Dilema Hati Dede Sunandar: Antara Prahara Perceraian dan Tangis Sang Buah Hati yang Mulai Mengerti

Nadia Safira | RADAR LOKAL
16 Mei 2026, 10:16 WIB
Dilema Hati Dede Sunandar: Antara Prahara Perceraian dan Tangis Sang Buah Hati yang Mulai Mengerti

RadarLokal — Kabar keretakan rumah tangga komedian Dede Sunandar dengan Karen Hertatum memang bukan lagi sekadar isapan jempol. Di balik tawa yang biasa ia suguhkan di layar kaca, tersimpan duka mendalam yang kini merembet hingga ke perasaan buah hatinya. Perceraian, yang bagi orang dewasa mungkin dianggap sebagai jalan keluar, nyatanya menyisakan labirin kebingungan bagi anak-anak yang belum genap memahami mengapa ‘rumah’ mereka tak lagi sama.

Dede Sunandar, sosok yang dikenal rendah hati ini, kini harus berhadapan dengan kenyataan pahit: menjelaskan perpisahan kepada putra sulungnya, Arjuna. Dalam sebuah kesempatan di kawasan Jakarta Selatan, Dede tampak mencoba tegar meski sorot matanya tak bisa menyembunyikan beban yang ia pikul. Ia bercerita tentang upayanya menjaga jalinan kasih dengan anak-anak di tengah badai yang melanda kehidupan artis pribadinya.

Baca Juga Misteri di Balik Hoax Perceraian Sonny Septian dan Fairuz A Rafiq: Elma Theana Cium Aroma Sabotase
Misteri di Balik Hoax Perceraian Sonny Septian dan Fairuz A Rafiq: Elma Theana Cium Aroma Sabotase

Komitmen Mengurus Anak di Tengah Perpisahan

Meski status hubungannya dengan Karen berada di ujung tanduk, Dede menegaskan bahwa tanggung jawab sebagai ayah tidak akan pernah luntur. Baginya, anak-anak adalah prioritas utama yang tidak boleh menjadi korban dari ego kedua orang tuanya. Saat ini, anak-anak tinggal bersamanya, namun ia tetap memberikan ruang seluas-luasnya bagi mereka untuk bertemu sang ibu.

“Anak-anak saat ini memang bersama saya. Tadi pun Arjuna baru saja saya antar ke rumah mamanya karena dia memang ingin main ke sana. Sebagai ayah, itu sudah menjadi kewajiban saya untuk memfasilitasi keinginan mereka,” ungkap Dede dengan nada bicara yang tenang namun penuh penekanan.

Baca Juga Momen Khidmat Ibadah Haji 2026: Atta Halilintar Ungkap Kondisi Anang dan Ashanty Serta Titipan Doa dari Tanah Suci
Momen Khidmat Ibadah Haji 2026: Atta Halilintar Ungkap Kondisi Anang dan Ashanty Serta Titipan Doa dari Tanah Suci

Dede menyadari bahwa memutus komunikasi antara anak dan ibu adalah kesalahan besar. Oleh karena itu, ia memilih untuk tetap kooperatif. Ia tidak ingin perceraian selebriti yang ia alami ini menutup akses kasih sayang yang seharusnya didapatkan oleh anak-anaknya secara utuh.

Pengakuan Jujur Dede Sunandar Soal Pola Asuh Karen Hertatum

Dalam narasi perpisahannya, Dede tidak menunjukkan rasa dendam. Sebaliknya, ia justru melontarkan pujian setinggi langit untuk mantan istrinya tersebut dalam hal pengasuhan anak. Menurut Dede, Karen atau yang akrab disapa Reren, adalah sosok ibu yang luar biasa dan memiliki kemampuan parenting anak yang jauh lebih baik darinya.

“Kalau bicara soal kedekatan, memang saya dekat dengan anak-anak. Tapi kalau urusan mendidik, mengajari belajar, dan membentuk karakter, Reren juaranya. Saya akui parenting dia sangat bagus. Kalau saya sih bagian yang menyenangkan saja, seperti mengajak jajan atau bermain,” tutur Dede jujur.

Baca Juga Seni Mendidik Ala Hanung Bramantyo: Tanpa Kemewahan Instan, Prestasi Jadi Syarat Mutlak Hadiah
Seni Mendidik Ala Hanung Bramantyo: Tanpa Kemewahan Instan, Prestasi Jadi Syarat Mutlak Hadiah

Pengakuan ini menunjukkan kedewasaan Dede dalam memandang sosok Karen. Ia tidak ingin menutupi kelebihan pihak lawan hanya karena sedang dalam proses berpisah. Baginya, memberikan apresiasi pada peran ibu adalah bentuk penghormatan bagi pertumbuhan mental anak-anaknya di masa depan.

Luka Arjuna: Saat Berita Digital Merambah Ruang Sekolah

Bagian paling menyedihkan dari drama perpisahan ini adalah ketika sang putra sulung, Arjuna, mulai terpapar informasi mengenai konflik orang tuanya. Di era keterbukaan informasi, kabar miring begitu mudah sampai ke telinga anak-anak, baik melalui media sosial maupun bisik-bisik di lingkungan sekitar.

Dede menceritakan momen memilukan saat Arjuna menangis karena mendengar kabar tentang keretakan rumah tangga orang tuanya. Kabar tersebut rupanya beredar di lingkungan sekolah dan tempat tinggal mereka, membuat bocah yang masih dalam masa pertumbuhan itu merasa terpojok oleh pertanyaan teman-temannya.

Baca Juga Siasat Baru Ammar Zoni: Menolak Banding dan Mempertaruhkan Nasib Lewat Jalur Peninjauan Kembali
Siasat Baru Ammar Zoni: Menolak Banding dan Mempertaruhkan Nasib Lewat Jalur Peninjauan Kembali

“Dia sempat menangis. Teman-temannya di sekolah dan di lingkungan rumah mulai bertanya-tanya soal perceraian kami. Itu yang membuat saya sangat terpukul. Di usia sekolah seperti dia, harusnya dia fokus belajar, bukan memikirkan masalah orang dewasa,” kata Dede dengan nada getir.

Klarifikasi Soal Isu Kekerasan dan Permintaan Maaf Seorang Ayah

Tidak hanya soal perpisahan, kabar mengenai adanya dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) juga sempat mencuat setelah Karen berbicara di sebuah podcast. Kabarnya, sang anak pun sempat terkena imbas dari perselisihan fisik tersebut. Dede tidak menampik hal itu secara penuh, namun ia memberikan konteks bahwa hal tersebut terjadi dalam situasi yang tidak terkendali.

Baca Juga Rahasia Transformasi Angela Tee: Operasi Plastik Ekstrem di Thailand Sebagai Ikhtiar Terakhir Menyelamatkan Pernikahan
Rahasia Transformasi Angela Tee: Operasi Plastik Ekstrem di Thailand Sebagai Ikhtiar Terakhir Menyelamatkan Pernikahan

“Mungkin memang sempat kepukul, ya. Saya sudah meminta maaf secara langsung kepada Juna (Arjuna). Saya sangat menyesali hal itu terjadi. Sebagai orang tua, melihat anak ikut terluka karena emosi kita adalah sebuah kegagalan,” akunya secara terbuka.

Penyesalan Dede ini menjadi pengingat bagi banyak orang bahwa kesehatan mental anak sangat rentan terganggu ketika orang tua terlibat konflik fisik maupun verbal. Upaya Dede untuk meminta maaf kepada anaknya menunjukkan langkah awal untuk menyembuhkan trauma yang mungkin timbul.

Tantangan Memberi Penjelasan di Tengah Kebingungan

Menjelaskan konsep ‘berpisah’ kepada anak kecil bukanlah perkara mudah. Dede mengaku hingga kini masih mencari cara terbaik agar anak-anaknya tidak merasa kehilangan figur ayah maupun ibu. Kebingungan sang anak menjadi beban pikiran tersendiri bagi komedian yang mengawali kariernya dari bawah ini.

Dede mengungkapkan bahwa Arjuna sering kali menunjukkan raut wajah bingung saat melihat orang tuanya tak lagi tinggal satu atap secara harmonis. Meskipun Dede rutin mengantar jemput anak-anak untuk bertemu Karen, pertanyaan-pertanyaan polos dari sang anak tetap sulit untuk dijawab secara gamblang.

“Anak-anak masih sekolah, mereka belum paham betul apa itu perceraian yang sebenarnya. Mereka hanya tahu ayah dan mamanya tidak bersama lagi sesering dulu. Ini tantangan besar buat saya dan Reren untuk memberikan pemahaman tanpa menyakiti hati mereka,” tutup Dede.

Pentingnya Dukungan Lingkungan Sekitar

Beruntung bagi Arjuna, di tengah kesedihannya, masih ada orang-orang di lingkungan rumahnya yang memberikan dukungan. Teman-teman Dede di lingkungan tersebut turut membantu menenangkan Arjuna saat ia menangis menghadapi pertanyaan teman sekolahnya. Dukungan sosial seperti ini sangat krusial dalam meminimalisir dampak psikologis pada anak korban perceraian.

Kisah Dede Sunandar dan Karen Hertatum ini menjadi cermin bagi banyak pasangan bahwa perceraian bukan hanya akhir dari sebuah hubungan dua insan, melainkan awal dari perjuangan baru untuk tetap menjadi orang tua yang baik bagi anak-anak. Diperlukan kerendahan hati untuk mengakui kesalahan dan keberanian untuk tetap mengedepankan kepentingan buah hati di atas segalanya.

Semoga perjalanan Dede dan Karen ke depannya, meski tak lagi searah, tetap bisa memberikan pelangi bagi masa depan Arjuna dan adik-adiknya. Karena pada akhirnya, anak-anak tidak butuh orang tua yang sempurna, melainkan orang tua yang mampu memberikan rasa aman dan cinta meski dunia mereka sedang bergejolak.

Nadia Safira

Nadia Safira

Content creator yang memiliki radar tajam terhadap isu viral dan gaya hidup. Menjaga konten Radar Hot tetap segar dan menghibur.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *