Dramaturgi Perceraian Ruben Onsu dan Sarwendah: Aksi Protes Berhenti Kirim Nafkah Rp225 Juta Demi Hak Bertemu Sang Buah Hati

Nadia Safira | RADAR LOKAL
01 Jun 2026, 18:11 WIB
Dramaturgi Perceraian Ruben Onsu dan Sarwendah: Aksi Protes Berhenti Kirim Nafkah Rp225 Juta Demi Hak Bertemu Sang Buah

RadarLokal — Panggung hiburan Tanah Air kembali diguncang oleh babak baru perselisihan antara dua pesohor papan atas, Ruben Onsu dan Sarwendah. Di balik layar kaca yang penuh senyuman, tersimpan duka mendalam dari seorang ayah yang merasa terasing dari darah dagingnya sendiri. Kabar mengejutkan mencuat saat Ruben Onsu secara terbuka mengungkapkan keputusannya untuk menghentikan aliran dana nafkah kepada mantan istrinya, sebuah langkah drastis yang ia klaim sebagai bentuk protes atas sulitnya akses bertemu dengan anak-anaknya pasca-perceraian.

Keputusan ini bukan tanpa alasan. Selama enam bulan terakhir, presenter kondang tersebut memilih untuk “menahan” kewajiban finansialnya. Bukan karena ketidakmampuan ekonomi, melainkan sebagai sebuah teriakan dalam diam agar hak-haknya sebagai ayah kandung dihormati. Ruben merasa bahwa meskipun ia telah melampaui kewajibannya sebagai penyedia kebutuhan materi, ia justru kehilangan hak paling mendasar: waktu berkualitas bersama buah hatinya.

Baca Juga Dede Sunandar Resmi Kembalikan Sang Istri ke Orang Tua: Akhir dari 12 Tahun Bahtera Rumah Tangga yang Diterjang Isu KDRT
Dede Sunandar Resmi Kembalikan Sang Istri ke Orang Tua: Akhir dari 12 Tahun Bahtera Rumah Tangga yang Diterjang Isu KDRT

Aksi Protes di Balik Penghentian Nafkah

Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, memberikan penjelasan mendalam terkait langkah hukum dan emosional yang diambil kliennya. Dalam sebuah pertemuan di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Minola menegaskan bahwa selama ini Ruben adalah sosok yang sangat bertanggung jawab. Namun, ada titik jenuh di mana keadilan terasa timpang. Ruben merasa bahwa kesepakatan pasca-perceraian artis ini hanya berjalan searah.

“Ruben berpikir, ‘Kewajibanku kubayar terus bahkan melampaui apa yang seharusnya, namun hakku aku tidak dapatkan’. Ini adalah bentuk perlawanan simbolis. Dia ingin menunjukkan aksi protesnya, bahwa jika haknya diabaikan, ia pun bisa memilih untuk menunda kewajibannya,” ujar Minola dengan nada tegas. Penghentian nafkah ini disebutkan mulai dilakukan sejak Desember 2025 sebagai respons atas kebuntuan komunikasi terkait jadwal pertemuan dengan anak-anak.

Baca Juga Perjalanan Inspiratif Arul Kharisma Putra Ahmad: Transformasi Sahrul Sudrajat Menjadi Ikon Multitalenta di Dunia Hiburan
Perjalanan Inspiratif Arul Kharisma Putra Ahmad: Transformasi Sahrul Sudrajat Menjadi Ikon Multitalenta di Dunia Hiburan

Menurut Minola, publik seringkali hanya melihat permukaan dari sebuah konflik. Banyak yang menghujat tanpa mengetahui betapa besar tanggung jawab finansial yang tetap dipikul Ruben meskipun status pernikahan mereka telah resmi berakhir pada September 2024. “Baru enam bulan dia melakukan protes ini, namun reaksi yang muncul seolah-olah Ruben mengabaikan tanggung jawabnya selama bertahun-tahun,” tambahnya.

Detail Nafkah yang Fantastis: Lebih dari Sekadar Angka

Satu hal yang mengejutkan publik adalah rincian nafkah yang diberikan Ruben Onsu. Minola membeberkan bahwa jumlah nominal yang dikeluarkan kliennya setiap bulan mencapai angka yang sangat fantastis, yakni Rp 225 juta. Angka ini jauh di atas rata-rata kewajiban nafkah pada umumnya, menunjukkan betapa Ruben ingin memastikan kehidupan mantan istri dan anak-anaknya tetap terjamin dalam standar tertinggi.

Baca Juga Tangis Haru Rifky Alhabsyi Pecah: Penantian 9 Tahun dan Mukjizat di Ruang Operasi yang Menggetarkan Hati
Tangis Haru Rifky Alhabsyi Pecah: Penantian 9 Tahun dan Mukjizat di Ruang Operasi yang Menggetarkan Hati

“Sekarang saya tanya kepada mereka yang masih menikah, adakah suami kalian yang memberikan nafkah sebesar Rp 225 juta per bulan? Ini adalah mantan suami, namun tanggung jawabnya masih luar biasa. Bahkan hal-hal kecil seperti biaya kantong plastik sampah hingga asuransi kesehatan Sarwendah pun masih ditanggung oleh Ruben. Ada perinciannya secara detail,” ungkap Minola dalam sesi wawancara tersebut.

Langkah Ruben ini menggarisbawahi sebuah isu krusial dalam hukum keluarga: keseimbangan antara hak asuh dan kewajiban nafkah. Ruben ingin membuktikan bahwa dirinya bukan sekadar “mesin ATM”, melainkan seorang ayah yang merindukan pelukan anak-anaknya. Persoalan cicilan mobil hingga biaya sekolah yang sempat menjadi isu liar di media sosial pun dipandang Ruben sebagai bagian dari distorsi informasi yang menyudutkan posisinya.

Baca Juga Kabar Bahagia: Alyssa Daguise Melahirkan Buah Hati Pertama, Ahmad Dhani Resmi Menyandang Status ‘Jiddi’
Kabar Bahagia: Alyssa Daguise Melahirkan Buah Hati Pertama, Ahmad Dhani Resmi Menyandang Status ‘Jiddi’

Pelarian ke Panti Asuhan: Cara Ruben Mengobati Kerinduan

Di tengah badai konflik yang menguras energi, Ruben Onsu menunjukkan sisi melankolisnya. Melalui sambungan video call, presenter berusia 42 tahun ini berbagi cerita tentang bagaimana ia menjaga kesehatan mentalnya di tengah rasa rindu yang membuncah kepada sang buah hati. Ruben mengaku memiliki ritual khusus sebelum memulai aktivitasnya di dunia pertelevisian.

“Agar saya tidak jatuh dalam kesedihan yang berlarut-larut atau menjadi ‘mellow’ saat bekerja, saya memilih untuk mengunjungi panti asuhan anak. Di sana, saya bisa merasakan suasana kehadiran anak-anak, mendengar tawa mereka, dan itu memberikan ketenangan luar biasa bagi saya,” tutur Ruben dengan suara yang bergetar.

Baca Juga Babak Baru Kehidupan Syifa Hadju dan El Rumi: Ferry Maryadi Ungkap Transformasi Sang Aktris Menjadi Istri Idaman
Babak Baru Kehidupan Syifa Hadju dan El Rumi: Ferry Maryadi Ungkap Transformasi Sang Aktris Menjadi Istri Idaman

Kegiatan mengunjungi panti asuhan ini dilakukan secara rutin, terutama di pagi hari sebelum ia berangkat untuk melakukan siaran langsung. Baginya, melihat senyum anak-anak yatim piatu adalah obat penawar sementara atas rasa sepinya. Ruben tidak ingin membawa aura kesedihan ke atas panggung hiburan, sehingga berinteraksi dengan anak-anak panti menjadi cara baginya untuk “mengisi ulang” energi positif sebelum tampil di depan kamera.

Kilas Balik Perjalanan Cinta yang Berakhir di Meja Hijau

Hubungan Ruben Onsu dan Sarwendah bermula dengan sangat manis. Keduanya mengikat janji suci pada 22 Oktober 2013. Selama bertahun-tahun, mereka dikenal sebagai pasangan teladan yang jauh dari gosip miring, terutama dengan kehadiran dua putri cantik yang melengkapi kebahagiaan mereka. Namun, badai tak dapat ditolak, dan mahligai rumah tangga mereka akhirnya karam pada 24 September 2024.

Pasca-cerai, dinamika hubungan keduanya terus menjadi konsumsi publik. Mulai dari isu kedekatan anak angkat mereka, Betrand Peto, hingga masalah keuangan yang kini memuncak. Meskipun Ruben telah menyerahkan urusan legalitas sepenuhnya kepada Minola Sebayang, ia tetap berharap adanya solusi kekeluargaan yang lebih manusiawi.

“Saya hanya bisa bilang, Masya Allah banget ujian ini. Saya hanya menjelaskan apa yang saya tahu, tanpa dilebihkan atau dikurangkan. Selebihnya, biarlah hukum dan waktu yang berbicara melalui perantara Abang Minola,” kata Ruben menutup pembicaraan. Kasus ini menjadi pengingat bagi banyak orang bahwa dalam setiap perpisahan, anak-anaklah yang seringkali menjadi pihak yang paling terdampak, dan komunikasi antar orang tua tetap menjadi kunci utama demi masa depan mereka.

Harapan untuk Masa Depan

Konflik nafkah dan hak temu ini diharapkan segera menemui titik terang. Ruben Onsu tidak menuntut materi kembali, ia hanya menuntut waktu. Di sisi lain, Sarwendah juga memiliki perspektifnya sendiri dalam mengelola kehidupan barunya sebagai orang tua tunggal. Mediasi yang lebih intens diharapkan dapat meredam ego masing-masing pihak demi kepentingan terbaik anak-anak mereka.

Kisah ini menjadi refleksi mendalam bahwa kemewahan materi tidak akan pernah bisa menggantikan kehadiran sosok orang tua. Bagi Ruben Onsu, uang sebesar Rp 225 juta sebulan mungkin tidak berarti apa-apa dibandingkan satu jam bermain bersama putri-putrinya tanpa batasan atau kecanggungan.

Nadia Safira

Nadia Safira

Content creator yang memiliki radar tajam terhadap isu viral dan gaya hidup. Menjaga konten Radar Hot tetap segar dan menghibur.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *