Tangis Haru Rifky Alhabsyi Pecah: Penantian 9 Tahun dan Mukjizat di Ruang Operasi yang Menggetarkan Hati

Nadia Safira | RADAR LOKAL
21 Mei 2026, 12:13 WIB
Tangis Haru Rifky Alhabsyi Pecah: Penantian 9 Tahun dan Mukjizat di Ruang Operasi yang Menggetarkan Hati

RadarLokal — Ada sebuah ungkapan klasik yang mengatakan bahwa waktu Tuhan tidak pernah terlambat, namun selalu datang tepat pada waktunya. Pepatah ini nampaknya menjadi gambaran paling sempurna untuk menggambarkan suasana hati aktor kenamaan, Rifky Alhabsyi. Setelah mengarungi bahtera rumah tangga selama sembilan tahun tanpa kehadiran tangis bayi, kini sebuah keajaiban besar menghampiri hidupnya. Perjalanan panjang yang diwarnai tetesan air mata, harapan yang nyaris pupus, hingga perjuangan medis yang melelahkan, akhirnya berlabuh pada sebuah kebahagiaan yang tak ternilai harganya.

Ditemui di kawasan Studio TransTV, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, wajah Rifky nampak memancarkan aura berbeda. Ada gurat kelelahan karena kurang tidur, namun tertutup rapat oleh binar kebahagiaan yang tak bisa disembunyikan. Ia baru saja menyandang status baru sebagai seorang ayah, sebuah gelar yang ia impikan hampir satu dekade lamanya. Kehadiran buah hati pertamanya ini bukan sekadar kelahiran biasa, melainkan sebuah simbol keteguhan hati dari pasangan yang menolak untuk menyerah pada keadaan.

Baca Juga Momen Khidmat Ibadah Haji 2026: Atta Halilintar Ungkap Kondisi Anang dan Ashanty Serta Titipan Doa dari Tanah Suci
Momen Khidmat Ibadah Haji 2026: Atta Halilintar Ungkap Kondisi Anang dan Ashanty Serta Titipan Doa dari Tanah Suci

Detik-Detik Menegangkan di Ruang Operasi

Rifky menceritakan dengan sangat detail bagaimana suasana mencekam menyelimuti ruang operasi saat sang istri menjalani proses proses persalinan melalui tindakan caesar. Bagi Rifky, berada di dalam ruangan tersebut adalah pengalaman yang menguji nyali sekaligus imannya. Ia mengaku sempat didera kecemasan yang luar biasa, terutama ketika tim medis memberikan peringatan dini mengenai kondisi kesehatan sang calon bayi.

“Jujur saja, jantung saya rasanya mau copot. Apalagi saat itu dokter sudah menginstruksikan tim untuk menyiapkan ruang NICU jika berat badan bayi ternyata kurang dari estimasi. Bayi kami awalnya diprediksi hanya memiliki berat sekitar 2,2 kg,” kenang Rifky dengan suara yang sedikit bergetar. Ketakutan akan adanya komplikasi pasca-lahir sempat membayangi benak Rifky, mengingat ruang NICU biasanya diperuntukkan bagi bayi yang membutuhkan perawatan intensif.

Baca Juga Raffi Ahmad Terseret Pusara Dugaan Suap Bea Cukai: Klarifikasi Menohok Sang ‘Sultan Andara’ dan Penjelasan KPK
Raffi Ahmad Terseret Pusara Dugaan Suap Bea Cukai: Klarifikasi Menohok Sang ‘Sultan Andara’ dan Penjelasan KPK

Namun, skenario Tuhan berkata lain. Ketakutan itu seketika sirna saat suara tangis bayi memecah keheningan ruang operasi. Begitu sang buah hati diangkat dan ditimbang secara akurat, angka menunjukkan berat hampir 2,5 kg. Angka ini menjadi berkah luar biasa karena sang bayi dinyatakan sehat dan tidak perlu masuk ke ruang isolasi atau perawatan intensif NICU. Sebuah kelegaan yang membuat Rifky tak henti-hentinya mengucap syukur di tengah ketegangannya menyaksikan prosedur medis yang berlangsung.

Saksi Bisu Pengorbanan Seorang Ibu

Menjadi pendamping di dalam ruang operasi ternyata memberikan perspektif baru bagi Rifky mengenai sosok wanita dan ibu. Ia mengakui sempat mengalami guncangan psikologis atau syok saat melihat secara langsung bagaimana lapisan perut sang istri harus dibedah demi mengeluarkan kehidupan baru ke dunia ini. Pengalaman visual tersebut menjadi momen refleksi mendalam baginya tentang betapa besar pengorbanan seorang istri.

Baca Juga Wardatina Mawa Angkat Bicara: Kisah di Balik Hilangnya Akun Instagram dan Perjuangan Memulai dari Nol
Wardatina Mawa Angkat Bicara: Kisah di Balik Hilangnya Akun Instagram dan Perjuangan Memulai dari Nol

“Saya sempat melihat proses bedahnya, dan jujur itu sangat menggetarkan. Kaki saya sampai gemetar lemas. Di situ saya baru sadar, ya Allah, luar biasa sekali perjuangan istri saya. Ternyata seperti ini pengorbanan seorang ibu yang bertaruh nyawa demi melahirkan anaknya,” ungkapnya dengan nada emosional yang mendalam. Pengalaman ini pun membuatnya bertekad untuk lebih menghargai dan menyayangi sang istri yang telah melewati perjuangan luar biasa tersebut.

