Ruben Onsu Tegaskan Tak Butuh Maaf Sarwendah: Akses Bertemu Anak Jauh Lebih Berharga

Nadia Safira | RADAR LOKAL
08 Jun 2026, 08:11 WIB
Ruben Onsu Tegaskan Tak Butuh Maaf Sarwendah: Akses Bertemu Anak Jauh Lebih Berharga

RadarLokal — Panggung hiburan tanah air kembali diguncang oleh kelanjutan drama rumah tangga yang tak kunjung usai antara presenter kondang Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah. Meski keduanya telah resmi berpisah secara hukum, riak-riak perselisihan justru kian tajam, terutama menyangkut hak yang paling mendasar bagi seorang ayah: waktu bersama buah hatinya. Baru-baru ini, sebuah pernyataan mengejutkan keluar dari pihak Ruben yang mengisyaratkan bahwa kata maaf dari Sarwendah kini tak lagi memiliki nilai di matanya jika tidak dibarengi dengan tindakan nyata.

Polemik ini memuncak setelah Sarwendah mengunggah sebuah video klarifikasi yang berisi permohonan maaf kepada publik. Langkah tersebut diambil menyusul viralnya sebuah video yang memperlihatkan dirinya tengah meluapkan emosi dengan kata-kata yang dianggap kurang pantas. Namun, alih-alih meredakan situasi, permohonan maaf tersebut justru ditanggapi dingin oleh pihak Ruben Onsu. Bagi Ruben, apa yang tersaji di layar media sosial hanyalah sebuah retorika yang tidak menyentuh akar permasalahan yang sebenarnya ia hadapi di dunia nyata.

Baca Juga Bongkar Sifat Asli El Rumi Setelah Menikahi Syifa Hadju: Kesha Ratuliu Ungkap Rahasia Kebahagiaan Pasangan Fenomenal Ini
Bongkar Sifat Asli El Rumi Setelah Menikahi Syifa Hadju: Kesha Ratuliu Ungkap Rahasia Kebahagiaan Pasangan Fenomenal Ini

Fokus Utama Ruben: Kerinduan pada Thalia dan Thania

Melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang, Ruben Onsu menyampaikan pesan yang sangat jelas dan menohok. Ruben saat ini disebut sedang tidak dalam suasana hati untuk berurusan dengan formalitas maaf-memaafkan yang bersifat publik. Ada hal yang jauh lebih mendesak dan emosional yang kini menyita pikiran dan batinnya, yakni akses untuk bertemu dengan kedua putri tercintanya, Thalia dan Thania.

“Permintaan maaf dari siapa ini yang paling penting buat Ruben? Dia sekarang rindu sama anaknya. Jadi jangan kita diribetkan dengan permintaan-permintaan maaf yang seperti itu,” tegas Minola Sebayang saat memberikan keterangan pers di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Pernyataan ini seolah membuka tabir bahwa di balik kehidupan selebriti yang terlihat glamor, terdapat luka mendalam dari seorang ayah yang merasa dipisahkan dari darah dagingnya sendiri.

Baca Juga Mediasi Cerai Clara Shinta dan Muhammad Alex Assad: Harapan di Balik Pintu Sidang yang Tertutup
Mediasi Cerai Clara Shinta dan Muhammad Alex Assad: Harapan di Balik Pintu Sidang yang Tertutup

Bagi Ruben, kata maaf tanpa adanya perubahan sikap mengenai akses anak dianggap sebagai sebuah kesia-siaan. Ia merasa tidak ada gunanya menjaga citra baik atau terlihat harmonis di mata netizen jika kenyataannya ia harus berjuang ekstra keras hanya untuk bisa memeluk anak-anaknya. Situasi ini menunjukkan betapa komunikasi antara kedua belah pihak telah mencapai titik terendah sejak perceraian mereka pada September 2024 lalu.

Pelanggaran Kesepakatan Akta 39: Sebuah Janji yang Terabaikan

Masalah yang dihadapi Ruben bukan sekadar urusan perasaan, melainkan juga terkait dengan tatanan hukum yang seharusnya ditaati. Minola Sebayang menyinggung adanya “Akta 39”, sebuah dokumen legal yang telah ditandatangani oleh kedua belah pihak sebagai landasan pembagian hak dan kewajiban pasca-perceraian. Dalam akta tersebut, telah disepakati secara rinci mengenai jadwal pertemuan Ruben dengan anak-anaknya.

Baca Juga Polemik Memanas di Balik Film Dosa: Reza Aditya Beri Tanggapan Mengejutkan Usai Dilaporkan Ratu Sofya ke Polisi
Polemik Memanas di Balik Film Dosa: Reza Aditya Beri Tanggapan Mengejutkan Usai Dilaporkan Ratu Sofya ke Polisi

Berdasarkan kesepakatan tertulis itu, Ruben Onsu seharusnya memiliki hak rutin untuk menghabiskan waktu bersama Thalia dan Thania sebanyak dua hingga tiga hari dalam seminggu. Namun, kenyataan di lapangan tampaknya jauh dari apa yang telah tertuang di atas kertas. Pihak Ruben merasa akses tersebut dipersulit dengan berbagai cara, yang pada akhirnya memicu rasa frustrasi yang mendalam.

“Iya, ketemukan saja dulu anak-anak sama Ruben. Berikan haknya sebagaimana yang sudah diatur di akta 39 yang S (Sarwendah) juga ikut tanda tangan. Dua tiga hari berkumpul,” papar Minola dengan nada tegas. Ia menekankan bahwa ketaatan pada hukum dan kesepakatan jauh lebih penting daripada sekadar permintaan maaf di media sosial yang tidak memberikan solusi praktis bagi hak asuh anak.

Baca Juga Transformasi 17 Tahun The Virgin: Gebrakan Rockdut Hingga Debut Layar Lebar Berhijab
Transformasi 17 Tahun The Virgin: Gebrakan Rockdut Hingga Debut Layar Lebar Berhijab

Muak dengan Pencitraan dan Strategi Menghindar

Ruben Onsu, melalui perwakilannya, menyiratkan rasa lelah terhadap berbagai polemik yang terus bergulir di media. Ia melihat adanya pola di mana permintaan maaf digunakan sebagai alat untuk mengalihkan isu utama. Ruben menginginkan tindakan konkret, bukan sekadar kata-kata manis yang dirancang untuk menarik simpati publik namun tetap menutup akses bagi dirinya untuk menjalankan peran sebagai ayah.

Minola Sebayang kembali menegaskan bahwa segala bentuk klarifikasi atau video minta maaf akan tetap terasa hambar jika tidak ada itikad baik untuk mempertemukan Ruben dengan anak-anaknya secara wajar. “Jadi jangan minta maaf, tapi tetap nggak diberikan anak-anaknya untuk bertemu dengan berbagai macam cara. Ya percuma, kan gitu? Percuma,” pungkasnya dalam pertemuan tersebut.

Baca Juga Kontroversi Erin Trigina Tahan Ponsel ART: Klarifikasi di Balik Isu Penganiayaan dan Kepanikan Keluarga
Kontroversi Erin Trigina Tahan Ponsel ART: Klarifikasi di Balik Isu Penganiayaan dan Kepanikan Keluarga

Persoalan ini juga menarik perhatian publik mengenai bagaimana dampak psikologis dari perceraian orang tua terhadap anak-anak. Banyak pihak yang menyarankan agar ego masing-masing dikesampingkan demi tumbuh kembang Thalia dan Thania. Namun, dengan adanya dugaan penghalangan akses, Ruben Onsu merasa posisinya sebagai orang tua sedang dipinggirkan secara sistematis.

Menilik Kembali Retaknya Hubungan Ruben dan Sarwendah

Sejak resmi bercerai pada September 2024, hubungan Ruben dan Sarwendah memang mengalami fluktuasi yang drastis. Awalnya, publik berharap keduanya bisa menjalani pola *co-parenting* yang sehat seperti beberapa pasangan selebriti lainnya. Namun, seiring berjalannya waktu, perbedaan prinsip dan ketidaksepakatan mengenai aturan rumah tangga setelah berpisah mulai muncul ke permukaan.

Kasus ini menjadi pengingat bagi banyak orang bahwa proses hukum perceraian belum tentu menyelesaikan konflik personal. Keberadaan Akta 39 seharusnya menjadi solusi, namun jika salah satu pihak dianggap tidak kooperatif, maka konflik baru akan terus lahir. Bagi Ruben, perjuangannya saat ini bukan lagi tentang memenangkan hati mantan istri atau memperbaiki citra, melainkan murni tentang hak asasi seorang ayah untuk hadir dalam kehidupan anak-anaknya.

Situasi ini semakin pelik mengingat kedua anak mereka masih berada dalam usia yang sangat membutuhkan figur ayah dan ibu secara seimbang. Kerinduan Ruben yang diungkapkan oleh kuasa hukumnya memberikan gambaran betapa hancurnya perasaan seorang ayah yang merasa terisolasi dari perkembangan harian buah hatinya sendiri.

Apa Langkah Selanjutnya bagi Ruben Onsu?

Melihat ketegasan pihak Ruben, banyak yang berspekulasi apakah masalah ini akan kembali dibawa ke jalur hukum yang lebih serius jika akses anak tetap dipersulit. Pihak Ruben tampaknya sudah tidak ingin lagi bernegosiasi melalui media sosial atau pernyataan-pernyataan normatif. Fokus mereka adalah penegakan apa yang sudah disepakati di hadapan hukum.

Di sisi lain, publik juga menanti respon lebih lanjut dari pihak Sarwendah terkait tuduhan penghalangan akses ini. Apakah ada alasan tertentu di balik sulitnya pertemuan tersebut, ataukah memang ada miskomunikasi yang mendalam di antara kedua belah pihak? Hingga berita ini diturunkan, tensi antara keduanya masih terasa sangat tinggi.

Satu hal yang pasti, bagi Ruben Onsu, sebuah permintaan maaf tidak akan pernah bisa menggantikan waktu yang hilang bersama Thalia dan Thania. Ia lebih memilih untuk tidak mendapatkan kata maaf, asalkan ia bisa kembali memeluk dan mendampingi putri-putrinya sesuai dengan kesepakatan yang ada. Karena pada akhirnya, bagi seorang Ruben Onsu, anak adalah segalanya, melampaui segala ego dan drama yang menyelimuti perpisahannya.

Nadia Safira

Nadia Safira

Content creator yang memiliki radar tajam terhadap isu viral dan gaya hidup. Menjaga konten Radar Hot tetap segar dan menghibur.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *