Aksi Dermawan Dewi Perssik di Idul Adha: Kurban Serentak di 4 Kota dengan Sapi Raksasa 2,4 Ton

Nadia Safira | RADAR LOKAL
14 Mei 2026, 20:14 WIB
Aksi Dermawan Dewi Perssik di Idul Adha: Kurban Serentak di 4 Kota dengan Sapi Raksasa 2,4 Ton

RadarLokal — Semangat berbagi di momen Idul Adha kembali ditunjukkan oleh penyanyi dangdut kenamaan, Dewi Perssik. Tahun ini, sosok yang akrab disapa Depe tersebut tampaknya ingin melipatgandakan keberkahannya dengan memperluas jangkauan distribusi hewan kurban miliknya. Jika pada tahun-tahun sebelumnya ia rutin menebar kebaikan di tiga lokasi berbeda, kali ini Dewi Perssik telah menyiapkan kejutan yang jauh lebih besar dan masif bagi masyarakat di empat kota sekaligus.

Keputusan untuk menambah jumlah kota tujuan kurban ini bukanlah tanpa alasan. Bagi pemilik goyang gergaji tersebut, Idul Adha adalah momen sakral untuk bersyukur atas segala kelapangan rezeki yang ia terima sepanjang tahun. Penambahan satu kota baru di daftar kurbannya menunjukkan komitmen sosial yang semakin kuat dari sang diva dangdut dalam memberikan kontribusi nyata bagi sesama.

Baca Juga Pesona Hidung Baru Denada dan Rina Nose: Aksi ‘Perang Pedang’ yang Menghebohkan Pernikahan Anak Soimah
Pesona Hidung Baru Denada dan Rina Nose: Aksi ‘Perang Pedang’ yang Menghebohkan Pernikahan Anak Soimah

Ekspansi Kebaikan: Dari Jember Hingga Malang

Dalam sebuah pertemuan dengan awak media di kawasan Semanggi, Jakarta Selatan, Dewi Perssik secara terbuka membagikan detail rencananya tersebut. Ia mengonfirmasi bahwa tahun ini ada perubahan signifikan dibandingkan tahun lalu. Sebagaimana diketahui, Depe biasanya memfokuskan kegiatan kurbannya di kota kelahirannya, kediamannya saat ini, dan satu daerah lainnya. Namun, tahun ini ia memutuskan untuk menambah satu titik baru guna menjangkau lebih banyak penerima manfaat.

“Tahun ini kurbannya di empat kota. Ada di Sukabumi, Jakarta, Jember, dan satu lagi yang terbaru adalah Malang,” ungkap Dewi Perssik dengan raut wajah penuh syukur. Kehadiran kota Malang dalam daftar tersebut menarik perhatian banyak pihak, mengingat Depe ingin menyentuh lapisan masyarakat yang lebih luas di Jawa Timur, selain di tanah kelahirannya sendiri, Jember.

Baca Juga Makin Serius, Ardhito Pramono Blak-blakan Soal Hubungannya dengan Davina Karamoy: Sudah Bertemu Orang Tua?
Makin Serius, Ardhito Pramono Blak-blakan Soal Hubungannya dengan Davina Karamoy: Sudah Bertemu Orang Tua?

Setiap kota memiliki makna tersendiri bagi sang pedangdut. Jember sebagai kota asal tentu tak pernah terlewatkan dalam agenda tahunannya sebagai bentuk bakti kepada tanah kelahiran. Sementara itu, Sukabumi dan Jakarta merupakan wilayah di mana ia banyak menghabiskan waktu produktif dan menjalin hubungan sosial yang erat dengan warga sekitar.

Sapi Raksasa 2,4 Ton: Persiapan Mewah di Jakarta

Salah satu yang paling menyita perhatian adalah persiapan hewan kurban di Jakarta, tepatnya di kediaman pribadinya di kawasan Lebak Bulus. Tidak tanggung-tanggung, Dewi Perssik telah memesan sapi dengan bobot yang fantastis. Kualitas dan kuantitas hewan yang akan dikurbankan tahun ini benar-benar disiapkan secara maksimal untuk memastikan daging yang dihasilkan melimpah dan berkualitas tinggi.

Baca Juga Kisah Romantis Rayn Wijaya dan Ranty Maria: Menjalani Rumah Tangga Baru dengan Rasa Pacaran yang Tak Pudar
Kisah Romantis Rayn Wijaya dan Ranty Maria: Menjalani Rumah Tangga Baru dengan Rasa Pacaran yang Tak Pudar

“Sudah siap semua untuk yang di Jakarta. Kita ada dua sapi besar, masing-masing beratnya 1,2 ton. Jadi kalau ditotal ada 2,4 ton untuk area Jakarta saja,” jelasnya. Dengan berat mencapai 1,2 ton per ekor, sapi-sapi tersebut termasuk dalam kategori sapi jumbo atau sering disebut sapi monster yang biasanya berjenis Limousin atau Simental.

Angka 2,4 ton tersebut menggambarkan betapa seriusnya Dewi Perssik dalam menjalankan ibadah ini. Bayangkan saja, seekor sapi dengan berat lebih dari satu ton membutuhkan perawatan ekstra dan biaya yang tidak sedikit. Namun bagi Depe, kepuasan bisa berbagi dengan jumlah yang besar jauh lebih berharga daripada nominal materi yang ia keluarkan.

Tradisi Pesta Rakyat di Lebak Bulus

Dewi Perssik juga menekankan bahwa ia akan tetap mempertahankan tradisi lama, yakni melakukan pemotongan hewan kurban di kediamannya sendiri untuk area Jakarta. Meskipun banyak selebriti yang memilih untuk menyalurkan kurban melalui lembaga amil zakat atau masjid besar agar lebih praktis, Depe justru merasa lebih puas jika prosesi tersebut dilakukan di dekat rumahnya.

Baca Juga Kabar Terbaru Anang dan Ashanty Berhaji: Atta Halilintar Jadi ‘Garda Terdepan’ Jaga Keluarga di Jakarta
Kabar Terbaru Anang dan Ashanty Berhaji: Atta Halilintar Jadi ‘Garda Terdepan’ Jaga Keluarga di Jakarta

“Kalau di Jakarta, kita potong sendiri. Itu sudah jadi tradisi kami,” katanya. Ia menambahkan bahwa momen pemotongan ini sering kali berubah menjadi ajang silaturahmi dengan para tetangga. Dengan nada ceria, ia menyebut perayaan ini sebagai bentuk ‘pesta’ kecil bersama warga sekitar yang selama ini selalu mendukungnya.

Keputusan untuk tetap memotong kurban di rumah di kawasan Jakarta Selatan ini juga didasari oleh keinginan para tetangga. Depe mengaku banyak warga setempat yang sudah menantikan kehadiran momen kurban di rumahnya. Dengan melakukan pemotongan secara mandiri, ia bisa memastikan bahwa distribusi daging benar-benar sampai ke tangan mereka yang membutuhkan di lingkungan terdekatnya.

Filosofi Berbagi ala Dewi Perssik

Di balik kemegahan jumlah dan bobot sapi yang dikurbankan, terdapat filosofi mendalam yang dipegang teguh oleh sang artis. Bagi Dewi, berkurban bukan soal pamer kekayaan, melainkan tentang ketaatan dan kepedulian sosial. Ia ingin memastikan bahwa kesuksesannya di dunia hiburan bisa dirasakan dampaknya oleh orang-orang di sekitarnya, terutama mereka yang jarang mengonsumsi daging berkualitas.

Baca Juga Prahara Shindy Samuel: Antara Retaknya Rumah Tangga dan Perebutan Takhta Bisnis Glam Shine
Prahara Shindy Samuel: Antara Retaknya Rumah Tangga dan Perebutan Takhta Bisnis Glam Shine

Interaksi langsung dengan warga saat pembagian daging kurban memberikan kepuasan batin tersendiri bagi selebriti yang dikenal vokal ini. Ia melihat bahwa momen Idul Adha adalah waktu yang tepat untuk melebur dengan masyarakat tanpa sekat popularitas. Senyum para penerima daging kurban baginya adalah energi tambahan untuk terus berkarya di panggung hiburan tanah air.

Manajemen Logistik Kurban di Empat Titik

Mengelola kurban di empat kota yang letaknya berjauhan tentu bukan perkara mudah. Dewi Perssik mengaku telah membentuk tim khusus untuk memastikan pelaksanaan di Sukabumi, Jember, dan Malang berjalan lancar tanpa kendala. Koordinasi dilakukan jauh-jauh hari untuk mendapatkan hewan kurban terbaik dari peternak lokal di masing-masing daerah.

“Kita koordinasi terus dengan tim di daerah. Jadi meskipun saya fisiknya mungkin ada di Jakarta saat hari H, tapi yang di Jember, Sukabumi, dan Malang tetap berjalan sesuai rencana. Semua harus dapet bagiannya,” tuturnya. Hal ini menunjukkan profesionalitas Depe tidak hanya dalam karir bernyanyi, tetapi juga dalam mengelola kegiatan sosialnya.

Dengan totalitas yang ditunjukkan tahun ini, Dewi Perssik seolah menetapkan standar baru bagi dirinya sendiri dalam beribadah. Ia berharap apa yang ia lakukan dapat menginspirasi orang lain untuk juga bersemangat dalam melakukan ibadah kurban, sesuai dengan kemampuan masing-masing. Baginya, ukuran besar atau kecil bukanlah poin utama, melainkan ketulusan hati dalam memberi.

Menyongsong Hari Raya dengan Suka Cita

Menjelang hari raya yang tinggal menghitung waktu, Dewi Perssik tampak semakin antusias. Persiapan fisik dan mental terus ia lakukan di tengah jadwal syuting yang padat. Ia ingin memastikan bahwa saat Idul Adha tiba, ia bisa memberikan yang terbaik, baik sebagai seorang hamba Tuhan maupun sebagai bagian dari masyarakat.

Kisah Dewi Perssik dan sapi 2,4 ton ini menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya empati di tengah kemudahan hidup. Di tengah hiruk-pikuk dunia hiburan yang penuh kemewahan, Depe tetap menjejakkan kakinya di bumi dengan peduli pada tradisi dan kebutuhan masyarakat di sekelilingnya. Semoga semangat ‘pesta’ kurban di empat kota ini membawa keberkahan tidak hanya bagi Dewi Perssik, tetapi juga bagi ribuan masyarakat yang akan menerima manfaatnya.

Nadia Safira

Nadia Safira

Content creator yang memiliki radar tajam terhadap isu viral dan gaya hidup. Menjaga konten Radar Hot tetap segar dan menghibur.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *