Sule Buka Suara Soal Rencana Menikahi Santyka Fauziah: Bukan Prioritas Utama, Belajar dari Luka Masa Lalu

Nadia Safira | RADAR LOKAL
15 Mei 2026, 10:14 WIB
Sule Buka Suara Soal Rencana Menikahi Santyka Fauziah: Bukan Prioritas Utama, Belajar dari Luka Masa Lalu

RadarLokal — Komedian kenamaan tanah air, Entis Sutisna atau yang lebih akrab disapa Sule, akhirnya angkat bicara mengenai kelanjutan hubungan asmaranya dengan Santyka Fauziah. Di tengah desakan publik yang penasaran kapan sang komedian akan kembali melepas masa lajangnya, Sule justru memberikan pernyataan yang cukup mengejutkan. Ayah dari Rizky Febian ini menegaskan bahwa untuk saat ini, naik ke pelaminan bukanlah agenda utama dalam daftar hidupnya.

Dalam sebuah pertemuan hangat di kawasan Warung Buncit, Jakarta Selatan, pada Kamis (15/5/2026), Sule tampak begitu santai namun tetap berwibawa saat meladeni pertanyaan awak media. Mengenakan gaya santainya yang khas, pria berusia 49 tahun itu membagikan perspektif barunya mengenai cinta, komitmen, dan prioritas hidup yang kini ia genggam erat. Baginya, pernikahan adalah sebuah sakramen besar yang tidak boleh diputuskan hanya karena dorongan emosi sesaat atau tekanan dari lingkungan sekitar.

Baca Juga Vicky Shu dan Luka di Balik Body Shaming: Kisah Haru Sang Penyanyi Bangkit Demi Buah Hati
Vicky Shu dan Luka di Balik Body Shaming: Kisah Haru Sang Penyanyi Bangkit Demi Buah Hati

Menata Hidup Setelah Badai Rumah Tangga

Keputusan Sule untuk tidak terburu-buru kembali berumah tangga tentu bukan tanpa alasan yang kuat. Pengalaman pahit dari dua kali kegagalan pernikahan sebelumnya nampaknya telah mendewasakan cara pandangnya dalam melihat sebuah hubungan. Sebagaimana diketahui, Sule pernah membangun bahtera rumah tangga dengan almarhumah Lina Jubaedah dan kemudian dengan Nathalie Holscher. Namun, kedua perjalanan tersebut harus berakhir di meja hijau pengadilan agama.

“Menikah itu untuk saat ini mungkin bukan prioritas utama saya,” ujar Sule dengan nada bicara yang tenang namun sarat akan makna. Pernyataan ini seolah menjadi penegasan bahwa dirinya kini lebih selektif dan berhati-hati dalam mengambil langkah besar. Sule menyadari bahwa setiap keputusan yang ia ambil tidak hanya berdampak pada dirinya sendiri, melainkan juga pada anak-anaknya yang kini tumbuh dewasa dan membutuhkan perhatian utuh dari seorang ayah.

Baca Juga Ketegangan Industri Kecantikan: Fitri Salhuteru Resmi Adukan Produk Doktif ke BPOM
Ketegangan Industri Kecantikan: Fitri Salhuteru Resmi Adukan Produk Doktif ke BPOM

Saat ini, Sule mengaku sedang berada di fase di mana ia ingin menikmati setiap detik kehidupannya dengan lebih berkualitas. Ia ingin fokus pada karier yang telah membesarkan namanya, sembari terus mendampingi pertumbuhan anak-anaknya yang kini mulai meniti jalannya masing-masing di industri hiburan dan pendidikan. Kebebasan melajang yang ia rasakan saat ini dimanfaatkan untuk melakukan introspeksi diri secara mendalam agar tidak mengulangi kesalahan yang sama di masa depan.

Santyka Fauziah: Hubungan Tanpa Tekanan

Meski belum berniat untuk segera menghalalkan hubungannya, Sule memastikan bahwa komunikasinya dengan Santyka Fauziah tetap berjalan harmonis. Baginya, memberikan ruang dan waktu bagi sang kekasih adalah bentuk kedewasaan dalam menjalin kasih. Sule tidak ingin memaksakan kehendak atau memberikan beban target waktu kepada Santyka, mengingat setiap individu memiliki proses dan kesiapannya masing-masing dalam menghadapi komitmen jangka panjang.

Baca Juga Rahasia Sukses Karina Icha Taklukkan Panggung Besar: Tips Atasi Grogi dan Kunci Menjadi MC Profesional
Rahasia Sukses Karina Icha Taklukkan Panggung Besar: Tips Atasi Grogi dan Kunci Menjadi MC Profesional

“Saya memberikan waktu yang cukup untuk dia (Santyka). Kita jalani dulu hubungan ini dengan apa adanya sampai nanti waktu yang tepat itu tiba,” imbuhnya. Gaya pacaran yang Sule terapkan kali ini terasa lebih matang. Tidak ada lagi drama atau tuntutan yang berlebihan. Mereka lebih memilih untuk saling mengenal karakter satu sama lain lebih dalam, membangun fondasi kepercayaan yang kokoh sebelum benar-benar memutuskan untuk hidup bersama di bawah satu atap.

Dalam dunia selebriti Indonesia yang penuh dengan sorotan kamera, Sule berusaha menjaga privasi hubungannya agar tidak menjadi konsumsi publik yang liar. Ia ingin hubungannya dengan Santyka tumbuh secara alami, sejalan dengan visi dan misi yang mereka sepakati bersama tanpa ada intervensi dari pihak luar.

Baca Juga Prahara Shindy Samuel: Antara Retaknya Rumah Tangga dan Perebutan Takhta Bisnis Glam Shine
Prahara Shindy Samuel: Antara Retaknya Rumah Tangga dan Perebutan Takhta Bisnis Glam Shine

Belajar dari Kegagalan: Filosofi Keseimbangan

Salah satu poin menarik yang ditekankan Sule dalam wawancara tersebut adalah pentingnya keseimbangan dalam sebuah hubungan. Berdasarkan pengalamannya, memaksakan sesuatu yang belum siap untuk disatukan hanya akan membuahkan kekecewaan di kemudian hari. Sule mengibaratkan sebuah hubungan seperti sebuah bangunan; jika fondasinya dipaksakan berdiri tanpa struktur yang kuat, maka bangunan tersebut akan mudah roboh saat diterjang badai.

“Hal yang dipaksakan itu tidak indah. Tidak bakalan lama, umurnya juga tidak bakal lama. Jadi memang harus setara, sejalan, dan seimbang gitu,” jelas Sule dengan filosofis. Pesan ini seakan menjadi pengingat bagi siapapun yang sedang menjalin hubungan asmara agar tidak terjebak dalam euforia semu yang berujung pada perpisahan. Kesetaraan yang dimaksud Sule bukan hanya soal materi, melainkan kesetaraan dalam cara berpikir, kedewasaan emosional, dan tujuan hidup ke depan.

Baca Juga Mendidik Karakter Sejak Dini: Strategi Atta Halilintar Kenalkan Makna Kurban dan Cinta Tuhan kepada Ameena dan Azura
Mendidik Karakter Sejak Dini: Strategi Atta Halilintar Kenalkan Makna Kurban dan Cinta Tuhan kepada Ameena dan Azura

Filosofi ini jugalah yang membuatnya lebih menghargai proses kencan sehat. Sule percaya bahwa jodoh sudah diatur oleh Yang Maha Kuasa, dan tugas manusia hanyalah berikhtiar dengan cara yang sebaik-baiknya tanpa harus merasa tertekan oleh ekspektasi orang lain.

Tanggapan Sule Terhadap Kebahagiaan Nathalie Holscher

Di saat Sule memilih untuk melambat, mantan istrinya, Nathalie Holscher, justru dikabarkan tengah berbahagia dengan kekasih barunya. Melalui media sosial, Nathalie sering membagikan momen kemesraan yang mengisyaratkan bahwa dirinya siap untuk melangkah ke jenjang yang lebih serius dalam waktu dekat. Menariknya, Sule menanggapi kabar tersebut dengan sangat bijaksana dan tanpa rasa cemburu sedikitpun.

Sule tampak memberikan dukungan penuh terhadap pilihan hidup mantan istrinya tersebut. Ia bahkan sempat berseloroh bahwa anak dari pernikahannya dengan Nathalie juga ikut merasa senang melihat ibunya bahagia. Sikap ksatria ini menunjukkan bahwa Sule telah benar-benar move on dan memiliki hati yang besar untuk melihat orang-orang yang pernah ada dalam hidupnya menemukan kebahagiaan mereka masing-masing.

“Saya biasa saja melihatnya, malah bagus kalau dia bahagia. Anak-anak juga pasti senang,” kata Sule sambil tersenyum tipis. Kedewasaan Sule dalam menyikapi hubungan mantan istrinya ini menuai banyak pujian dari netizen yang menganggapnya sebagai sosok pria yang sudah tuntas dengan masa lalunya.

Fokus pada Masa Depan dan Kebahagiaan Anak

Sebagai seorang ayah dari lima orang anak, tanggung jawab Sule tentu tidaklah ringan. Kehadiran empat anak dari pernikahan pertamanya dengan Lina Jubaedah serta satu anak dari Nathalie Holscher menjadi alasan terkuat mengapa ia sangat berhati-hati dalam memilih pendamping hidup. Sule ingin memastikan bahwa siapapun wanita yang nantinya akan ia nikahi, harus bisa diterima dengan baik oleh seluruh anak-anaknya dan mampu menjadi figur ibu yang bijak bagi mereka.

Saat ini, Sule lebih banyak menghabiskan waktunya di rumah atau di studio untuk menggarap berbagai proyek konten digital. Karier digitalnya yang semakin melesat menunjukkan bahwa meski jarang tampil di televisi nasional seperti dulu, eksistensinya tetap terjaga melalui inovasi-inovasi baru di dunia hiburan. Ia ingin membangun warisan yang baik bagi anak-anaknya, baik itu dalam hal materi maupun nilai-nilai kehidupan yang luhur.

Kesimpulannya, Sule saat ini sedang menikmati masa transisi yang penuh dengan pembelajaran. Ia tidak menutup diri dari kemungkinan untuk menikah lagi, namun ia juga tidak ingin memburu waktu. Dengan Santyka Fauziah di sisinya, ia mencoba membangun sebuah cerita baru yang lebih tenang, dewasa, dan penuh pertimbangan. Bagi Sule, kebahagiaan sejati bukanlah tentang seberapa cepat kita sampai di pelaminan, melainkan seberapa siap kita untuk menjalani kehidupan setelah pesta pernikahan usai.

Bagi para penggemar setianya, langkah Sule ini dianggap sebagai langkah yang paling tepat. Mengingat hiruk-pikuk dunia selebriti yang seringkali penuh dengan perceraian singkat, pilihan Sule untuk “setara, sejalan, dan seimbang” diharapkan akan membawanya pada kebahagiaan yang abadi ketika saatnya tiba nanti.

Nadia Safira

Nadia Safira

Content creator yang memiliki radar tajam terhadap isu viral dan gaya hidup. Menjaga konten Radar Hot tetap segar dan menghibur.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *