pertahanan Udara Moskow Tembak Jatuh 376 Pesawat Nirawak Ukraina dalam Semalam

Menuju Transformasi Gizi Nasional

Penutupan acara pelantikan di Istana Negara tersebut menandai dimulainya era baru dalam kebijakan gizi tanah air. Nanik Sudaryati Deyang, meski sempat terbawa suasana haru, menunjukkan ketegasan saat berdiri di samping Presiden untuk melakukan sesi foto bersama. Rakyat kini menanti, sejauh mana tetesan air mata haru itu akan bertransformasi menjadi kerja nyata yang mampu mengisi piring-piring anak bangsa dengan nutrisi yang lebih baik.

Keberhasilan BGN nantinya tidak hanya akan diukur dari data statistik di atas kertas, tetapi dari kesehatan fisik dan kecerdasan generasi muda Indonesia di masa depan. Dengan dukungan penuh dari jajaran kementerian terkait, Nanik dan timnya kini resmi memulai langkah pertama mereka dalam maraton panjang menuju Indonesia Emas 2045.

Dimas Pratama

Dimas Pratama

Jurnalis lapangan senior dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Fokus pada isu sosial dan kebijakan publik di Radar News.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *