Kisah di Balik Layar Ferry Maryadi: Melawan Vertigo Akut Hingga Larangan Berkendara Jarak Jauh

Nadia Safira | RADAR LOKAL
30 Mei 2026, 16:12 WIB
Kisah di Balik Layar Ferry Maryadi: Melawan Vertigo Akut Hingga Larangan Berkendara Jarak Jauh

RadarLokal — Dunia hiburan Tanah Air sering kali menampilkan sisi glamor dan penuh energi dari para pelakonnya. Namun, di balik tawa dan sorotan lampu kamera, tersimpan cerita perjuangan personal yang jarang terungkap ke publik. Salah satu sosok yang baru-baru ini berbagi kisah inspiratif sekaligus mendebarkan adalah aktor kawakan sekaligus presenter kondang, Ferry Maryadi. Pria yang dikenal dengan selera humornya yang segar dan kecintaannya pada dunia otomotif ini menceritakan pengalaman pahit saat dirinya harus berhadapan dengan serangan vertigo akut yang mengubah pandangannya terhadap kesehatan.

Kejadian yang sempat luput dari radar media ini ternyata membawa dampak yang cukup signifikan bagi ritme hidup sang aktor. Ferry Maryadi mengungkapkan bahwa ia pernah berada dalam titik di mana tubuhnya tidak lagi mampu menopang keseimbangan, yang berujung pada sebuah insiden jatuh yang cukup fatal. Pengalaman ini bukan sekadar pusing biasa, melainkan sebuah serangan hebat yang mengharuskannya dilarikan ke Unit Gawat Darurat (UGD) demi mendapatkan penanganan medis segera.

Baca Juga Siva Aprilia Seret Sindikat Penipuan ke Mabes Polri: Modus Licin Catut Nama Sang DJ Terbongkar
Siva Aprilia Seret Sindikat Penipuan ke Mabes Polri: Modus Licin Catut Nama Sang DJ Terbongkar

Detik-Detik Menegangkan di Unit Gawat Darurat

Mengenang kembali peristiwa tersebut, Ferry Maryadi menggambarkan betapa menakutkannya kehilangan kendali atas orientasi ruang tubuh sendiri. “Wah… iya, jatuh. Sampai ke UGD saya juga pernah itu,” ungkap Ferry dengan nada serius saat ditemui di Studio Trans7, kawasan Warung Buncit, Jakarta Selatan. Kejadian tersebut terjadi sekitar dua hingga tiga tahun silam, sebuah masa di mana ia harus benar-benar beristirahat total dari segala hiruk-pikuk syuting dan hobi motor besar yang ia geluti.

Vertigo, secara medis, memang bukan sekadar sakit kepala ringan. Kondisi ini menciptakan sensasi di mana penderitanya merasa sekelilingnya berputar atau melayang secara mendadak. Bagi Ferry, serangan ini datang dengan intensitas yang sangat tinggi, hingga menyebabkan koordinasi motoriknya lumpuh seketika. Masuknya ia ke ruang UGD menjadi alarm keras bahwa ada sesuatu yang tidak beres dalam sistem keseimbangan tubuhnya yang perlu segera diinvestigasi oleh para ahli medis.

Baca Juga Misteri Dibalik Layar Cerita Lila: Transformasi Fenomena YouTube Menuju Teror Emosional di Bioskop
Misteri Dibalik Layar Cerita Lila: Transformasi Fenomena YouTube Menuju Teror Emosional di Bioskop

Mendiagnosis Akar Masalah: Antara Telinga dan Otak

Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan intensif di rumah sakit, Ferry mulai memahami anatomi dari penyakit yang menderanya. Berdasarkan penjelasan tim dokter, penyebab vertigo pada umumnya dapat dikategorikan menjadi dua faktor utama, yakni gangguan pada sistem vestibular di telinga bagian dalam atau masalah yang berkaitan dengan sistem saraf pusat di otak.

“Kalau vertigo itu penyebabnya yang saya tahu itu ada dari kuping sama dari otak. Ketidakseimbangan, saya dari kuping,” tutur suami dari Deswita Maharani tersebut. Gangguan pada telinga bagian dalam ini biasanya berkaitan dengan kristal kecil yang bergeser atau peradangan saraf, yang bertugas mengirimkan sinyal keseimbangan ke otak. Mengetahui akar permasalahannya memberikan sedikit rasa lega bagi Ferry, meskipun tantangan sebenarnya baru saja dimulai.

Baca Juga Kisah Heroik Heru Gundul: Taruhan Nyawa di Balik 18 Jam Kegelapan Akibat Semburan Bisa Kobra
Kisah Heroik Heru Gundul: Taruhan Nyawa di Balik 18 Jam Kegelapan Akibat Semburan Bisa Kobra

Peringatan Medis: Larangan Berkendara Jarak Jauh

Bagi seorang Ferry Maryadi, sepeda motor bukan sekadar alat transportasi, melainkan bagian dari identitas dan cara ia melepas penat. Namun, pasca serangan vertigo tersebut, ia harus menelan pil pahit. Dokter memberikan peringatan keras terkait aktivitasnya di jalan raya, terutama mengenai kebiasaannya melakukan perjalanan jauh atau touring.

“Dokter saya bilang pokoknya, sebenarnya dokter tuh sudah tidak menyarankan saya berkendara lagi secara jauh,” kata Ferry menjelaskan. Peringatan ini bukan tanpa alasan; serangan vertigo yang muncul tiba-tiba saat sedang mengendarai motor dengan kecepatan tinggi tentu bisa berakibat fatal, tidak hanya bagi dirinya sendiri tetapi juga bagi pengguna jalan lainnya. Keseimbangan adalah kunci utama dalam berkendara, dan bagi penderita vertigo, kunci tersebut bisa hilang kapan saja tanpa peringatan.

Baca Juga Belajar dari Kegagalan, Revand Narya Pasang Standar Tinggi: Syarat Pasangan Harus di Bawah 30 Tahun?
Belajar dari Kegagalan, Revand Narya Pasang Standar Tinggi: Syarat Pasangan Harus di Bawah 30 Tahun?

Strategi Bertahan: Kompromi Antara Passion dan Kesehatan

Meskipun mendapatkan rambu-rambu kuning dari pihak medis, semangat Ferry Maryadi untuk tetap menyalurkan hobi tidak sepenuhnya padam. Ia mencoba mencari jalan tengah agar tetap bisa menikmati aspal jalanan tanpa harus mengabaikan risiko kesehatannya. Solusi sementara yang ia jalani adalah dengan selalu sedia “amunisi” medis di setiap perjalanannya.

“Cuma saya bilang gimana caranya saya bisa berkendara secara jauh, ya harus ngantongin obat,” lanjutnya lagi. Penggunaan obat-obatan tertentu memang dapat membantu meredakan gejala atau mencegah serangan mendadak. Namun, Ferry kini jauh lebih waspada. Ia lebih mendengarkan sinyal-sinyal yang dikirimkan oleh tubuhnya. Jika merasa sedikit saja ada ketidaknyamanan, ia tidak akan memaksakan diri untuk terus melaju.

Baca Juga Rahasia Body Goals Vicky Shu: Bukan Operasi Bariatrik, Ternyata Cukup Lakukan Kebiasaan Sederhana Ini
Rahasia Body Goals Vicky Shu: Bukan Operasi Bariatrik, Ternyata Cukup Lakukan Kebiasaan Sederhana Ini

Dukungan dan Kekhawatiran Deswita Maharani

Dalam setiap cobaan kesehatan, dukungan keluarga adalah pilar utama. Deswita Maharani, istri tercinta, sempat menjadi pihak yang paling protektif. Mengetahui sang suami harus dilarikan ke UGD tentu meninggalkan trauma tersendiri baginya. Pada awalnya, Deswita sempat memberikan larangan keras bagi Ferry untuk kembali menunggangi kuda besinya.

Namun, seiring berjalannya waktu dan melihat bagaimana Ferry mulai bisa mengelola kondisinya dengan lebih bijak, ketegangan itu mulai mencair. “Saat itu sih dilarang, ya. Lama-lama sudah ya sudahlah… yang penting happy saja,” pungkas Ferry menutup pembicaraan. Kedewasaan dalam menyikapi penyakit ini akhirnya membuat pasangan selebriti ini menemukan titik keseimbangan baru dalam kehidupan rumah tangga mereka.

Edukasi: Mengapa Vertigo Begitu Berbahaya Bagi Pengendara?

Mengambil pelajaran dari kasus Ferry Maryadi, penting bagi masyarakat untuk memahami mengapa vertigo tidak boleh dianggap remeh, terutama bagi mereka yang aktif berkendara. Vertigo dapat menyebabkan disorientasi spasial, penglihatan kabur, hingga mual hebat secara tiba-tiba. Di jalan raya, jeda satu detik saja karena gangguan konsentrasi bisa berujung pada kecelakaan beruntun.

Berikut adalah beberapa tips bagi penderita vertigo yang masih ingin beraktivitas:

  • Selalu konsultasikan jadwal perjalanan dengan dokter spesialis saraf atau THT.
  • Pastikan tidur yang cukup sebelum melakukan perjalanan, karena kelelahan adalah pemicu utama vertigo.
  • Hindari gerakan kepala yang mendadak atau ekstrem saat beraktivitas.
  • Konsumsi makanan sehat dan hindari asupan garam berlebih yang bisa memengaruhi tekanan cairan di telinga dalam.
  • Jangan pernah memaksakan diri jika merasa pening atau goyang; segera menepi di tempat yang aman.

Kisah Ferry Maryadi ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kesehatan adalah aset yang paling berharga. Hobi dan pekerjaan memang penting untuk eksistensi diri, namun mendengarkan batasan tubuh adalah bentuk kebijaksanaan tertinggi. Kini, Ferry terus melangkah dengan lebih hati-hati, memastikan bahwa setiap putaran roda motornya selalu dibarengi dengan kewaspadaan penuh terhadap kondisi fisiknya.

Nadia Safira

Nadia Safira

Content creator yang memiliki radar tajam terhadap isu viral dan gaya hidup. Menjaga konten Radar Hot tetap segar dan menghibur.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *