Menyelami Kedalaman Jiwa, Dewi Perssik Pilih Kuliah Psikologi demi Temukan Jati Diri

Nadia Safira | RADAR LOKAL
29 Mei 2026, 18:10 WIB
Menyelami Kedalaman Jiwa, Dewi Perssik Pilih Kuliah Psikologi demi Temukan Jati Diri

RadarLokal — Di tengah hiruk-pikuk dunia hiburan yang penuh dengan sorotan lampu kamera, penyanyi dangdut kenamaan Dewi Perssik membawa kabar mengejutkan yang jauh dari kesan glamor. Sosok yang akrab disapa Depe ini ternyata tengah menempuh jalan sunyi di dunia akademis. Bukan sekadar mengejar gelar, pemilik goyang gergaji ini secara resmi mengonfirmasi bahwa dirinya kini terdaftar sebagai mahasiswa aktif di jurusan ilmu psikologi.

Keputusannya untuk kembali duduk di bangku kuliah bukan tanpa alasan yang kuat. Di balik ketangguhannya di atas panggung, Dewi Perssik menyimpan keinginan mendalam untuk memahami dinamika mental manusia, sebuah langkah yang ia ambil justru di saat kariernya masih berada di puncak. Lantas, apa yang sebenarnya memicu sang diva untuk mendalami teori-teori kepribadian dan perilaku manusia ini?

Baca Juga Roger Danuarta dan Cut Meyriska Siapkan Hewan Kurban Terbaik: Fokus Silaturahmi Hingga Rencana Umrah Bersama Buah Hati
Roger Danuarta dan Cut Meyriska Siapkan Hewan Kurban Terbaik: Fokus Silaturahmi Hingga Rencana Umrah Bersama Buah Hati

Langkah Berani Menuju Bangku Kuliah

Ditemui di kediaman pribadinya di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Dewi Perssik tampak antusias menceritakan babak baru dalam hidupnya. Dengan nada bicara yang tenang namun penuh keyakinan, ia menjelaskan bahwa pilihannya jatuh pada jurusan psikologi didasari oleh kebutuhan pribadi yang sangat mendasar. Baginya, pendidikan bukan hanya soal menambah wawasan, melainkan sebuah instrumen untuk melakukan introspeksi diri.

“Aku mengambil jurusan psikologi ini sebenarnya untuk aku sendiri, buat anakku juga. Intinya, aku ingin lebih mengenal diri aku sendiri secara lebih mendalam,” ungkap Dewi kepada tim RadarLokal. Ia merasa bahwa di usianya yang sekarang, memahami mekanisme emosi dan cara berpikir diri sendiri adalah investasi terbaik yang bisa ia berikan bagi ketenangan batinnya dan keharmonisan keluarganya.

Baca Juga Misi Kebangsaan Once Mekel: Gandeng Slank dan Alffy Rev Bakar Semangat Mahasiswa di UNESA
Misi Kebangsaan Once Mekel: Gandeng Slank dan Alffy Rev Bakar Semangat Mahasiswa di UNESA

Psikologi: Cermin untuk Mengenal Diri Sendiri

Dunia psikologi seringkali dianggap berat oleh sebagian orang, namun bagi Dewi Perssik, ini adalah cermin yang ia butuhkan. Sebagai seorang figur publik yang kerap diterpa berbagai isu dan konflik di dunia hiburan, memiliki pemahaman tentang kesehatan mental menjadi tameng yang sangat berharga. Dengan mempelajari psikologi, ia berharap bisa lebih bijak dalam menghadapi tekanan pekerjaan serta mampu mengelola emosi dengan cara yang lebih sehat.

Selain untuk kepentingan internal, pendidikan artis papan atas ini juga ditujukan untuk sang buah hati. Dewi menyadari bahwa menjadi orang tua yang baik memerlukan pemahaman tentang tumbuh kembang anak dari sisi psikologis. Ia ingin memberikan pola asuh yang tepat, yang didasari oleh landasan ilmu pengetahuan yang valid, bukan sekadar mengikuti insting atau tradisi semata.

Baca Juga Raffi Ahmad Siap Berangkat Haji: Ungkapan Haru Sang Sultan Andara dan Transformasi Spiritual yang Menginspirasi
Raffi Ahmad Siap Berangkat Haji: Ungkapan Haru Sang Sultan Andara dan Transformasi Spiritual yang Menginspirasi

Menyamar dengan Jubah di Tengah Mahasiswa

Menariknya, kehidupan Dewi Perssik sebagai mahasiswa dilakukan dengan penuh kerahasiaan. Menyadari statusnya sebagai selebriti besar, ia tak ingin keberadaannya di kampus justru mengganggu jalannya proses belajar mengajar. Dewi pun melancarkan strategi unik agar identitasnya tidak mudah dikenali oleh teman-teman seangkatannya.

“Kebetulan kalau aku pergi kuliah, aku pakai jubah atau pakaian yang sangat tertutup. Jadi, teman-teman kuliah aku hampir tidak ada yang tahu siapa aku sebenarnya di balik pakaian itu,” jelasnya sambil tersenyum simpul. Ia memilih untuk membaur layaknya mahasiswa biasa, duduk di antara deretan kursi kuliah tanpa embel-embel kemewahan.

Meski terkadang ada beberapa mahasiswa yang menatapnya dengan penuh tanda tanya atau merasa familiar dengan raut wajahnya, Dewi tetap berusaha menjaga privasinya. Ia lebih memilih untuk fokus mendengarkan pemaparan dosen daripada meladeni ajakan foto bersama yang biasa ia terima di tempat umum. Baginya, kampus adalah ruang suci untuk belajar, bukan tempat untuk mencari perhatian.

Baca Juga Drama Dugaan Penganiayaan ART Hera: Kenzy Taulany Jadi Saksi Bisu Tangisan Sang Asisten di Balik Pintu
Drama Dugaan Penganiayaan ART Hera: Kenzy Taulany Jadi Saksi Bisu Tangisan Sang Asisten di Balik Pintu

Dukungan Keluarga dan Rahasia Lokasi Kampus

Pada awalnya, keputusan Dewi Perssik untuk melanjutkan studi sempat dirahasiakan dari pihak keluarga. Ia ingin memastikan terlebih dahulu bahwa dirinya benar-benar siap berkomitmen membagi waktu antara jadwal syuting yang padat dengan tugas-tugas kuliah yang menumpuk. Namun, setelah semuanya berjalan dengan lancar, pihak keluarga pun akhirnya mengetahui dan memberikan dukungan penuh.

Meskipun ia sudah mulai terbuka mengenai studinya, ada satu hal yang tetap ia jaga rapat-rapat: lokasi kampusnya. Dewi dengan tegas menolak untuk menyebutkan nama universitas tempat ia menimba ilmu. “Ya pokoknya ada di suatu tempat, rahasia,” tegasnya sembari tertawa kecil. Kerahasiaan ini sengaja ia lakukan agar ia bisa tetap belajar dengan tenang tanpa gangguan dari pemburu berita atau penggemar yang mungkin nekat mendatangi kampusnya.

Baca Juga Misteri Cek Kosong Rp 2,6 Miliar: Perjuangan Sukhdev Singh dan Bunga Zainal Menuntut Keadilan dalam Kasus Investasi Batubara
Misteri Cek Kosong Rp 2,6 Miliar: Perjuangan Sukhdev Singh dan Bunga Zainal Menuntut Keadilan dalam Kasus Investasi Batubara

Pentingnya Kesehatan Mental di Mata Seorang Diva

Langkah Dewi Perssik ini seolah menjadi angin segar di tengah stereotip bahwa artis hanya mementingkan popularitas. Keputusannya mendalami kesehatan mental menunjukkan kedewasaan berpikir. Di era digital saat ini, di mana komentar netizen bisa menjadi sangat tajam, memiliki landasan psikologi yang kuat membantu seseorang untuk tetap teguh berdiri.

Dengan menguasai ilmu psikologi, Dewi diharapkan mampu menjadi sosok yang lebih empatik dan mampu menanggapi segala persoalan hidup dengan sudut pandang yang lebih luas. Program kuliah yang ia jalani saat ini bukan hanya tentang mendapatkan ijazah, melainkan tentang perjalanan spiritual dan intelektual untuk menjadi versi terbaik dari dirinya sendiri.

Harapan untuk Masa Depan

Ke depannya, Dewi Perssik berharap ilmu yang ia dapatkan di bangku kuliah bisa bermanfaat tidak hanya bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi orang-orang di sekitarnya. Ia ingin membuktikan bahwa tidak ada kata terlambat untuk belajar. Meskipun kesibukannya di dunia hiburan sangat menyita waktu, pendidikan tetap menjadi prioritas yang harus diperjuangkan.

Perjalanan Dewi Perssik sebagai mahasiswa psikologi ini menginspirasi banyak orang bahwa pengenalan diri adalah kunci utama menuju kebahagiaan. Dengan memahami diri sendiri, kita akan lebih mudah untuk memahami orang lain dan dunia di sekitar kita. Mari kita tunggu bagaimana ilmu psikologi ini nantinya akan mewarnai perjalanan karier dan kehidupan pribadi sang pedangdut di masa yang akan datang.

Nadia Safira

Nadia Safira

Content creator yang memiliki radar tajam terhadap isu viral dan gaya hidup. Menjaga konten Radar Hot tetap segar dan menghibur.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *