Bantah Isu Telantarkan Anak, Pihak Okin Bongkar Bukti Nafkah Fantastis dan Penjualan Aset Senilai Rp 4,1 Miliar

Nadia Safira | RADAR LOKAL
14 Mei 2026, 16:17 WIB
Bantah Isu Telantarkan Anak, Pihak Okin Bongkar Bukti Nafkah Fantastis dan Penjualan Aset Senilai Rp 4,1 Miliar

RadarLokal — Panggung hiburan tanah air kembali diguncang oleh babak baru perselisihan antara mantan pasangan ikonik, Niko Al Hakim, yang akrab disapa Okin, dan selebriti internet Rachel Vennya. Setelah sekian lama terlihat harmonis dalam menjalankan peran sebagai co-parenting, riak konflik mendadak muncul ke permukaan. Tuduhan demi tuduhan mengenai tanggung jawab finansial pasca-perceraian kini menjadi konsumsi publik, memaksa pihak Okin untuk memberikan klarifikasi mendalam demi menjaga nama baiknya di mata hukum dan masyarakat.

Melalui kuasa hukumnya, Axl Mattew Situmorang, musisi yang juga dikenal sebagai basis band L.Y.O.N tersebut akhirnya memecah kesunyian. Langkah ini diambil menyusul pernyataan Rachel Vennya yang mengisyaratkan adanya ketidakkonsistenan Okin dalam memberikan nafkah anak sejak mereka resmi berpisah pada tahun 2021 silam. Tak tanggung-tanggung, muncul angka akumulasi nafkah sebesar Rp 1,5 miliar yang disebut-sebut belum terpenuhi secara maksimal.

Baca Juga Jon Mathias Ungkap Bukti Kuat: Masih Sah Jadi Pengacara Ammar Zoni Meski Isu Pemecatan Berhembus
Jon Mathias Ungkap Bukti Kuat: Masih Sah Jadi Pengacara Ammar Zoni Meski Isu Pemecatan Berhembus

Reaksi Keras Okin Terhadap Tuduhan Penelantaran

Menanggapi kabar yang beredar luas di media sosial tersebut, Axl Mattew menyatakan bahwa kliennya merasa sangat terusik dan kecewa. Menurut penuturannya, tudingan tersebut tidak hanya menyerang integritas Okin sebagai seorang ayah, tetapi juga mengabaikan fakta-fakta hukum yang selama ini telah dijalankan oleh kliennya. Pihak Okin menegaskan bahwa kewajiban finansial terhadap dua buah hati mereka selalu menjadi prioritas utama sejak putusan pengadilan dijatuhkan.

“Niko saat pertama kali mengetahui hal ini pastinya merasa kesal dan tidak terima. Ini adalah masalah sensitif yang menyangkut hubungan ayah dan anak. Selama ini, dia selalu berupaya memenuhi tanggung jawabnya. Berdasarkan putusan pengadilan, Niko diwajibkan membayar nafkah sebesar Rp 50 juta setiap bulannya, dan itu telah dilaksanakan,” ungkap Axl dalam sesi jumpa pers yang digelar di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

Baca Juga Kisah Menegangkan Heru Gundul: Terjang Semburan Bisa Kobra Hingga 18 Jam Tak Bisa Melihat
Kisah Menegangkan Heru Gundul: Terjang Semburan Bisa Kobra Hingga 18 Jam Tak Bisa Melihat

Dinamika Kesepakatan: Dari Nafkah Bulanan ke Cicilan Properti

Dalam narasi yang lebih mendalam, terungkap bahwa pola pemberian nafkah tersebut sempat mengalami perubahan bentuk berdasarkan kesepakatan bersama antara Okin dan Rachel Vennya. RadarLokal mencatat bahwa fleksibilitas dalam pemenuhan kewajiban ini lazim terjadi dalam kasus hukum keluarga, asalkan kedua belah pihak menyetujuinya tanpa paksaan.

Axl menjelaskan bahwa pada satu titik, Rachel Vennya meminta agar skema pemberian nafkah bulanan tersebut dialihkan untuk melunasi cicilan rumah mewah di kawasan Kemang. Rumah tersebut diketahui merupakan tempat tinggal yang saat ini dihuni oleh Rachel bersama anak-anaknya. Perubahan skema ini disebut sebagai “konversi kesepakatan” untuk memastikan keberlangsungan aset properti bagi masa depan sang anak.

Baca Juga Kemenangan Telak Dokter Reza Gladys: Mengapa Gugatan PMH Nikita Mirzani Kandas di Meja Hijau?
Kemenangan Telak Dokter Reza Gladys: Mengapa Gugatan PMH Nikita Mirzani Kandas di Meja Hijau?

“Ada momen di mana Niko diminta oleh mantan istrinya untuk tidak lagi menyetor nafkah dalam bentuk uang tunai bulanan secara langsung, melainkan fokus untuk menutup biaya cicilan rumah di Kemang. Ini adalah komitmen jangka panjang yang juga bernilai besar,” tambah Axl menjelaskan kronologi pergeseran aliran dana tersebut.

Transparansi Penjualan Aset Senilai Rp 4,1 Miliar

Guna meredam spekulasi yang semakin liar mengenai angka Rp 1,5 miliar, pihak Okin membeberkan langkah besar yang telah diambil. Demi melunasi seluruh kewajiban masa lalu, masa kini, hingga masa depan anak-anaknya, Okin memutuskan untuk menjual aset properti miliknya di Kemang. Transaksi besar ini menjadi bukti otentik bahwa sang musisi tidak main-main dalam urusan tanggung jawab orang tua.

Baca Juga Transformasi Enno Lerian: Dari Panggung Cilik Menuju Kesuksesan Gurita Bisnis Kuliner Bebek dan Puding Viral
Transformasi Enno Lerian: Dari Panggung Cilik Menuju Kesuksesan Gurita Bisnis Kuliner Bebek dan Puding Viral

Rumah tersebut terjual dengan nilai fantastis, yakni Rp 4,1 miliar. Dari total hasil penjualan tersebut, dana didistribusikan secara transparan untuk berbagai keperluan yang berkaitan dengan perceraian dan kesejahteraan anak-anak. Rinciannya adalah sebagai berikut:

  • Rp 1 Miliar: Digunakan untuk melunasi sisa cicilan rumah di Kemang agar status kepemilikannya bersih.
  • Rp 1,5 Miliar: Dialokasikan khusus untuk pemenuhan akumulasi nafkah anak.
  • Rp 1 Miliar: Sebagai pembayaran mut’ah (kenang-kenangan atau kompensasi pasca-cerai) kepada mantan istri sesuai ketentuan.
  • Rp 600 Juta: Dana cadangan yang dikhususkan untuk biaya pendidikan anak-anak di masa depan.

“Kami ingin meluruskan bahwa dari total Rp 4,1 miliar hasil penjualan itu, seluruhnya dialokasikan untuk kepentingan keluarga. Tidak ada satu rupiah pun yang diambil Niko untuk keuntungan pribadi atau foya-foya. Ini murni untuk menuntaskan kewajibannya sebagai mantan suami dan ayah,” tegas Axl di hadapan awak media.

Baca Juga Bukan Sekadar Singgah: Komitmen Mendalam Cinta Brian untuk Masa Depan Bersama Gisella Anastasia
Bukan Sekadar Singgah: Komitmen Mendalam Cinta Brian untuk Masa Depan Bersama Gisella Anastasia

Pelajaran dari Polemik Hukum Keluarga Selebriti

Kasus yang menimpa Okin dan Rachel Vennya ini menjadi pengingat bagi banyak pihak mengenai kompleksitas hukum keluarga di Indonesia. Meskipun proses perceraian telah selesai secara administratif sejak Februari 2021, urusan nafkah dan hak asuh seringkali menjadi “bom waktu” yang bisa meledak kapan saja jika komunikasi antar kedua pihak tersumbat.

Dalam perspektif jurnalisme investigatif RadarLokal, transparansi finansial menjadi kunci utama dalam menjaga hubungan pasca-cerai yang sehat. Ketika kesepakatan verbal tidak dibarengi dengan pencatatan yang rapi, maka prasangka akan mudah timbul. Dalam kasus ini, pihak Okin berusaha menunjukkan bahwa setiap sen yang ia keluarkan memiliki jejak rekam yang jelas, meski sempat terjadi perdebatan di ruang publik.

Saat ini, kedua anak mereka masih berada di bawah pengasuhan Rachel Vennya. Meskipun terjadi gesekan mengenai urusan finansial, diharapkan kedua belah pihak dapat kembali fokus pada tumbuh kembang anak-anak tanpa harus menyeret konflik pribadi ke ranah digital yang penuh dengan stigma.

“Intinya, Niko tetap konsisten dengan komitmennya. Dia ingin anak-anaknya mendapatkan yang terbaik, dan bukti-bukti pembayaran serta penjualan aset ini adalah jawaban telak atas tuduhan yang tidak berdasar tersebut,” tutup Axl mengakhiri pernyataan resminya.

Polemik ini menjadi catatan penting bagi para publik figur lainnya bahwa masalah domestik, terutama yang berkaitan dengan hak anak, akan selalu menjadi sorotan tajam. Kini, publik menunggu apakah pihak Rachel Vennya akan memberikan respons balasan ataukah perselisihan ini akan berakhir dengan rekonsiliasi demi kepentingan buah hati mereka.

Nadia Safira

Nadia Safira

Content creator yang memiliki radar tajam terhadap isu viral dan gaya hidup. Menjaga konten Radar Hot tetap segar dan menghibur.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *