Blak-blakan Keanu Angelo Terkait Kasus Hanania Travel: Ungkap Bukti Rekening Hingga Sistem Barter Umrah
RadarLokal — Langkah kaki selebgram ternama, Keanu Angelo, tampak mantap saat memasuki gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya pada Senin (8/6/2026). Kehadirannya bukan tanpa alasan; sang pembuat konten kondang ini memenuhi panggilan penyidik sebagai saksi dalam pusaran kasus dugaan penipuan umrah dan penggelapan dana jemaah yang melibatkan biro perjalanan Hanania Travel atau Hanania Group.
Di tengah riuh rendah sorotan kamera dan pertanyaan awak media, Keanu yang didampingi kuasa hukumnya, Charles P. Situmorang, mencoba memberikan klarifikasi menyeluruh terkait keterlibatannya dengan biro perjalanan tersebut. Selama ini, nama Keanu memang santer disebut-sebut sebagai salah satu publik figur yang turut mempromosikan layanan Hanania Travel, yang kini justru menyisakan duka bagi ratusan jemaah yang gagal berangkat ke tanah suci.
Meluruskan Tudingan Miring Soal Aliran Dana Miliaran
Kasus yang menjerat Hanania Travel ini memang berkembang menjadi bola panas di media sosial. Banyak spekulasi liar yang beredar, menuding bahwa para artis dan influencer yang bekerja sama dengan agen tersebut menerima bayaran atau fee hingga miliaran rupiah. Namun, melalui kuasa hukumnya, Keanu membantah keras kabar burung tersebut.
“Secara pribadi, Mas Keanu ingin meluruskan mengapa selama ini beliau belum memberikan klarifikasi. Ada isu yang beredar luas di pemberitaan dan media sosial yang menyebutkan adanya dugaan Keanu menerima dana hingga miliaran rupiah. Kami tegaskan, hal itu sama sekali tidak benar,” ujar Charles P. Situmorang dengan nada tegas di hadapan jurnalis RadarLokal dan awak media lainnya.
Keputusan Keanu untuk tetap bungkam selama beberapa waktu terakhir ternyata merupakan strategi hukum. Sebagai warga negara yang taat hukum, Keanu memilih untuk memberikan keterangan terlebih dahulu kepada pihak kepolisian sebelum berbicara banyak kepada publik. Baginya, data dan fakta di meja penyidikan jauh lebih penting daripada sekadar berbalas komentar di jagat maya.
Penyerahan Bukti Mutasi Rekening Koran Kepada Penyidik
Untuk membuktikan bahwa dirinya tidak menerima aliran dana haram dari hasil keringat para jemaah, pihak Keanu membawa setumpuk dokumen penting saat pemeriksaan. Dokumen-dokumen ini diharapkan menjadi bukti kunci yang dapat membersihkan namanya dari daftar penerima dana hasil penggelapan dana.
“Hari ini kami telah menyerahkan berbagai bukti autentik. Pertama adalah kontrak kerja sama antara Mas Keanu dengan Hanania Tour & Travel. Kedua, yang paling krusial, adalah mutasi rekening koran milik klien kami. Kami ingin menunjukkan secara transparan bahwa tidak ada transaksi mencurigakan atau aliran dana besar seperti yang dituduhkan selama ini,” tambah Charles.
Langkah transparan ini diambil untuk memastikan bahwa penyidikan dapat berjalan dengan objektif. Keanu tidak ingin reputasi yang telah ia bangun bertahun-tahun hancur karena keterlibatannya dalam sebuah promosi yang berakhir tragis. Pemeriksaan ini sendiri berlangsung cukup detail, di mana Keanu dicecar puluhan pertanyaan mengenai awal mula kerja sama hingga proses keberangkatan umrah yang pernah ia jalani.
Sistem Barter: Promosi Dibayar Ibadah
Menjawab pertanyaan mengenai apa yang didapatkan Keanu dari kerja sama tersebut, Charles menjelaskan secara gamblang mengenai skema ‘barter’. Ternyata, kerja sama tersebut tidak melibatkan uang tunai sebagai bayaran atas jasa endorse artis yang dilakukan oleh Keanu.
“Penting untuk dipahami bahwa Mas Keanu tidak menerima fee pembayaran endorse dalam bentuk uang tunai. Sama sekali tidak ada. Kerja sama yang terjalin adalah barter perjalanan umrah gratis. Sebagai imbalannya, Mas Keanu berkewajiban mempromosikan perjalanan tersebut melalui unggahan Insta Daily Story secara berkala,” jelas sang pengacara.
Promosi tersebut dilakukan selama periode keberangkatan dari tanggal 29 Juli hingga kepulangannya pada 10 Agustus. Setelah tanggal tersebut, Keanu menegaskan tidak lagi memiliki hubungan kerja maupun menerima keuntungan tambahan apa pun dari Hanania Travel. Segala bentuk testimoni yang ia berikan kala itu murni berdasarkan pengalaman pribadinya selama menjalani ibadah yang difasilitasi oleh pihak travel.
Keanu Angelo: Saya Juga Merasa Menjadi Korban
Bagi Keanu, terseretnya nama dia dalam kasus hukum ini adalah sebuah musibah. Ia merasa nama baiknya ikut terdampak karena rekomendasi yang pernah ia berikan kepada pengikutnya di media sosial. Keanu mengaku telah melakukan pengecekan mendalam sebelum menerima tawaran kerja sama tersebut dua tahun silam.
“Ini adalah musibah buat saya juga. Sebelum menerima tawaran ini, saya sudah memeriksa legalitas perusahaannya. Mereka terdaftar secara resmi, terakreditasi, dan berada di bawah pengawasan Kementerian Agama. Saat itu, reputasi mereka pun sangat baik,” ungkap Keanu dengan nada prihatin.
Ia menambahkan bahwa niat awalnya murni untuk beribadah dan berbagi informasi positif mengenai perjalanan umrah. Mengingat status perusahaan yang legal, Keanu tidak merasa memiliki alasan untuk menolak tawaran tersebut. Namun, apa yang terjadi saat ini sungguh di luar dugaannya dan membuatnya merasa sangat kecewa sekaligus sedih atas nasib yang menimpa para jemaah.
Simpati Mendalam Bagi Jemaah yang Dirugikan
Keanu Angelo tidak dapat menyembunyikan rasa sedihnya saat memikirkan nasib para jemaah yang telah mengumpulkan uang bertahun-tahun namun gagal berangkat. Selama dua tahun terakhir, ia bahkan masih sering menerima pesan dari jemaah yang mengucapkan terima kasih karena telah merekomendasikan travel tersebut, karena mereka memang diberangkatkan dengan layanan yang baik pada saat itu.
“Saya sangat terkejut dan kecewa. Ini memprihatinkan buat saya. Saya berdoa dengan sangat agar para jemaah bisa mendapatkan kembali hak-hak mereka, bisa berangkat umrah, dan yang terpenting mendapatkan keadilan yang seadil-adilnya,” tutur Keanu menutup pernyataannya.
Kasus Hanania Travel ini memang menjadi pengingat keras bagi para figur publik untuk lebih selektif dalam menerima promosi travel umrah. Di sisi lain, kepolisian juga berencana memanggil sejumlah artis lain yang sempat terlibat dalam promosi serupa untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Hingga kini, proses hukum masih terus berjalan untuk mengungkap ke mana perginya dana miliaran rupiah milik para jemaah yang seharusnya digunakan untuk memenuhi panggilan Tuhan ke Baitullah.
Daftar Langkah Transparansi yang Dilakukan Keanu Angelo:
- Memenuhi panggilan Polda Metro Jaya tepat waktu sebagai warga negara yang kooperatif.
- Menyerahkan kontrak asli kerja sama promosi (endorsement).
- Membuka mutasi rekening koran untuk membuktikan ketiadaan aliran dana mencurigakan.
- Menjelaskan sistem barter (perjalanan gratis ditukar promosi media sosial) tanpa uang tunai.
- Memberikan kesaksian mengenai pengalamannya saat diberangkatkan oleh travel terkait.
Investigasi lebih lanjut kini difokuskan pada manajemen internal Hanania Travel untuk menelusuri dugaan penipuan atau salah urus dana perusahaan yang mengakibatkan kerugian massal. Publik kini menanti langkah tegas dari aparat penegak hukum agar kasus serupa tidak terulang kembali di masa depan, mengingat ibadah umrah merupakan dambaan bagi banyak masyarakat Indonesia.