Nostalgia Luka: Dari Kehamilan Ektopik Hingga Operasi Tuba

Kebahagiaan yang dirasakan Rifky saat ini bukanlah sesuatu yang didapat secara instan. Menoleh ke belakang, pasangan ini telah melewati badai ujian yang sangat berat. Pada tahun 2018, mereka harus menelan pil pahit saat sang istri mengalami kehamilan di luar kandungan atau kehamilan ektopik. Kehilangan calon anak kala itu menjadi pukulan batin yang sangat dalam bagi keduanya.

Baca Juga Pesona Hidung Baru Denada dan Rina Nose: Aksi ‘Perang Pedang’ yang Menghebohkan Pernikahan Anak Soimah
Pesona Hidung Baru Denada dan Rina Nose: Aksi ‘Perang Pedang’ yang Menghebohkan Pernikahan Anak Soimah

Tidak berhenti di situ, ujian kembali datang pada tahun 2022 ketika sang istri harus menjalani operasi tuba falopi. Serangkaian kegagalan dan tindakan medis yang menyakitkan sempat membuat mereka berada di titik terendah. Ada masa-masa di mana mereka merasa putus asa dan hampir menyerah pada impian memiliki momongan. Namun, dukungan satu sama lain menjadi bahan bakar untuk terus mencoba satu langkah terakhir.

Hingga akhirnya pada tahun 2025, mereka memutuskan untuk menempuh jalur program bayi tabung (IVF). Langkah ini menjadi ikhtiar terakhir yang mereka jalani dengan penuh kepasrahan. Ternyata, program tersebut membuahkan hasil positif yang kini mereka dekap erat dalam bentuk seorang putra yang tampan dan sehat.

Baca Juga Aksi Nyata Syiar Islam: Habib Usman bin Yahya dan Kartika Putri Siapkan 26 Sapi Premium untuk 15 Ribu Penerima
Aksi Nyata Syiar Islam: Habib Usman bin Yahya dan Kartika Putri Siapkan 26 Sapi Premium untuk 15 Ribu Penerima

Lantunan Azan yang Menggetarkan Jiwa

Salah satu momen paling emosional yang diceritakan Rifky adalah saat ia pertama kali menggendong sang putra. Sebagai seorang ayah Muslim, ia memiliki tanggung jawab untuk melantunkan azan di telinga sang anak. Namun, melakukan hal tersebut ternyata tidak semudah yang ia bayangkan. Emosi yang meluap-luap membuat suaranya tercekat di tenggorokan.

“Saat menggendongnya pertama kali, saya langsung mengazankannya. Tapi suara saya benar-benar bergetar karena menahan tangis. Rasanya seperti mimpi, sosok yang kami tunggu selama sembilan tahun kini ada di pelukan saya,” tuturnya. Momen sakral ini menjadi tanda dimulainya babak baru dalam kehidupan Rifky sebagai seorang kepala keluarga yang kini telah lengkap strukturnya.

Status Baru: Ayah Siaga yang ‘Posesif’

Kini, setelah lima hari menjalani peran sebagai ayah, Rifky mengaku banyak perubahan dalam pola hidupnya. Ia menjadi lebih protektif atau bahkan menyebut dirinya sedikit ‘posesif’ terhadap sang buah hati. Ia ingin memastikan bahwa segala kebutuhan bayinya terpenuhi dengan sempurna dan sang anak selalu dalam kondisi aman.

Meski statusnya adalah seorang selebriti papan atas yang sibuk, Rifky tak segan-segan untuk turun tangan langsung membantu urusan domestik. Ia sudah terbiasa dengan rutinitas begadang di malam hari. Baginya, rasa kantuk bukanlah masalah besar asalkan ia bisa mendampingi sang istri yang tengah berjuang memberikan ASI eksklusif untuk buah hati mereka.

“Saya tidak mau istri berjuang sendirian. Kalau malam dia harus menyusui, saya standby untuk membantu mengganti popok atau sekadar menenangkan bayi. Lelahnya tidak terasa kalau melihat wajah anak,” pungkas Rifky dengan senyum mengembang. Perjalanan sembilan tahun itu kini telah bertransformasi menjadi energi baru bagi Rifky untuk menjadi sosok ayah terbaik bagi putranya.

Kisah Rifky Alhabsyi ini menjadi pengingat bagi banyak pasangan di luar sana yang mungkin tengah berjuang dalam hal yang sama. Bahwa kesabaran, kerja keras, dan doa yang konsisten pada akhirnya akan berbuah manis, meski harus melewati jalan yang berliku dan penuh duri.

Nadia Safira

Nadia Safira

Content creator yang memiliki radar tajam terhadap isu viral dan gaya hidup. Menjaga konten Radar Hot tetap segar dan menghibur.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *